Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Klaim Saldo DANA Gratis 2 Agustus 2026: Cara Aman dan Link Resmi Hari Ini

Minggu, 2 Agustus 2026 02:00 WIB
Game Free Fire

Klaim Sekarang! Kode Redeem FF 2 Agustus 2026 Terbaru dan Cara Klaimnya

Minggu, 2 Agustus 2026 01:00 WIB

Temu Media di Bandung, Ledia Hanifa Bahas MBG hingga Pendidikan

Sabtu, 1 Agustus 2026 22:16 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Klaim Saldo DANA Gratis 2 Agustus 2026: Cara Aman dan Link Resmi Hari Ini
  • Klaim Sekarang! Kode Redeem FF 2 Agustus 2026 Terbaru dan Cara Klaimnya
  • Temu Media di Bandung, Ledia Hanifa Bahas MBG hingga Pendidikan
  • Dosen Ini Gunakan Trik untuk Bongkar 32 Mahasiswa yang Ketahuan Menyontek Pakai AI
  • Daftar Lengkap 35 Cabang Olahraga yang Diikuti Kontingen Indonesia di Asian Games 2026
  • Ketika Negara Lain Punya Pahlawan Sendiri, Bogor Punya ‘The Sanitizer’ yang Bekerja dalam Senyap
  • Jalan Terjal Menuju Semifinal: Persija Bantai PSMS 4-1, Skenario El Clasico Kontra Persib di Depan Mata!
  • Duka Bertubi-tubi Hantam Pas Band, Kehilangan Beruntun dari Istri Personel hingga Trisnoize
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 2 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Persib

Kasus Viral Gelandang Persib Adam Alis Berlanjut, Polisi Malaysia Minta Kerja Sama Polri

By Aga GustianaSabtu, 15 November 2025 07:35 WIB3 Mins Read
Momen Adam Alis nyaris kena tilang polisi Malaysia. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Polisi Diraja Malaysia (PDRM) berencana menggandeng Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk memperoleh keterangan resmi dari gelandang Persib Bandung, Adam Alis, terkait insiden yang sempat viral saat ia nyaris ditilang di Selangor. Dalam kejadian tersebut, Adam disebut telah melakukan tindakan yang dianggap sebagai penghinaan terhadap Unit Rondaan Bermotosikal (URB), atau polisi patroli bermotor Malaysia.

Ketua Polisi Selangor, Datuk Shazeli Kahar, menjelaskan bahwa langkah itu perlu ditempuh karena Adam tidak lagi berada di Malaysia. Usai laga Persib Bandung melawan Selangor FC pada Kamis (6/11/2025) malam WIB — yang dimenangkan Persib 3-2 — Adam langsung kembali ke Indonesia.

“PDRM sedang menjalin komunikasi erat dengan mitra strategis di Indonesia untuk membantu polisi melengkapi penyelidikan. Ini termasuk mendapatkan kerja sama dari Polri,” ujar Datuk Shazeli Kahar, dikutip dari Kosmo, Sabtu (15/11/2025).

Ia menambahkan bahwa koordinasi juga dilakukan melalui perwakilan PDRM yang berada di Kedutaan Malaysia di Jakarta.

“Kami juga memiliki perwakilan PDRM di kedutaan kami di Indonesia untuk membantu mengambil keterangan. Kami masih berkomunikasi dengan Polisi Antarnegara (Interpol) dan mitra strategis di negara tersebut. Proses ini membutuhkan sedikit waktu,” katanya dalam konferensi pers di Markas Besar Polisi Kontinjen (IPK) Selangor.

Kasus ini kini diproses berdasarkan Pasal 504 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Malaysia, yang berkaitan dengan tindakan penghinaan atau provokasi berpotensi memicu gangguan ketertiban.

Publik Malaysia Minta Sanksi Tegas

Sebelum PDRM mengumumkan langkah ini, warganet dan sejumlah pihak di Malaysia sudah lebih dulu menekan Kementerian Dalam Negeri (KDN) agar memberi sanksi tegas kepada Adam. Ungkapan Adam dalam video klarifikasinya dianggap telah merendahkan institusi kepolisian.

Insiden tersebut terjadi ketika rombongan pemain Persib, termasuk Adam, dihentikan URB setelah menyantap makan malam di sebuah restoran di Selangor. Polisi menghentikan kendaraan mereka karena dinilai melawan arus, diduga akibat aplikasi peta yang tidak berfungsi.

Penjelasan Adam Alis yang Viral

Dalam siaran langsung melalui akun Instagram @adam.alis18, ia mencoba memberi klarifikasi mengenai kejadian tersebut.

“Kronologinya, kita tadi habis makan dari nasi lemak burung hantu. Itu masih area cafe, kayak di Summarecon aja sih (masih kawasan komplek), bukan di jalan raya, tapi polisinya lagi patroli, mungkin lagi cari Bobotoh kali ya posisinya,” kata Adam.

Ia mengungkapkan bahwa keputusan polisi menghentikan kendaraan mereka bermula dari kesalahan arah.

“Saddil Ramdani maps-nya mati, jadi ngawur gitu arahnya kayak lawan arah gitu. Terus pas banget ada polisi dan kita diberhentikan. Polisinya ada dua orang naik motor dan yang satunya sudah fotoin plat nomor mobil kita,” jelasnya.

Situasi sempat berubah ketika polisi setempat mengetahui latar belakang beberapa pemain Persib.

“Dia belum tahu kalau Robi Darwis ini kan tentara sama Kakang (polisi). Karena itu, kita keluar lah dari mobil dan dimintai paspor. Karena kita enggak bawa paspor, Robi nunjukkin kartu anggotanya. Setelah Robi nunjukin kartu anggotanya, mereka kaget dan langsung baik ke kami,” tutup Adam.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Adam Alis kasus Malaysia PDRM Persib Bandung Polri Selangor URB Malaysia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Skenario Semifinal Piala Presiden 2026: Menakar Calon Lawan Persib Bandung

Arya Sinulingga Sebut Bandung Layak Jadi Tuan Rumah Semifinal Piala Presiden 2026

Igor Tolic Puji Bobotoh Usai Persib Tekuk Tampines, Fokus Siapkan Tim ke Semifinal

Tendangan Roket Balsa Sekulic Antar Maung Bandung ke Semifinal Piala Presiden 2026

Tak Terbendung! Persib Sapu Bersih Grup A dan Siap Mengamuk di Semifinal Piala Presiden

Persib Gempur Tampines Rovers Sejak Awal, Skor 0-0 Bertahan Hingga Turun Minum

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.