Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

BRT Bandung Bikin Pusing! JPO di Cicadas Dikhawatirkan Terlalu Curam

Rabu, 16 September 2026 13:02 WIB

Kebakaran TPS Punclut Bandung Bikin Warga Waspada, Ada Ancaman Gas Metana

Rabu, 16 September 2026 12:33 WIB

Krisis Pemain dan Kelelahan Hantui Persib Jelang Bentrok Kontra FC Seoul Hari Ini

Rabu, 16 September 2026 12:06 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • BRT Bandung Bikin Pusing! JPO di Cicadas Dikhawatirkan Terlalu Curam
  • Kebakaran TPS Punclut Bandung Bikin Warga Waspada, Ada Ancaman Gas Metana
  • Krisis Pemain dan Kelelahan Hantui Persib Jelang Bentrok Kontra FC Seoul Hari Ini
  • Bandung ke Seoul Demi Persib! Marc Klok Ungkap Makna Kehadiran Bobotoh di ACL Two
  • Viral Aksi Ojol Diduga Lecehkan Bocah 8 Tahun di Bekasi, Pelaku Dibekuk di Tegal
  • Ganas! Maarten Paes Tampil Penuh, Ajax Bantai Willem II 5-1, Nathan Tjoe-A-On Jadi Lawan
  • Puluhan Siswa Sakit Usai Santap MBG, SPPG Padalarang Klaim Semua Sesuai SOP
  • Stadion Ikonik Korea Jadi Saksi! Igor Tolic Siapkan Persib Kontra FC Seoul di ACL Two
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 16 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

BRT Bandung Bikin Pusing! JPO di Cicadas Dikhawatirkan Terlalu Curam

By SusanaRabu, 16 September 2026 13:02 WIB2 Mins Read
Pembangunan halte BRT di Cicadas Bandung memicu kemacetan. Foto: bukamata.id/ Mulki Albar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kota Bandung masih mengkaji desain penyeberangan untuk mendukung pembangunan Bus Rapid Transit (BRT) Bandung, termasuk akses menuju halte di kawasan Cicadas.

Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah desain jembatan penyeberangan orang (JPO). Wali Kota Bandung Muhammad Farhan khawatir JPO yang dibangun untuk menghubungkan masyarakat dengan halte BRT justru memiliki kemiringan terlalu curam.

Menurut Farhan, persoalan tersebut perlu dihitung secara matang karena sejumlah ruas jalan yang akan dilalui BRT memiliki lebar terbatas. Kondisi itu dapat memengaruhi desain dan posisi JPO yang akan dibangun.

“JPO itu menjadi sangat curam, gitu. Itu yang lagi kita mau hitung ulang. Kalau memang ternyata membahayakan proyek ini sendiri,” ujar Farhan saat ditemui wartawan di Balai Kota Bandung, Senin (14/9/2026).

Baca Juga:  Pembangunan Halte BRT Cicadas Ganggu Arus Lalu Lintas, Petugas Bakal Disiagakan

Halte BRT Bandung Berada di Tengah Jalan

Farhan mengatakan persoalan akses penyeberangan menjadi salah satu aspek yang masih perlu diperhatikan dalam penerapan konsep BRT di Kota Bandung.

Pasalnya, halte BRT dirancang berada di tengah jalan. Dengan konsep tersebut, masyarakat nantinya harus menyeberang untuk dapat mengakses halte.

Pemkot Bandung pun perlu memastikan fasilitas penyeberangan yang digunakan tidak hanya mendukung akses menuju halte, tetapi juga memperhatikan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

Baca Juga:  Depo BRT Cicaheum Dibangun, Trayek Angkot Tak Akan Berubah

Farhan menilai kondisi jalan di Kota Bandung memiliki karakteristik berbeda dengan sejumlah kota lain yang telah lebih dulu menerapkan sistem BRT.

Ia bahkan mengaku telah tiga kali mencoba layanan BRT di Kota Medan untuk melihat langsung penerapan sistem transportasi tersebut sebagai bahan perbandingan.

BRT Medan Tak Gunakan JPO seperti Jakarta

Menurut Farhan, penerapan BRT di Medan tetap dapat berjalan meski tidak menggunakan JPO seperti yang diterapkan di sejumlah lokasi di Jakarta.

“Di Medan juga sama, ternyata tidak ada JPO. Nggak kayak di Jakarta,” kata Farhan.

Baca Juga:  Bikin Warga Waswas! Halte BRT Cicadas di Tengah Jalan, Ini Alasannya

Karena itu, Pemkot Bandung masih menghitung berbagai alternatif desain penyeberangan yang dinilai aman dan sesuai dengan kondisi ruas jalan di Kota Bandung.

Kajian tersebut menjadi bagian dari persiapan penerapan BRT Bandung, terutama untuk memastikan akses masyarakat menuju halte tidak menimbulkan persoalan baru.

Farhan menegaskan, Pemkot Bandung terus berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan dan Dinas Perhubungan Jawa Barat terkait berbagai persoalan dalam penerapan BRT.

Masukan dari masyarakat mengenai aspek kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan juga menjadi bahan pertimbangan dalam pembahasan pembangunan sistem transportasi tersebut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BRT Bandung BRT Cicadas Bus Rapid Transit Bandung JPO BRT Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kebakaran TPS Punclut Bandung Bikin Warga Waspada, Ada Ancaman Gas Metana

Pelecehan Seksual

Viral Aksi Ojol Diduga Lecehkan Bocah 8 Tahun di Bekasi, Pelaku Dibekuk di Tegal

Keracunan Makanan

Puluhan Siswa Sakit Usai Santap MBG, SPPG Padalarang Klaim Semua Sesuai SOP

Menelusuri Jejak Korupsi Iklan Rp222 Miliar, KPK Periksa Eks Aspri Ridwan Kamil

Dikipasi Bak Ratu Mesir, Tradisi Maulid di Tabalong Tuai Kritik: Ternyata Ada Sejarah Panjang di Baliknya

Penampilan makanan bergizi gratis dari program MBG.

Bandung Dibanjiri 50 Ton Sampah MBG per Hari! SPPG Bermasalah Terancam Ditutup

Terpopuler
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Uang Mertua Rp17 Miliar Raib, Shabrina Adfi Buka Suara Soal Kejahatan Perbankan di BTN
  • Bikin Penasaran! Sosok Lylia Kasir Indomaret Jadi Buruan Warganet di TikTok
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.