Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Aturan Baru BGN Mencekik, Dapur SPPG di Priangan Timur Terancam Defisit Hingga Berujung PHK Relawan

Rabu, 4 November 2026 20:21 WIB

Supersub Persib! Luka Menalo Butuh 11 Menit untuk Ubah Nasib Laga di Melbourne

Rabu, 4 November 2026 19:42 WIB

Herri Pras Diserbu Laporan! Belasan Ormas Datangi Polda Jabar Usai Konten soal UAS dan UAH

Rabu, 4 November 2026 19:37 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Aturan Baru BGN Mencekik, Dapur SPPG di Priangan Timur Terancam Defisit Hingga Berujung PHK Relawan
  • Supersub Persib! Luka Menalo Butuh 11 Menit untuk Ubah Nasib Laga di Melbourne
  • Herri Pras Diserbu Laporan! Belasan Ormas Datangi Polda Jabar Usai Konten soal UAS dan UAH
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
  • Persib Menang Lagi di ACL 2! Ini Hitung-hitungan Poin Koefisien Liga Indonesia Terbaru di Ranking AFC
  • Peringatan Darurat Sanitasi Kota Bandung, 90 Persen Sungai Tercemar Bakteri E. Coli
  • Ukir Sejarah! Bek Timnas Indonesia Terpilih Jadi Pemain Terbaik Liga Champions
  • Terungkap Motif Pembunuhan Sadis Hj Komariyah di Indramayu: Sakit Hati Sering Disindir Utang
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 5 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

BRT Bandung Bikin Pusing! JPO di Cicadas Dikhawatirkan Terlalu Curam

By SusanaRabu, 16 September 2026 13:02 WIB2 Mins Read
Pembangunan halte BRT di Cicadas Bandung memicu kemacetan. Foto: bukamata.id/ Mulki Albar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kota Bandung masih mengkaji desain penyeberangan untuk mendukung pembangunan Bus Rapid Transit (BRT) Bandung, termasuk akses menuju halte di kawasan Cicadas.

Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah desain jembatan penyeberangan orang (JPO). Wali Kota Bandung Muhammad Farhan khawatir JPO yang dibangun untuk menghubungkan masyarakat dengan halte BRT justru memiliki kemiringan terlalu curam.

Menurut Farhan, persoalan tersebut perlu dihitung secara matang karena sejumlah ruas jalan yang akan dilalui BRT memiliki lebar terbatas. Kondisi itu dapat memengaruhi desain dan posisi JPO yang akan dibangun.

“JPO itu menjadi sangat curam, gitu. Itu yang lagi kita mau hitung ulang. Kalau memang ternyata membahayakan proyek ini sendiri,” ujar Farhan saat ditemui wartawan di Balai Kota Bandung, Senin (14/9/2026).

Baca Juga:  Bikin Warga Waswas! Halte BRT Cicadas di Tengah Jalan, Ini Alasannya

Halte BRT Bandung Berada di Tengah Jalan

Farhan mengatakan persoalan akses penyeberangan menjadi salah satu aspek yang masih perlu diperhatikan dalam penerapan konsep BRT di Kota Bandung.

Pasalnya, halte BRT dirancang berada di tengah jalan. Dengan konsep tersebut, masyarakat nantinya harus menyeberang untuk dapat mengakses halte.

Pemkot Bandung pun perlu memastikan fasilitas penyeberangan yang digunakan tidak hanya mendukung akses menuju halte, tetapi juga memperhatikan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

Baca Juga:  Cuma 8 Meter dari Rel Kereta, Halte BRT Kiaracondong Dinilai Bahayakan Pejalan Kaki

Farhan menilai kondisi jalan di Kota Bandung memiliki karakteristik berbeda dengan sejumlah kota lain yang telah lebih dulu menerapkan sistem BRT.

Ia bahkan mengaku telah tiga kali mencoba layanan BRT di Kota Medan untuk melihat langsung penerapan sistem transportasi tersebut sebagai bahan perbandingan.

BRT Medan Tak Gunakan JPO seperti Jakarta

Menurut Farhan, penerapan BRT di Medan tetap dapat berjalan meski tidak menggunakan JPO seperti yang diterapkan di sejumlah lokasi di Jakarta.

“Di Medan juga sama, ternyata tidak ada JPO. Nggak kayak di Jakarta,” kata Farhan.

Baca Juga:  Banyak Diprotes, Pemkot Bandung Pastikan BRT Tetap Dilanjutkan

Karena itu, Pemkot Bandung masih menghitung berbagai alternatif desain penyeberangan yang dinilai aman dan sesuai dengan kondisi ruas jalan di Kota Bandung.

Kajian tersebut menjadi bagian dari persiapan penerapan BRT Bandung, terutama untuk memastikan akses masyarakat menuju halte tidak menimbulkan persoalan baru.

Farhan menegaskan, Pemkot Bandung terus berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan dan Dinas Perhubungan Jawa Barat terkait berbagai persoalan dalam penerapan BRT.

Masukan dari masyarakat mengenai aspek kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan juga menjadi bahan pertimbangan dalam pembahasan pembangunan sistem transportasi tersebut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BRT Bandung BRT Cicadas Bus Rapid Transit Bandung JPO BRT Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Aturan Baru BGN Mencekik, Dapur SPPG di Priangan Timur Terancam Defisit Hingga Berujung PHK Relawan

Herri Pras Diserbu Laporan! Belasan Ormas Datangi Polda Jabar Usai Konten soal UAS dan UAH

Peringatan Darurat Sanitasi Kota Bandung, 90 Persen Sungai Tercemar Bakteri E. Coli

Terungkap Motif Pembunuhan Sadis Hj Komariyah di Indramayu: Sakit Hati Sering Disindir Utang

3 Jenderal Polisi Ditangkap, SBY Surati Prabowo: Kok Jadi Begini Negara Kita

Presiden Prabowo Subianto.

Awal Mula Terbongkarnya Operasi Penyadapan Ilegal yang Sasar Komunikasi Presiden dan Menteri

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.