Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persija vs Persib 7 Tahun Tak Digelar di Jakarta, Siapa Lebih Superior?

Kamis, 7 Mei 2026 10:03 WIB

Polisi Ringkus Pelaku Pembunuhan Wanita Paruh Baya di KBB, Motif Masih Diburu

Kamis, 7 Mei 2026 09:40 WIB
Persib

Persib Tak Pernah Kalah dari Persija 3 Musim, Bojan Hodak Siap Perpanjang Rekor

Kamis, 7 Mei 2026 09:20 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persija vs Persib 7 Tahun Tak Digelar di Jakarta, Siapa Lebih Superior?
  • Polisi Ringkus Pelaku Pembunuhan Wanita Paruh Baya di KBB, Motif Masih Diburu
  • Persib Tak Pernah Kalah dari Persija 3 Musim, Bojan Hodak Siap Perpanjang Rekor
  • Kakak Kelas Rasa Kakak Kandung, Momen Hangat Senioritas Siswa SD di Bandung
  • Update Spesial! Kode Redeem FF Hari Ini 7 Mei 2026: Banjir Skin Eksklusif dan Diamond Gratis
  • Kritik Tajam Kirab Mahkota Binokasih: Mahasiswa Sebut Rakyat Butuh Solusi Nyata, Bukan Romantisasi Budaya!
  • Bukan dari APBD, Kirab Budaya Mahkota Binokasih Andalkan Gotong Royong Tokoh Jabar
  • Proyek Ambisius Maung Bandung: Daftar Bintang Incaran Persib di Bursa Transfer Musim Depan, Ada Kiper Premier League?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 7 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Kakak Kelas Rasa Kakak Kandung, Momen Hangat Senioritas Siswa SD di Bandung

By Aga GustianaKamis, 7 Mei 2026 09:00 WIB3 Mins Read
Perlakuan kakak kelas di SD Bandung ini tuai sorotan netizen. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Di sebuah sudut kota Bandung, tepatnya di Jl. Cibodas Raya No.49, Antapani, sebuah pemandangan tak biasa terekam kamera dan mendadak menjadi perbincangan hangat di jagat maya. Bukan tentang pertikaian atau aksi perpeloncoan yang kerap mewarnai berita pendidikan, melainkan sebuah simfoni kecil tentang empati dan kasih sayang yang dipertontonkan oleh siswa-siswi SD Elfitra.

Melalui unggahan akun Instagram resmi @sdelfitra_official, publik disuguhi video yang mampu menghangatkan hati. Dalam video tersebut, terlihat para siswa senior sedang menjalankan tugas rutin mereka di gerbang sekolah. Namun, alih-alih menampilkan wajah garang atau suara membentak, mereka justru tampil bak kakak kandung yang penuh perhatian.

Sentuhan Lembut sang Kakak Kelas

Seorang kakak kelas laki-laki dengan telaten merapikan kerah seragam adik kelasnya. Tak jauh dari situ, seorang siswi senior dengan nada bicara yang soft-spoken bertanya lembut mengenai kesiapan ibadah dan kerapihan atribut. Tidak ada intimidasi. Yang ada hanyalah percakapan dua arah yang penuh semangat. Para kakak kelas ini bahkan memberikan apresiasi berupa jempol dan senyuman lebar bagi mereka yang disiplin.

Budaya mengayomi ini menuai decak kagum dari warganet. Banyak yang merasa tersentuh melihat bagaimana peran kakak kelas dijalankan dengan begitu manis. “Bagus banget sekolahnya 🥺 yang kakak ngerasain peran jadi kakak. Yang adek dimanjain sama kakaknya,” tulis salah satu netizen di kolom komentar, menggambarkan betapa idealnya hubungan antar-siswa di sekolah tersebut.

Baca Juga:  Imbas Tarian Erotis Viral, Resto Hotel di Tasikmalaya Ditutup Sementara

Pendidikan Karakter: Adab di Atas Segalanya

Apa yang terjadi di SD Elfitra bukan sekadar kebetulan, melainkan hasil dari sistem pendidikan karakter yang terencana. Kedisiplinan tidak ditegakkan dengan rasa takut, melainkan dengan melatih kepemimpinan siswa sejak dini.

Seorang netizen lain memberikan sudut pandang mengenai program semacam ini: “Ini kalau di sekolah aku namanya Leadership, mereka dilatih untuk tanggung jawab mendisiplinkan teman-temannya,” ujarnya. Melalui metode ini, siswa senior tidak merasa memiliki “kekuasaan” untuk menindas, melainkan merasa memiliki “tanggung jawab” untuk membimbing.

