Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Persib Bandung

Persib Gagal Menang, tapi Poin Tetap di Puncak Klasemen Super League

Minggu, 15 Maret 2026 22:48 WIB

Ledakan Misterius Hancurkan Kontrakan 19 Kamar di Cileunyi, Satu Penghuni Terluka

Minggu, 15 Maret 2026 21:53 WIB
CPNS Kemenag

Atur WFA Saat Libur Nyepi–Lebaran 2026, Pemkab Bandung Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan

Minggu, 15 Maret 2026 21:45 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Gagal Menang, tapi Poin Tetap di Puncak Klasemen Super League
  • Ledakan Misterius Hancurkan Kontrakan 19 Kamar di Cileunyi, Satu Penghuni Terluka
  • Atur WFA Saat Libur Nyepi–Lebaran 2026, Pemkab Bandung Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan
  • Pulang Umrah, Bupati Bandung Dadang Supriatna Langsung Tinjau Banjir Bandang Desa Panyadap Solokanjeruk
  • Ramadan 2026 Heboh! Link Video Mukena Pink No Sensor Tersebar, Begini Isi Videonya
  • Bukan Main Layangan, Bocah 10 Tahun Ini Malah Sibuk Masak dan Urus Orang Tua Sakit!
  • Doa Buka Puasa dan Jadwal Adzan Maghrib Bandung 15 Maret 2026
  • Alwi Farhan dan Putri KW Tembus Final Swiss Open 2026, Indonesia Bidik Dua Gelar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 16 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jeritan Warga di Balik Tragedi Pesta Makan Gratis Pernikahan Wakil Bupati Garut

By Aga GustianaJumat, 18 Juli 2025 16:56 WIB2 Mins Read
Tragedi di pernikahan Wabup Garut-Maula
Tragedi di pernikahan Wabup Garut-Maula. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kegembiraan warga menyambut pesta makan gratis yang diselenggarakan dalam rangka pernikahan Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, dengan Maula Akbar—putra Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi—berubah menjadi tragedi memilukan. Empat orang dilaporkan tewas akibat desak-desakan hebat di pintu masuk Pendopo Garut, Jumat siang (18/7/2025).

Dalam video yang diterima bukamata.id, nampak ribuan warga dari berbagai kalangan, termasuk anak-anak dan lansia, memadati area gerbang sejak siang hari, berharap bisa ikut menikmati pesta rakyat tersebut. Namun, lonjakan jumlah pengunjung tak diimbangi dengan pengaturan arus masuk yang memadai.

Terlihat suasana mencekam di depan gerbang pendopo. Warga saling dorong, bahkan saling injak, dalam upaya masuk ke area acara. Sejumlah orang terlihat jatuh dan terdesak, beberapa mengulurkan tangan meminta pertolongan di tengah kerumunan yang terus bergerak maju.

Menurut keterangan aparat dan saksi di lokasi, insiden ini menyebabkan empat orang kehilangan nyawa, termasuk satu anggota kepolisian yang sedang bertugas. Tiga korban lainnya adalah warga sipil. Beberapa orang lainnya mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RSU dr. Slamet Garut untuk mendapat penanganan medis.

Baca Juga:  Satu Korban Kericuhan Pesta Rakyat Garut Masih Dirawat, Identitas Belum Diketahui

Petugas gabungan dari Polres Garut, Satpol PP, relawan, serta tenaga kesehatan dikerahkan untuk mengevakuasi korban dan mengendalikan massa. Beberapa area langsung diberi garis polisi untuk mencegah kepadatan lebih lanjut. Lalu lintas pengunjung juga mulai diarahkan ulang untuk menghindari kejadian serupa.

Hingga Jumat malam, belum ada keterangan resmi dari pihak penyelenggara maupun pemerintah daerah mengenai kronologi detail ataupun tanggapan atas peristiwa ini. Keluarga besar mempelai pun masih belum memberikan pernyataan publik.

Baca Juga:  Menu Ayam Diduga Basi, 54 Siswa SMP di KBB Alami Keracunan Makanan

Di dunia maya, netizen menunjukkan keprihatinan yang mendalam. Ucapan duka dan simpati membanjiri berbagai platform media sosial, disertai desakan agar penyelenggaraan acara publik berskala besar dievaluasi secara serius.

Insiden tragis ini kembali menjadi pengingat penting bahwa sebuah perayaan yang melibatkan massa besar harus dirancang dengan sistem pengamanan yang ketat dan pengelolaan kerumunan yang cermat. Antusiasme publik, tanpa perencanaan matang, bisa berujung pada kehilangan yang tak seharusnya terjadi.

Baca Juga:  Polisi Periksa 11 Saksi Terkait Tragedi di Pernikahan Anak Dedi Mulyadi dan Wabup Garut

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Berita Jawa Barat desak-desakan pendopo korban kerumunan Maula Akbar Pernikahan pejabat pesta rakyat Putri Karlina suasana mencekam tragedi garut
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ledakan Misterius Hancurkan Kontrakan 19 Kamar di Cileunyi, Satu Penghuni Terluka

CPNS Kemenag

Atur WFA Saat Libur Nyepi–Lebaran 2026, Pemkab Bandung Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan

Pulang Umrah, Bupati Bandung Dadang Supriatna Langsung Tinjau Banjir Bandang Desa Panyadap Solokanjeruk

Bukan Main Layangan, Bocah 10 Tahun Ini Malah Sibuk Masak dan Urus Orang Tua Sakit!

Doa Buka Puasa dan Jadwal Adzan Maghrib Bandung 15 Maret 2026

CPNS Kemenag

Mobil Dinas Tak Boleh untuk Mudik, ASN Bandung Diminta Patuhi Aturan

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.