Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Ikuti Jejak Indonesia, Inggris Larang Total Anak di Bawah 16 Tahun Main Medsos Mulai 2027

Sabtu, 20 Juni 2026 19:56 WIB

Sisi Lain Icuk Baros: Dari Tukang Servis Kompor Jadi ‘Bos Saep’ Copet Legendaris yang Dicintai Penonton

Sabtu, 20 Juni 2026 19:34 WIB

Depak Kurzawa dan Barba, Persib Dikabarkan Incar Eks Striker Real Madrid

Sabtu, 20 Juni 2026 18:25 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ikuti Jejak Indonesia, Inggris Larang Total Anak di Bawah 16 Tahun Main Medsos Mulai 2027
  • Sisi Lain Icuk Baros: Dari Tukang Servis Kompor Jadi ‘Bos Saep’ Copet Legendaris yang Dicintai Penonton
  • Depak Kurzawa dan Barba, Persib Dikabarkan Incar Eks Striker Real Madrid
  • Geger Sopir Angkot Kesurupan Usai Kecelakaan di Sumedang, Polisi Ungkap Fakta Medisnya
  • Ismael Kone Alami Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Pesan Religiusnya Bikin Merinding
  • Viral! Liburan Berujung Panik, Sejumlah Mobil Terjebak Gelombang Pasang di Pantai Ujung Genteng
  • Goncang Dunia! Kisah Miyu Pranoto, Dancer Cilik Indonesia yang Ditakuti Lawan Lintas Negara
  • Saep ‘Bos Copet’ Preman Pensiun Meninggal Dunia, Sempat Koma di ICU RSUD Cibabat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 20 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tantangan bagi Wali Kota Bandung Ciptakan 15.000 Lapangan Kerja di Tengah Banjir Pengangguran

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSelasa, 17 Juni 2025 12:29 WIB3 Mins Read
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. (Redaksi/bukamata.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ketimpangan antara jumlah pencari kerja dan kesempatan kerja di Kota Bandung kembali terlihat jelas dalam Pameran Bursa Kerja (Job Fair) 2025 yang digelar Pemkot Bandung, Selasa (17/6/2025), di Graha Manggala Siliwangi.

Dalam acara pembukaan, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengungkapkan bahwa sebanyak 2.400 lowongan kerja dibuka, namun hingga hari pertama, sudah ada lebih dari 3.000 pencari kerja yang mendaftar.

“Ini menandakan bahwa jumlah lowongan masih lebih sedikit daripada pencari kerja. Ini tantangan bagi Pemkot untuk menyediakan 15.000 lapangan pekerjaan hingga akhir 2025,” tegas Farhan.

Pernyataan tersebut memperkuat fakta bahwa ketimpangan pengangguran dan lowongan kerja di Kota Bandung masih menjadi isu serius. Farhan juga menyampaikan bahwa lebih dari 70% perekonomian kota disokong oleh sektor dunia usaha, bukan dari APBD, sehingga menciptakan iklim investasi yang sehat menjadi fokus utama pemerintah.

“Jangan bergantung kepada orang lain. Inisiatif ini patut diapresiasi. Ini adalah strategi besar dalam memperkuat sub-ekosistem ketenagakerjaan sebagai bagian dari ekosistem besar dunia usaha,” katanya.

Baca Juga:  Bandung Zoo Punya Bos Baru! Revitalisasi Besar Disiapkan, Harga Tiket Jadi Sorotan

Hybrid Job Fair: Menjangkau Lebih Banyak, Menghindari Kericuhan

Untuk menjawab antusiasme tinggi dari pencari kerja, Job Fair kali ini digelar secara hybrid, memadukan sistem online dan offline guna mengurangi potensi kericuhan sekaligus memperluas jangkauan bagi mereka yang tidak dapat hadir secara fisik.

Di samping itu, Farhan juga menekankan pentingnya dukungan terhadap kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas.

“Permasalahannya bukan ketersediaan lowongan, tapi keberlanjutan. Kita akan pantau bagaimana lingkungan kerja mendukung disabilitas agar bisa bertahan dan berkembang,” jelasnya.

