Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Krisis Pemain dan Kelelahan Hantui Persib Jelang Bentrok Kontra FC Seoul Hari Ini

Rabu, 16 September 2026 12:06 WIB
Marc Klok

Bandung ke Seoul Demi Persib! Marc Klok Ungkap Makna Kehadiran Bobotoh di ACL Two

Rabu, 16 September 2026 12:03 WIB
Pelecehan Seksual

Viral Aksi Ojol Diduga Lecehkan Bocah 8 Tahun di Bekasi, Pelaku Dibekuk di Tegal

Rabu, 16 September 2026 12:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Krisis Pemain dan Kelelahan Hantui Persib Jelang Bentrok Kontra FC Seoul Hari Ini
  • Bandung ke Seoul Demi Persib! Marc Klok Ungkap Makna Kehadiran Bobotoh di ACL Two
  • Viral Aksi Ojol Diduga Lecehkan Bocah 8 Tahun di Bekasi, Pelaku Dibekuk di Tegal
  • Ganas! Maarten Paes Tampil Penuh, Ajax Bantai Willem II 5-1, Nathan Tjoe-A-On Jadi Lawan
  • Puluhan Siswa Sakit Usai Santap MBG, SPPG Padalarang Klaim Semua Sesuai SOP
  • Stadion Ikonik Korea Jadi Saksi! Igor Tolic Siapkan Persib Kontra FC Seoul di ACL Two
  • Bukan Cuma Nongkrong! 4 Komunitas di Bandung Ini Cocok Buat Kamu yang Ingin Produktif
  • Menelusuri Jejak Korupsi Iklan Rp222 Miliar, KPK Periksa Eks Aspri Ridwan Kamil
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 16 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Puluhan Siswa Sakit Usai Santap MBG, SPPG Padalarang Klaim Semua Sesuai SOP

By SusanaRabu, 16 September 2026 11:25 WIB3 Mins Read
Keracunan Makanan
Ilustrasi keracunan. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Puluhan siswa di Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Di tengah kejadian tersebut, pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Padalarang Cipeundeuy memastikan proses pengolahan hingga pendistribusian makanan telah dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Kepala SPPG Padalarang Cipeundeuy, Maulana Hamdan Fathussudur, mengatakan dapur tersebut menyiapkan menu ayam bumbu lada hitam pada hari ketika makanan dibagikan kepada para siswa.

Menurutnya, seluruh tahapan mulai dari pengolahan hingga penyajian dan pengiriman makanan telah dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Jenis menu dari ayam bumbu lada hitam. Sisi waktu dan penyajian sudah sesuai SOP,” kata Maulana, Senin (14/9/2026).

SPPG Layani 1.407 Penerima MBG

SPPG Padalarang Cipeundeuy diketahui memasok makanan MBG untuk 11 sekolah dengan total 1.407 penerima manfaat.

Baca Juga:  Kisah Haru Nur Rahmadani: Siswi di Sigi yang 'Merayu' Pengelola MBG Demi Kado Ulang Tahun Ayah

Namun, setelah makanan dikonsumsi, laporan gangguan kesehatan muncul dari tiga sekolah. Sebanyak 30 siswa dilaporkan mengalami keluhan kesehatan.

Maulana menjelaskan, lokasi dapur SPPG berada cukup dekat dengan sejumlah sekolah penerima manfaat, terutama SDN 2 Cipeundeuy.

Jarak antara dapur dengan sekolah tersebut diperkirakan hanya sekitar 200 hingga 300 meter. Kondisi itu membuat makanan dapat segera didistribusikan setelah proses memasak selesai.

“Ketika sudah beres memang langsung diantar karena dekat,” ujarnya.

Klaim tersebut menjadi salah satu bagian yang kini diperhatikan dalam penelusuran kejadian. Sebab, selain proses pengolahan dan waktu distribusi, masih terdapat sejumlah faktor lain yang perlu diperiksa untuk mengetahui penyebab gangguan kesehatan yang dialami para siswa.

Baca Juga:  Insiden Dugaan Keracunan MBG Terjadi Lagi di Cianjur, Puluhan Siswa Jadi Korban

Dinkes KBB Periksa Sampel Makanan MBG

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat mencatat jumlah korban yang menjalani perawatan mencapai 33 orang.

Untuk mengetahui penyebab munculnya keluhan kesehatan tersebut, petugas telah membawa sampel makanan ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda).

Pemeriksaan dilakukan untuk melihat kemungkinan adanya kandungan kimia maupun mikrobiologi pada sampel makanan.

Hasil pemeriksaan laboratorium nantinya menjadi salah satu dasar untuk menelusuri apakah terdapat hubungan antara makanan MBG yang dikonsumsi dengan gangguan kesehatan yang dialami para siswa.

Karena itu, klaim dari pihak SPPG bahwa seluruh proses pengolahan dan distribusi telah mengikuti SOP masih harus disandingkan dengan hasil pemeriksaan laboratorium.

Pemeriksaan tersebut penting untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi, termasuk kemungkinan faktor lain yang dapat menyebabkan munculnya keluhan kesehatan pada para penerima MBG.

Baca Juga:  21.271 Siswa di Kota Bandung Sudah Terima Makan Bergizi Gratis

Delapan Korban Masih Jalani Pemulihan

Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat memperkirakan hasil pemeriksaan laboratorium dapat diketahui paling lambat dalam waktu satu pekan.

Sementara proses penelusuran berlangsung, sebagian korban masih mendapatkan perawatan medis.

Tercatat delapan siswa masih menjalani proses pemulihan di dua rumah sakit.

Kondisi tersebut membuat penanganan kejadian ini tidak hanya berfokus pada pemulihan para korban, tetapi juga pada penelusuran menyeluruh terhadap makanan MBG yang dibagikan.

Hasil pemeriksaan laboratorium nantinya diharapkan dapat memberikan gambaran lebih jelas mengenai penyebab gangguan kesehatan tersebut.

Dengan demikian, dugaan terkait makanan MBG maupun klaim bahwa seluruh proses telah berjalan sesuai SOP masih menunggu hasil pemeriksaan dan penelusuran lebih lanjut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

dugaan keracunan makanan Makan Bergizi Gratis MBG Bandung Barat siswa keracunan MBG SPPG Padalarang Cipeundeuy
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pelecehan Seksual

Viral Aksi Ojol Diduga Lecehkan Bocah 8 Tahun di Bekasi, Pelaku Dibekuk di Tegal

Menelusuri Jejak Korupsi Iklan Rp222 Miliar, KPK Periksa Eks Aspri Ridwan Kamil

Dikipasi Bak Ratu Mesir, Tradisi Maulid di Tabalong Tuai Kritik: Ternyata Ada Sejarah Panjang di Baliknya

Penampilan makanan bergizi gratis dari program MBG.

Bandung Dibanjiri 50 Ton Sampah MBG per Hari! SPPG Bermasalah Terancam Ditutup

Siaga Merah di Tanah Suci: Arab Saudi Keluarkan Peringatan Darurat Usai Hujaman Rudal Houthi

Sampah di Purwakarta Nyaris Sentuh 200 Ton Per Hari, Warga Diminta Mulai Pilah dari Rumah

Terpopuler
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Uang Mertua Rp17 Miliar Raib, Shabrina Adfi Buka Suara Soal Kejahatan Perbankan di BTN
  • Bikin Penasaran! Sosok Lylia Kasir Indomaret Jadi Buruan Warganet di TikTok
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.