Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Viral! Polisi Tegaskan Pemuda Panyileukan Bukan Begal, Tapi Pelajar Diduga Tawuran

Senin, 6 April 2026 12:10 WIB

Jadwal Padat Gila! Timnas Futsal Indonesia Hadapi 3 Laga Beruntun di AFF 2026

Senin, 6 April 2026 11:38 WIB

LKPJ Gubernur 2025, Komisi V DPRD Jabar Soroti OPD yang Lampaui Target!

Senin, 6 April 2026 11:04 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral! Polisi Tegaskan Pemuda Panyileukan Bukan Begal, Tapi Pelajar Diduga Tawuran
  • Jadwal Padat Gila! Timnas Futsal Indonesia Hadapi 3 Laga Beruntun di AFF 2026
  • LKPJ Gubernur 2025, Komisi V DPRD Jabar Soroti OPD yang Lampaui Target!
  • Persib Menang 2-0, Bojan Hodak Akui Awal Laga Paling Menegangkan!
  • Kena Mental Karena Dihujat, Cahaya Mutiara Minta Fauzan Tak Memojokkannya!
  • Siswa SDN Langensari Jadi ‘Tumbal’ Bobroknya Manajemen Aset Pemkab Bandung Barat
  • Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini 6 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Naik Tipis? Cek Detailnya!
  • Sinergi Kemanusiaan: Bos Koi Hartono Soekwanto dan Ali Syakieb Sulap Gubuk Saparudin Jadi Rumah Layak
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 6 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kang H Cucun: Pesantren Pilar Penting dalam Membangun Peradaban Bangsa

By Aga GustianaJumat, 1 November 2024 09:50 WIB3 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kontribusi pesantren patut diapresiasi dalam mencerdaskan anak bangsa. Pasalnya, sejak sebelum Indonesia merdeka, Ponpes menjadi salah satu pilar yang turut andil dalam mewariskan ilmu dan pendidikan guna membantu negara dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Demikian diungkapkan Wakil Ketua DPR RI H Cucun Ahmad Syamsurijal saat menghadiri peringatan haul ke-20 alm Almaghfurlah KH. Ali Imron bin Mama KH. Muhammad Faqih, di Pondok Pesantren Al Istiqomah, Pacet, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis malam (31/11/2024).

“Saya ingin menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Kiai Haji Ali Imron beserta keluarga besar Ponpes Al Istiqomah yang telah mewariskan ilmu serta lembaga pendidikan guna membantu negara dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujar Cucun.

Pria yang akrab disapa Kang Haji Cucun ini menekankan kontribusi besar lembaga pendidikan berbasis agama Islam ini, karena tidak hanya mencetak generasi yang memahami ajaran agama, tetapi juga memiliki keterampilan atau skill yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Baca Juga:  Peringati Hari Santri, Bupati Bandung Hadiahkan Umroh dan Tabungan untuk Para Santri

Menurutnya, pesantren memiliki kekhasan tersendiri dalam mencetak generasi bangsa. Sebab, santri jebolan pesantren tidak hanya pandai beragama, mahir membaca Al-Qur’an, namun juga memiliki skill yang mumpuni dan bermanfaat bagi kehidupan mereka.

“Pesantren merupakan pilar penting dalam membangun peradaban bangsa yang bermartabat dan berakhlak mulia. Pendidikan karakter dan keterampilan yang diberikan di pesantren sangatlah krusial di era modern ini,” tutur jebolan Pondok Pesantren Cipasung Tasikmalaya itu.

Kang Cucun yang juga Wakil Ketua Umum DPP PKB secara terbuka menyatakan dirinya sebagai alumni pesantren menyebut bahwa pendidikan pesantren telah membentuk karakter dan bekal keterampilan yang membantunya dalam perjalanan hidup dan karirnya.

Ia melihat pesantren sebagai lembaga yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai agama dengan pengembangan potensi individu secara holistik.

