bukamata.id – Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di jalur wisata Gunung Bromo pada Selasa dini hari (13/5/2025).
Sebuah mobil jip yang membawa delapan wisatawan terjun ke jurang sedalam tiga meter di kawasan Jalan Raya Gubugklakah, Dusun Gubugklakah, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Malang, Ipda Samsul Khoirudin, membenarkan insiden tersebut dan menyatakan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung.
“Iya, benar jip wisata. Saat ini masih dalam penanganan,” ujarnya, dikutip Rabu (14/5/2025).
Kecelakaan ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun seluruh penumpang mengalami luka-luka. Dua di antaranya merupakan warga Bandung, Jawa Barat.
Polisi menduga kecelakaan disebabkan oleh sopir berinisial FLF yang mengemudi dalam kondisi mengantuk.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. Saat itu, jip bernomor polisi DB-1895-AA melaju dari arah barat ke timur di jalur wisata Gunung Bromo. Ketika melintasi kawasan Gubugklakah, kendaraan diduga kehilangan kendali dan akhirnya masuk ke jurang.
“Kendaraan tidak bisa dikendalikan, lalu bergerak ke kanan dan masuk ke jurang dengan kedalaman kurang lebih 3 meter,” jelas Samsul.
Adapun identitas para korban adalah: Kim Yei Chang (warga negara Korea Selatan), Intan Sukmasari (Bandung, Jawa Barat), Mary Amalia Waurang (Jakarta Timur), Tresea Awansa Kristy (Tangerang, Banten).
Kemudian, Nathania Frieska Zamris (Padang, Sumatera Barat), Haswan Aghis Wahidiyawan (Malang, Jawa Timur), Muhammad Hafidz (Tanah Datar, Sumatera Barat), Gilang Awan Senja (Bandung, Jawa Barat).
Dua korban mengalami luka serius: Nathania Frieska Zamris mengalami patah tulang kaki kiri, sementara Haswan Aghis Wahidiyawan mengalami patah tulang tangan kanan.
Para korban telah dievakuasi ke RS Sumber Sentosa di Tumpang dan RSUD Saiful Anwar (RSSA) di Kota Malang. Satu korban lainnya menjalani perawatan rawat jalan.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









