Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Cara Nonton Link Live Streaming Persib vs Tampines Rovers Malam Ini di Piala Presiden 2026

Jumat, 31 Juli 2026 18:51 WIB

Tukang Bangunan Asal Kudus Ini Ternyata Ulama Dunia! Kisah Mbah Riyan yang Bikin Merinding

Jumat, 31 Juli 2026 18:36 WIB

Jadwal Piala Presiden 2026 Hari Ini: Penentuan Nasib Arema FC dan Misi Sempurna Persib Bandung

Jumat, 31 Juli 2026 17:51 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cara Nonton Link Live Streaming Persib vs Tampines Rovers Malam Ini di Piala Presiden 2026
  • Tukang Bangunan Asal Kudus Ini Ternyata Ulama Dunia! Kisah Mbah Riyan yang Bikin Merinding
  • Jadwal Piala Presiden 2026 Hari Ini: Penentuan Nasib Arema FC dan Misi Sempurna Persib Bandung
  • Resmi Cair! PKH Tahap 3 dan BPNT Rp600 Ribu Agustus 2026, Begini Cara Cek Status Penerima
  • Rotasi Besar-besaran: Timnas Indonesia Turunkan Skuad Berbeda Hadapi Timor Leste di Piala AFF 2026
  • Timnas Indonesia vs Timor Leste Hari Ini: Jadwal, Jam Tayang RCTI, dan Link Live Streaming Piala AFF 2026
  • Prediksi Susunan Pemain Persib vs Tampines Rovers: Igor Tolic Siapkan Rotasi Besar, Gakuto Notsuda Starter?
  • Pemkot Bandung Siap Relokasi SLB Karya Bhakti, Siswa ABK Bakal Dapat Alat Bantu Dengar hingga Kursi Roda
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 31 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Garut Dapat Rapor Merah! Putri Karlina Akui Tak Leluasa Sikat Pungli Karena Takut ‘Offside’

By Aga GustianaSenin, 30 Maret 2026 08:34 WIB2 Mins Read
Wakil Bupati Garut, Putri Karlina. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dunia pariwisata Jawa Barat kembali diguncang isu tak sedap. Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, secara terbuka menyampaikan permohonan maaf yang mendalam terkait maraknya dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang mencoreng wajah destinasi wisata di wilayah Garut Selatan.

Melalui sebuah unggahan video pada Senin (30/3/2026), Putri menyoroti titik-titik rawan pungli seperti Pantai Sayang Heulang dan Pantai Santolo. Ia mengakui bahwa kejadian ini menjadi noda hitam bagi reputasi pariwisata daerah di mata provinsi.

“Saya selaku Wakil Bupati Kabupaten Garut, pertama-tama ingin mengucapkan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Jawa Barat dan utamanya masyarakat Kabupaten Garut terkait dengan kasus pungli yang terjadi di wisata Garut Selatan,” ujar Putri dengan nada menyesal.

Permohonan Maaf kepada Dedi Mulyadi

Persoalan ini kian mencuat setelah menjadi perhatian tokoh Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Putri secara khusus melayangkan permohonan maaf kepada sosok yang akrab disapa Kang Dedi tersebut, sekaligus kepada Gubernur Jawa Barat, atas ketidaknyamanan yang terjadi.

“Kami memohon maaf kepada Pak Gubernur Jawa Barat, bahwasanya lagi-lagi Garut kembali menjadi rapor merah bagi Jawa Barat dan hal ini sangat kami sesali,” tuturnya.

Curhat “Terbentur” Aturan: Tak Bisa Bertindak Terlalu Jauh

Menariknya, di balik kegaduhan ini, Putri Karlina mengungkap sisi lain dari posisi seorang Wakil Bupati. Ia mengaku berada dalam situasi dilematis antara ingin bertindak tegas di lapangan namun terganjal oleh batasan kewenangan formal yang dimilikinya.

Putri merasa tidak seleluasa bupati di daerah lain dalam mengambil keputusan strategis. Ia mengkhawatirkan adanya gesekan kebijakan jika dirinya terlalu agresif melakukan penertiban.

“Saya terbentur dengan posisi dan wewenang saya sebagai Wakil Bupati. Kalau saya terlalu tegas di lapangan, saya bukan pemilik kebijakan utama dan khawatir dianggap offside,” ungkapnya blak-blakan.

Bantahan “Makan Gaji Buta”

Meski merasa ruang geraknya terbatas, Putri menepis anggapan bahwa dirinya tidak bekerja maksimal. Ia mengklaim telah melakukan berbagai upaya perbaikan, bahkan terkadang melampaui tugas formalnya demi membenahi tata kelola wisata Garut agar bebas dari premanisme dan pungli.

“Bukan saya tidak mau kerja atau tidak bisa kerja. Banyak hal yang sudah saya lakukan, tetapi ada juga yang berbenturan dengan kapasitas saya sebagai Wakil Bupati,” pungkas Putri Karlina.

Kini, publik menanti langkah nyata dari Pemerintah Kabupaten Garut secara kolektif untuk membersihkan “benalu” pungli agar wisatawan bisa kembali berkunjung dengan rasa aman dan nyaman.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi garut Pantai Santolo pantai sayang heulang pungli wisata Putri Karlina
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Resmi Cair! PKH Tahap 3 dan BPNT Rp600 Ribu Agustus 2026, Begini Cara Cek Status Penerima

Pemkot Bandung Siap Relokasi SLB Karya Bhakti, Siswa ABK Bakal Dapat Alat Bantu Dengar hingga Kursi Roda

CPNS

Kapan Jadwal Resmi CPNS 2026 Dibuka? Ini Penjelasan Terbaru BKN

Harga Ayam dan Timun Naik Drastis, Farhan Pastikan Pasokan Pangan di Kota Bandung Aman

Harga Ayam di Bandung Tembus Rp48 Ribu, Pedagang Sebut Naik Sejak MBG Kembali Berjalan

Bukan Gangguan Jiwa, Polisi Bongkar Alasan Ayah Aniaya Anak di Cipongkor Bandung Barat

Terpopuler
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.