bukamata.id – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyoroti pentingnya pendataan oleh Dinas kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) sebagai langkah krusial dalam mencegah praktik jual beli bayi.
Hal ini disampaikan Farhan menyusul kekhawatiran akan adanya jaringan perdagangan bayi yang terungkap baru-baru ini.
Farhan menjelaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Disdukcapil memiliki dua program utama yang akan diintensifkan.
“Kita memang sekarang yang namanya pendataan Dukcapil menjadi sangat penting,” ucap Farhan di Kelurahan Cihapit, Kota Bandung, Jumat (18/7/2025).
“Ada dua program dari Dinas Dukcapil yang mau kita pastikan sesuai dengan ketentuan bahwa semua bayi yang lahir tidak usah menunggu lama, langsung jemput bola oleh Disdukcapil untuk menerima akte kelahiran,” tambahnya.
Menurut Farhan, pengurusan akta kelahiran di awal kehidupan seorang bayi sangat menentukan.
“Karena pengurusan pertama akte kelahiran itu menentukan kunci siapa sebetulnya yang bertanggung jawab terhadap bayi tersebut,” tegasnya.
Dia menilai bahwa akta kelahiran menjadi dokumen fundamental yang mengikat identitas dan pertanggungjawaban hukum terhadap seorang anak.
Menanggapi keberadaan beberapa bayi yang dirawat di panti asuhan, termasuk di Jalan Purnawarman, Farhan memastikan bahwa pengecekan rutin telah dilakukan.
“Pasti pengecekan mah, ada dinas sosial, dinas kesehatan, dan disdukcapil itu sudah pasti,” ujarnya.
Dia menambahkan bahwa indikasi adanya jaringan jual beli bayi ini sangat mengkhawatirkan.
Terkait upaya penanganan, Farhan menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan dan penyidikan kepada pihak kepolisian.
Farhan menegaskan peran dinas terkait seperti dinas sosial, dinas kesehatan, dan disdukcapil lebih difokuskan pada pencegahan.
“Penyidikan saya serahkan 100% kepada pihak kepolisian. Dinas sosial, dinas kesehatan, dan disdukcapil itu tujuannya adalah melakukan pencegahan ya. Bukan penanggulangan,” jelasnya.
“Penanggulangan, penyelidikan, dan penyidikan itu tanggung jawab aparat penegak hukum,” tandasnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










