Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Terbongkar Rahasia Gelap di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Ternyata Konten Luar Negeri?

Sabtu, 28 Maret 2026 02:00 WIB

AWAS JEBAKAN! Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Ternyata Umpan Hacker Curi Data Pribadi, Jangan Klik!

Sabtu, 28 Maret 2026 01:00 WIB

Dulu Viral, Sekarang Abadi! Kisah Dibalik Patung ‘Rantai Manusia’ di Kazakhstan yang Bikin Haru

Jumat, 27 Maret 2026 20:36 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Terbongkar Rahasia Gelap di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Ternyata Konten Luar Negeri?
  • AWAS JEBAKAN! Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Ternyata Umpan Hacker Curi Data Pribadi, Jangan Klik!
  • Dulu Viral, Sekarang Abadi! Kisah Dibalik Patung ‘Rantai Manusia’ di Kazakhstan yang Bikin Haru
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Resmi! Susunan Pemain Timnas Indonesia Lawan Saint Kitts & Nevis: Elkan Baggott Starter
  • POV: Momen Paling Sedih Pasca Lebaran, Lambaian Tangan Ibu di Depan Pagar
  • Dramatis! Polisi dan Korban Kompak Jebak Maling Motor di Ujungberung
  • Mencekam! Langit Israel Dipenuhi Gagak Saat Konflik Timur Tengah Memanas
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 28 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kasus Neni Nur Hayati vs Diskominfo Makin Panas, DPRD Jabar Turun Tangan

By SusanaSenin, 4 Agustus 2025 16:45 WIB3 Mins Read
DPRD Jabar. Foto: bukamata.id/ Rizal Fadillah.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Polemik antara aktivis perempuan dan Direktur Eksekutif DEEP, Neni Nur Hayati, dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Barat, belum menemui titik akhir.

Meski Komisi I DPRD Jabar telah memfasilitasi pertemuan dan membuka ruang dialog, Neni menyatakan kemungkinan kasus ini akan dilanjutkan ke jalur hukum.

Ketua Komisi I DPRD Jabar, Rahmat Hidayat Djati, menegaskan bahwa DPRD telah berupaya maksimal memediasi agar polemik ini tak berlarut-larut.

“Kami menyayangkan kasus ini berlangsung begitu lama. Harapan kami, selama bisa diselesaikan secara baik, sebaiknya tidak lanjut ke meja hijau. Tapi, tentu semua kembali ke hak Bu Neni,” ujar Rahmat di Gedung DPRD Jabar, Senin (4/8/2025).

Baca Juga:  Rafael Situmorang Tegaskan Pilkades Digital Jabar Tak Ubah Esensi Pemilihan

Menurut Rahmat, DPRD hanya bersifat memberi saran dan tidak memiliki wewenang eksekutif. Ia juga menyentil respons Diskominfo Jabar yang dinilai tidak tegas meminta maaf secara terbuka.

“Kami melihat Diskominfo hanya fokus pada take down konten dan menjawab somasi, tanpa menyatakan permintaan maaf secara eksplisit,” ujarnya.

Diskominfo Klaim Sudah Ambil Langkah

Sementara itu, Kepala Diskominfo Jabar, Adi Komar, menegaskan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti permintaan somasi dari kuasa hukum Neni dengan menurunkan unggahan yang mencantumkan wajahnya dan memberikan surat jawaban resmi.

“Prinsipnya, kami tidak anti kritik. Justru kami mengapresiasi masukan dari masyarakat. Namun soal permintaan maaf terbuka, kami telah menjawab sesuai mekanisme yang berlaku,” jelas Adi.

Baca Juga:  Diskominfo Jabar Apresiasi Semangat KPID Wujudkan Penyiaran Berkeadilan

Ia menambahkan bahwa tidak ada penggunaan anggaran APBD untuk membayar buzzer, seperti yang dituduhkan oleh sebagian pihak di media sosial.

Terkait serangan digital yang dialami Neni, termasuk doxing dan intimidasi online, Adi menyatakan itu di luar kendali Diskominfo. Meski begitu, ia menekankan bahwa literasi digital terus digalakkan melalui program seperti IKP Talks.

Neni Nur Hayati: Tidak Ada Permintaan Maaf Terbuka, Kasus Bisa Naik ke Meja Hukum

Merespons hasil pertemuan dengan DPRD Jabar, Neni Nur Hayati menyampaikan apresiasi terhadap Komisi I DPRD yang telah membuka ruang dialog. Namun, ia menyayangkan sikap Diskominfo yang enggan menyatakan permintaan maaf secara terbuka.

Baca Juga:  Driver Ojol Kompak Tunjukkan Aplikasi, Waspada Penyusup ke Aksi di DPRD Jabar

“Kalau saja permohonan maaf itu disampaikan, kasus ini mungkin selesai hari ini juga. Tapi karena tidak ada, kami akan mendiskusikan langkah hukum selanjutnya dengan tim kuasa hukum,” kata Neni.

Ia juga menyebut bahwa kasus ini akan dibahas terlebih dahulu dalam Rakornas PP Muhammadiyah, sebelum diputuskan apakah akan dilanjutkan ke jalur hukum. Neni menyoroti bahwa kasus ini menyentuh isu serius seperti kebebasan berekspresi, keamanan digital warga, dan kekerasan berbasis gender online (KBGO).

“Saya menilai sikap Pemprov sangat disayangkan. Ini bukan soal saya saja, tapi tentang bagaimana Jawa Barat hari ini menghadapi digitalisasi yang brutal tanpa perlindungan bagi warganya,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Diskominfo Jabar doxing DPRD fasilitasi mediasi DPRD Jabar Neni Nur Hayati
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dramatis! Polisi dan Korban Kompak Jebak Maling Motor di Ujungberung

Mencekam! Langit Israel Dipenuhi Gagak Saat Konflik Timur Tengah Memanas

Kecelakaan Maut di Nagreg, Satu Orang Tewas Usai Tertabrak Mobil Boks

Dua Pelajar Terseret Ombak di Pangandaran, Satu Selamat Satu Masih Hilang

Ilustrasi emas antam

Harga Emas Antam Turun Tajam! Kini Rp 2,81 Juta per Gram, Ini Daftarnya

Heboh di Brebes! Dua Pria Tewas di Atap Masjid, Ini Penyebabnya

Terpopuler
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Netizen Penasaran! Video Viral Kebun Sawit Ini Bisa Mengandung Risiko Digital
  • Link Video Ojol vs Bule 17 Menit Viral, Ternyata Settingan WNA di Bali demi Konten
  • Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit: Dari TikTok Hingga Ancaman Pidana UU ITE
  • Viral di TikTok! Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.