Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Wajib Coba! 5 Martabak Bandung Ini Punya Rasa Manis hingga Gurih yang Bikin Nagih

Selasa, 29 September 2026 16:06 WIB

Motor Korban Tertanam GPS, Pelaku Curanmor Asal Lampung Diciduk Polisi di Cianjur

Selasa, 29 September 2026 16:05 WIB

Air Mata Penantian 32 Tahun, PMI Asal Cirebon yang Hilang Kontak di Arab Saudi Akhirnya Ditemukan

Selasa, 29 September 2026 15:58 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Wajib Coba! 5 Martabak Bandung Ini Punya Rasa Manis hingga Gurih yang Bikin Nagih
  • Motor Korban Tertanam GPS, Pelaku Curanmor Asal Lampung Diciduk Polisi di Cianjur
  • Air Mata Penantian 32 Tahun, PMI Asal Cirebon yang Hilang Kontak di Arab Saudi Akhirnya Ditemukan
  • Krisis Overcapacity Lapas Majalengka: Kapasitas Cuma 86 Orang, Diisi 308 Tahanan
  • Belum Aman! Ini Hitung-hitungan dan Syarat Timnas Indonesia Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026
  • Drama Indonesia vs Malaysia: Kartu Merah, Teriakan Penonton hingga Target Besar Lawan Bangladesh
  • Gara-gara Cemburu, Suami di Indramayu Aniaya Istri dan Bacok Tetangga Pakai Golok
  • Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Skuad Garuda Wajib Pesta Gol di SUGBK!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 29 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kasus Influenza A Meningkat di Cimahi, Bed Rumah Sakit Masih Aman

By SusanaSelasa, 29 September 2026 15:10 WIB4 Mins Read
Ilustrasi rumah sakit. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi memastikan ketersediaan tempat tidur atau bed di sejumlah rumah sakit masih dalam kondisi aman meski terjadi peningkatan kunjungan pasien di berbagai fasilitas kesehatan.

Peningkatan jumlah pasien terjadi di tengah tren kasus Influenza A di Cimahi yang saat ini juga mengalami kenaikan. Namun, Dinkes menegaskan peningkatan kunjungan pasien di rumah sakit belum dapat secara khusus dikaitkan dengan Influenza A.

Kepala Dinkes Kota Cimahi Mulyati mengatakan, masyarakat dapat memeriksa ketersediaan tempat tidur rumah sakit secara daring melalui sistem informasi Kementerian Kesehatan di kanal keslan.kemkes.go.id.

Informasi tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mengetahui tingkat keterisian tempat tidur sebelum mendatangi rumah sakit yang dituju.

“Jadi masyarakat bisa ngecek langsung keterisian bed lewat sistem. Misalnya mau ke RSUD Cibabat nanti tinggal cek aja langsung,” kata Mulyati saat dikonfirmasi.

Kunjungan Pasien di Rumah Sakit Meningkat

Mulyati mengakui hampir seluruh rumah sakit di Kota Cimahi mengalami peningkatan jumlah pasien. Kondisi serupa juga terlihat di sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama, termasuk puskesmas.

Baca Juga:  Waspada Lonjakan Influenza A di Bandung, Kenali Gejalanya dan Simak Imbauan Penting Dinas Kesehatan

Lonjakan kunjungan tersebut berdampak pada kepadatan pelayanan, terutama di bagian instalasi gawat darurat (IGD).

Meski demikian, Dinkes Cimahi belum menyimpulkan bahwa peningkatan pasien tersebut disebabkan oleh Influenza A.

“Hampir semua rumah sakit pada intinya ada peningkatan pasien meski tidak spesifik disebabkan Influenza A. Tapi Influenza A sekarang memang lagi naik, namun demikian masyarakat tidak perlu panik,” ujar Mulyati.

Untuk mengantisipasi bertambahnya kebutuhan pelayanan kesehatan, seluruh puskesmas di Kota Cimahi tetap disiagakan.

Bahkan, empat puskesmas telah menyediakan layanan rawat jalan pada sore hari. Keempatnya yakni Puskesmas Padasuka, Puskesmas Cipageran, Puskesmas Cimahi Utara, dan Puskesmas Cibeureum.

Layanan tambahan tersebut berlangsung mulai pukul 15.00 hingga 20.00 WIB.

Kenali Gejala Influenza A

Mulyati menjelaskan, Influenza A merupakan infeksi virus yang menyerang sistem pernapasan. Penularannya dapat terjadi melalui percikan dari penderita ketika batuk, bersin, atau berbicara.

Virus juga dapat berpindah melalui tangan maupun permukaan benda yang telah terkontaminasi.