Baca Juga:  Terbongkar Rahasia Gelap di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Ternyata Konten Luar Negeri?

Hal ini memicu kebanggaan publik, mengingat tantangan dunia pendidikan saat ini semakin berat. “Masyaallah tabarakallah anak-anak sholeh/sholehah, adab dapat, ilmu dapat, santun, disiplin, penyayang, bangga,” puji seorang netizen yang melihat bahwa keseimbangan antara kepandaian intelektual dan kehalusan budi pekerti adalah kunci utama pendidikan.

Kontradiksi: Luka Senioritas yang Masih Menganga

Namun, di balik indahnya potret di Antapani, dunia pendidikan Indonesia secara luas masih berjuang melawan monster bernama senioritas dan bullying. Saat SD Elfitra mencoba memutus rantai kekerasan, di banyak sekolah lain—terutama di jenjang SMP hingga SMA—budaya intimidasi justru masih dianggap sebagai “tradisi” yang harus dilestarikan.

Senioritas seringkali disalahgunakan sebagai instrumen untuk melampiaskan ego. Bentuknya beragam, mulai dari intimidasi verbal, pengucilan sosial, hingga kekerasan fisik dengan dalih “pembinaan”. Budaya “Dulu saya diginiin, masa kalian nggak?” menjadi racun yang merusak mentalitas generasi muda dan menciptakan siklus dendam yang tak kunjung putus.

Mengapa SD Elfitra Menjadi Penting?

Fenomena di SD Elfitra Bandung memberikan harapan baru. Pesannya jelas: Sudah saatnya kita mengakhiri era senioritas yang intimidatif. Karakter dibangun melalui kebiasaan kecil—seperti cara menyapa di pagi hari, cara merapikan pakaian teman, dan cara memberikan semangat kepada mereka yang lebih muda.

Baca Juga:  Ngaku Dihamili Ridwan Kamil, Lisa Mariana Ditantang Tes DNA

Pendidikan karakter tidak akan berhasil jika hanya diajarkan lewat buku teks, sementara praktiknya di lapangan penuh dengan kekerasan. Kita berharap, semangat dari Jl. Cibodas Raya ini bisa menular ke sekolah-sekolah lain. Agar tidak ada lagi orang tua yang merasa cemas saat melepas anaknya ke sekolah, dan tidak ada lagi siswa yang merasa terancam oleh kakak kelasnya sendiri.

SD Elfitra telah memulai langkah kecil yang berdampak besar. Mereka membuktikan bahwa kehangatan adalah bahasa universal yang jauh lebih efektif daripada bentakan dalam membentuk disiplin. Mari kita jadikan sekolah sebagai tempat di mana “kakak” benar-benar menjadi pelindung, dan “adik” merasa dihargai. Karena pada akhirnya, pendidikan adalah tentang bagaimana kita memperlakukan sesama manusia.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Antapani pendidikan karakter SD Elfitra Bandung Stop Bullying video viral viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Garena Free Fire (FF)

Update Spesial! Kode Redeem FF Hari Ini 7 Mei 2026: Banjir Skin Eksklusif dan Diamond Gratis

Viral Video Tasya Gym 15 Menit, Hoaks Atau Benar Ada?

Update Kode Redeem FC Mobile 7 Mei 2026: Klaim Pack Pemain Gratis dan Gems Hari Ini!

Game Free Fire

Buruan Klaim! Kode Redeem FF 7 Mei 2026: Dapatkan Skin Weapon Langka dan Diamond Gratis Hari Ini

Dicari-Cari! Ini Link Video Asli Tasya Gym Bandar Batang Bergetar

Heboh di TikTok, Video 15 Menit Tasya Gym Jadi Buruan Netizen

Terpopuler
  • Link Video Bandar Batang Membara Viral, Pemeran Sengaja Jual-Beli Konten?
  • Link Video Viral Batang Membara: Diiming-iming Cuan Rp250 Juta Lewat Telegram
  • Link Video Viral ‘Vell TikTok Blunder’, Warganet Ramai Cari Versi Asli
  • TRANSFER MEGA! Persib Siap Borong Pemain Brasil, Belanda hingga Irak
  • Heboh Pencarian Video Viral “Tasya Gym Bandar Batang”, Pakar Ingatkan Risiko Keamanan Digital
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.