40% Pengangguran Didominasi Lulusan SMA/SMK

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung, Andri Darusman, memaparkan bahwa tingginya angka pengangguran di Bandung salah satunya disumbang oleh lulusan SMA dan SMK yang tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

“Tahun ini sudah 15 kali kami mengadakan job fair lewat BKK. Khusus yang sekarang, targetnya adalah lulusan SMA/SMK yang tidak melanjutkan kuliah, karena mereka menyumbang 40% dari angka pengangguran,” ujarnya.

Baca Juga:  Cegah Korupsi. Pemkot Bandung Gencarkan Penerapan Fraud Control Plan

Andri juga menambahkan bahwa Job Fair yang diselenggarakan Pemkot berlangsung dua kali dalam setahun, dengan dukungan Bursa Kerja Khusus (BKK) di sekolah kejuruan dan kampus.

Harapan dari Pencari Kerja Disabilitas: “Kami Ingin Punya Peluang yang Sama”

Salah satu peserta Job Fair, Anastasia Natania F, seorang tunarungu berusia 21 tahun, datang bersama temannya sesama alumni SLB Negeri Sukapura. Ia mengaku telah berjuang mencari kerja sejak lulus tahun 2022.

“Saya asli Bandung. Ke sini sama teman, alumni SLB Negeri Sukapura. Saya sudah menunggu dan mencari kerja hampir satu tahun,” tuturnya.

“Saya pernah melamar kerja di beberapa kedai kopi, sudah hampir 30 kali, semua di sekitar Bandung. Tapi belum ada yang menerima. Mungkin memang belum rezeki. Saya sudah mulai sejak dua tahun lalu dan sampai sekarang masih berusaha,” lanjutnya.

Meski menghadapi berbagai kendala, Anastasia tidak menyerah dan tetap optimis. Ia berharap acara seperti Job Fair bisa menjadi titik terang bagi para penyandang disabilitas di Bandung.

Baca Juga:  Farhan-Erwin Sah Jadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung Periode 2025-2030

“Iya, prosesnya panjang. Tapi saya tetap berusaha dan tidak menyerah. Terus mencoba, siapa tahu nanti ketemu rezekinya,” katanya.

“Saya berharap acara seperti ini bisa membuka lebih banyak peluang kerja buat teman-teman disabilitas. Supaya kami juga bisa ikut berjuang dan punya kesempatan di dunia kerja.”

Ia juga menyampaikan harapannya secara langsung kepada pemerintah kota.

“Saya ingin menyampaikan harapan kepada Pak Wali Kota, Pak Dedi. Semoga beliau bisa membantu teman-teman disabilitas tunarungu untuk mendapatkan pekerjaan. Siapa tahu ada jalan dan bantuan dari beliau agar kami bisa diterima kerja yang baik,” pungkasnya.

Job Fair Berikutnya Digelar November 2025

Dengan segala tantangan dan ketimpangan yang masih membayangi, Pemerintah Kota Bandung berkomitmen melanjutkan program ini. Job Fair berikutnya dijadwalkan berlangsung pada November 2025, dengan harapan mampu menekan angka pengangguran yang masih tinggi, terutama dari kalangan lulusan SMA/SMK dan kelompok disabilitas.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bursa Kerja Bandung disabilitas Job Fair 2025 Ketimpangan Kerja Lowongan Kerja Bandung Lulusan SMA/SMK Muhammad Farhan Pengangguran Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Geger Sopir Angkot Kesurupan Usai Kecelakaan di Sumedang, Polisi Ungkap Fakta Medisnya

Viral! Liburan Berujung Panik, Sejumlah Mobil Terjebak Gelombang Pasang di Pantai Ujung Genteng

Padam Listrik

Terungkap! Ini Penyebab Utama Pemadaman Listrik Bergilir yang Landa Sejumlah Wilayah Jawa Barat

Rayakan Ultah ke-19, DPRD Jabar Soroti Kemajuan Infrastruktur Bandung Barat Selatan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Daftar Nominal PKH 2026 Terbaru, Ada yang Dapat Hingga Rp2,7 Juta per Tahun

Refleksi Pedas 19 Tahun KBB: Tokoh Pendiri Sindir Pejabat yang Cuma Pamer Pencapaian Semu!

Terpopuler
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.