Beberapa gejala yang dapat muncul antara lain demam atau meriang, batuk, pilek, hidung tersumbat, sakit tenggorokan, sakit kepala, nyeri otot, badan pegal, hingga tubuh terasa lemas dan mudah lelah.

Baca Juga:  Waspada Lonjakan Influenza A: Kenali Gejala, Risiko Komplikasi, dan Cara Ampuh Pencegahannya

Pada sebagian kasus, gejala juga dapat disertai mual, muntah, atau diare.

Meski demikian, Mulyati mengingatkan bahwa munculnya gejala tersebut tidak serta-merta menunjukkan seseorang terinfeksi Influenza A.

Kapan Harus ke Rumah Sakit?

Masyarakat diminta segera mendapatkan pertolongan medis apabila kondisi kesehatan memburuk. Salah satu tanda yang perlu diperhatikan yakni ketika pasien mengalami kesulitan minum atau menunjukkan tanda kekurangan cairan berat.

Demam atau gejala yang kembali memburuk setelah sebelumnya sempat membaik juga perlu menjadi perhatian.

Kewaspadaan lebih tinggi diperlukan apabila kondisi tersebut dialami bayi, anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, maupun masyarakat yang memiliki penyakit tertentu.

“Kalau kondisi anak, bayi, lansia, ibu hamil, atau orang dengan penyakit tertentu memburuk atau mengkhawatirkan harus segera dibawa ke rumah sakit,” kata Mulyati.

Sementara bagi masyarakat yang hanya mengalami gejala ringan, pemeriksaan dapat dilakukan terlebih dahulu di puskesmas atau fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP).

Baca Juga:  Kenali Perbedaan Flu Biasa dan Influenza A: IDAI Jabar Ungkap Tiga Tanda Emas yang Wajib Dipantau Orang Tua

Tenaga kesehatan nantinya akan menentukan penanganan sesuai kondisi pasien. Pasien bisa saja cukup menjalani perawatan di rumah, mendapatkan pemeriksaan atau pengobatan lebih lanjut, maupun dirujuk ke rumah sakit jika membutuhkan penanganan lebih intensif.

Imbauan Dinkes Cimahi untuk Warga

Bagi masyarakat yang menjalani perawatan di rumah karena mengalami gejala ringan, istirahat yang cukup dan konsumsi air dalam jumlah memadai dianjurkan untuk membantu menjaga kondisi tubuh.

Penggunaan masker juga penting, terutama ketika berada di sekitar orang lain saat sedang mengalami gejala.

Masyarakat juga diminta menerapkan etika batuk dan bersin dengan menutup mulut serta hidung. Kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir perlu dilakukan secara rutin.

Selain itu, orang yang sedang sakit sebaiknya menghindari kontak dekat dengan bayi, lansia, maupun orang yang memiliki kondisi kesehatan tertentu untuk mengurangi risiko penularan.

Di tengah meningkatnya kasus Influenza A, Dinkes Cimahi mengimbau masyarakat tetap waspada tanpa panik serta memanfaatkan fasilitas kesehatan sesuai tingkat kebutuhan dan kondisi masing-masing.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dinkes Kota Cimahi flu Cimahi Influenza A Influenza A Cimahi kasus Influenza A Cimahi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Motor Korban Tertanam GPS, Pelaku Curanmor Asal Lampung Diciduk Polisi di Cianjur

Air Mata Penantian 32 Tahun, PMI Asal Cirebon yang Hilang Kontak di Arab Saudi Akhirnya Ditemukan

deportasi

Krisis Overcapacity Lapas Majalengka: Kapasitas Cuma 86 Orang, Diisi 308 Tahanan

Gara-gara Cemburu, Suami di Indramayu Aniaya Istri dan Bacok Tetangga Pakai Golok

UMK Bandung 2027 Mulai Dibahas, Disnaker Bandung Tekankan Upah Layak dan Keberlangsungan Usaha

Pemandangan eksotis Waduk Jatiluhur, ikon wisata Purwakarta sejak dulu.

Proyek AI Data Center Rp3,5 Triliun di Jatiluhur Purwakarta Disetop, Sedot Air Setara 6 Desa Sebulan!

Terpopuler
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan
  • Lirik Pemimpin Muda Otentik untuk Jabar, Gema Bangsa Pasang Target Mutlak di Pemilu 2029
  • Heboh Kemunculan ‘Cucu Krakatau’ Seluas 32,8 Hektare Usai Erupsi, Begini Penjelasan Badan Geologi
  • Merayakan Bandung ke-216: Suara Akar Rumput di Tengah Deru Pembangunan Kota
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.