bukamata.id – Kegembiraan warga menyambut pesta makan gratis yang diselenggarakan dalam rangka pernikahan Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, dengan Maula Akbar—putra Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi—berubah menjadi tragedi memilukan. Empat orang dilaporkan tewas akibat desak-desakan hebat di pintu masuk Pendopo Garut, Jumat siang (18/7/2025).
Dalam video yang diterima bukamata.id, nampak ribuan warga dari berbagai kalangan, termasuk anak-anak dan lansia, memadati area gerbang sejak siang hari, berharap bisa ikut menikmati pesta rakyat tersebut. Namun, lonjakan jumlah pengunjung tak diimbangi dengan pengaturan arus masuk yang memadai.
Terlihat suasana mencekam di depan gerbang pendopo. Warga saling dorong, bahkan saling injak, dalam upaya masuk ke area acara. Sejumlah orang terlihat jatuh dan terdesak, beberapa mengulurkan tangan meminta pertolongan di tengah kerumunan yang terus bergerak maju.
Menurut keterangan aparat dan saksi di lokasi, insiden ini menyebabkan empat orang kehilangan nyawa, termasuk satu anggota kepolisian yang sedang bertugas. Tiga korban lainnya adalah warga sipil. Beberapa orang lainnya mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RSU dr. Slamet Garut untuk mendapat penanganan medis.
Petugas gabungan dari Polres Garut, Satpol PP, relawan, serta tenaga kesehatan dikerahkan untuk mengevakuasi korban dan mengendalikan massa. Beberapa area langsung diberi garis polisi untuk mencegah kepadatan lebih lanjut. Lalu lintas pengunjung juga mulai diarahkan ulang untuk menghindari kejadian serupa.
Hingga Jumat malam, belum ada keterangan resmi dari pihak penyelenggara maupun pemerintah daerah mengenai kronologi detail ataupun tanggapan atas peristiwa ini. Keluarga besar mempelai pun masih belum memberikan pernyataan publik.
Di dunia maya, netizen menunjukkan keprihatinan yang mendalam. Ucapan duka dan simpati membanjiri berbagai platform media sosial, disertai desakan agar penyelenggaraan acara publik berskala besar dievaluasi secara serius.
Insiden tragis ini kembali menjadi pengingat penting bahwa sebuah perayaan yang melibatkan massa besar harus dirancang dengan sistem pengamanan yang ketat dan pengelolaan kerumunan yang cermat. Antusiasme publik, tanpa perencanaan matang, bisa berujung pada kehilangan yang tak seharusnya terjadi.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