Sebab, selain membentuk akhlak dan karakter anak bangsa, pesantren juga hadir memodernisasi sistem pendidikan melalui skill (keahlian kerja) dengan pendidikan vokasi melalui Balai Latihan Kerja Komunitas santri yang mampu dan memiliki keahlian selepas mengemban ilmu di pesantren.

Baca Juga:  1.500 Dapur Pasok Menu Makan Bergizi Gratis di Pesantren

“Saat kembali ke masyarakat, santri bukan hanya bisa mengaji, tetapi memiliki kapasitas keahlian kerja yang unggul,” ungkap Kang Cucun sambil tersenyum.

Oleh karena itu, Cucun menyebut saat ini negara hadir untuk lembaga pesantren yang memiliki sejarah panjang dan berkontribusi besar terhadap negara, dengan lahirnya UU Pesantren yaitu UU No 18 Tahun 2019 tentang Pesantren, dimana Cucun adalah salah seorang penggagasnya.

“Walau saat ini pun afirmasi negara terhadap pesantren belum begitu dirasakan. Karena dengan kemandiriannya dan tanpa keterlibatan anggaran negara, pesantren mampu hadir di tengah masyarakat untuk mendidik dan membentuk karakter anak bangsa,” tutur Kang Cucun.

Namun ia berharap ke depan pemerintah atau negara akan terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan pesantren untuk memastikan pesantren dapat terus berperan aktif dalam mencetak generasi muda yang unggul, berakhlak mulia, dan mampu berkontribusi bagi kemajuan Indonesia.

Baca Juga:  Walkot Prabumulih Arlan Minta Maaf Soal Pencopotan Kepsek Gegara Tegur Anak Bawa Mobil

Pada kesempatan itu, Kang Cucun turut menyampaikan salam hangat dari Ketua Umum DPP PKB Gus Muhaimin Iskandar kepada para kiai, ajengan, jamaah dan santri Ponpes Al Istiqomah yang senantiasa membersamai perjuangan dan langkah Partai Kebangkitan Bangsa.

Hadir dalam acara Haul ini KH Maman Imanul Haq, anggota DPR RI Fraksi PKB/ Komisi VIII, Paslon Cagub-Cawagub Jawa Barat KH Acep Adang dan Gitalis Dwi Natarina, KH Ahmad Fawzy Imron (PP Istiqomah), KH Fuad Musthofa Hanan (PP Baitul Arqom), Dr KH Abu Bakar Almasyturiyah Sukabumi, dan KH. Abdul Mujib (Ceng Mujib).

Selain itu, hadir pula para kiai dan alumni Pondok Pesantren Baitul Arqom, Lembur Awi, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

cucun ahmad syamsurizal Pendidikan Pesantren
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral! Polisi Tegaskan Pemuda Panyileukan Bukan Begal, Tapi Pelajar Diduga Tawuran

LKPJ Gubernur 2025, Komisi V DPRD Jabar Soroti OPD yang Lampaui Target!

Siswa SDN Langensari Jadi ‘Tumbal’ Bobroknya Manajemen Aset Pemkab Bandung Barat

Sinergi Kemanusiaan: Bos Koi Hartono Soekwanto dan Ali Syakieb Sulap Gubuk Saparudin Jadi Rumah Layak

Geger Penemuan Jasad Pria Membusuk di Kamar Kos Sindangkasih Purwakarta

Suaranya Bikin Merinding! Siswa Kelas SD Baca UUD 1945 Tanpa Teks, Pejabat Belum Tentu Bisa

Terpopuler
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ 7 Menit, Link Palsu Mengintai Warganet, Cek Aslinya
  • Bukan Indonesia? Fakta Mengejutkan di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit Ini
  • Terkuak Pemeran Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit yang Bikin Heboh!
  • Link Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Disebut Punya Versi Lengkap Tanpa Sensor
  • Misteri Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Terbongkar, Identitas Pemeran Masih Gelap
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.