Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kedok Ojol di Balik Skandal 17 Menit, Video “Bule Bali” Ini Diburu Netizen

Sabtu, 28 Maret 2026 21:12 WIB
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Viral Lagi! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri, Kali Ini Adegan di Dapur

Sabtu, 28 Maret 2026 18:52 WIB

Bikin Haru! Momen Relawan Jadi ‘Mata’ Bagi Anak Difabel di Laga Timnas Indonesia

Sabtu, 28 Maret 2026 18:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kedok Ojol di Balik Skandal 17 Menit, Video “Bule Bali” Ini Diburu Netizen
  • Viral Lagi! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri, Kali Ini Adegan di Dapur
  • Bikin Haru! Momen Relawan Jadi ‘Mata’ Bagi Anak Difabel di Laga Timnas Indonesia
  • Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran
  • Gelar Juara Jadi Harga Mati, Bomber Persib Andrew Jung Tak Ambisi Kejar Top Skor
  • Viral Pemuda di Ciamis Ngamuk Rusak Mobil Pemudik, Akhirnya Minta Maaf dan Ganti Rugi
  • Diterjang Angin Kencang, Reklame Raksasa di Buah Batu Bandung Roboh Timpa Mobil dan Pos Jaga
  • Dulu Peluk Boneka Sendirian, Sekarang Punch Berani Pasang Badan untuk Sang ‘Pacar’ Momo-Chan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 28 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kebakaran Marak di Bandung, Korsleting Listrik Jadi Penyebab Utama

By Aga GustianaJumat, 25 Juli 2025 14:04 WIB2 Mins Read
Mayoritas kebakaran di Bandung dipicu oleh korsleting listrik serta kelalaian dalam penggunaan kompor gas. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dalam rentang waktu dari awal 2024 hingga pertengahan 2025, Kota Bandung mencatat antara 160 hingga 210 insiden kebakaran. Informasi ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPMKP) Kota Bandung, Soni Bakhtyar.

Mayoritas kebakaran tersebut dipicu oleh korsleting listrik serta kelalaian dalam penggunaan kompor gas. Menurut Soni, dua penyebab utama ini diperburuk oleh kondisi lingkungan yang padat serta musim kemarau yang meningkatkan risiko penyebaran api.

“Korsleting listrik dan kelalaian saat memasak masih menjadi penyebab utama kebakaran di kota ini. Faktor lingkungan seperti musim kemarau dan kepadatan permukiman juga turut memperparah kondisi,” jelas Soni dalam acara Siaran Bersama di Radio Sonata, Jumat 25 Juli 2025.

Sebagai langkah preventif, DPMKP terus melakukan pemetaan terhadap kawasan rawan kebakaran, khususnya di permukiman padat dan wilayah industri kecil. Pemetaan tersebut menjadi acuan dalam menentukan lokasi pos siaga serta rute patroli agar tindakan cepat bisa dilakukan bila terjadi kebakaran.

Baca Juga:  Awas Kena Tilang! Ini Lokasi Layanan SIM Keliling Kota Bandung 20 Juli 2024

“Kami terus memetakan area berisiko tinggi untuk penempatan pos siaga dan jalur patroli. Dengan pemetaan ini, penanganan bisa lebih terencana dan risiko kebakaran bisa ditekan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mencegah kebakaran. Edukasi tentang keamanan penggunaan listrik serta penyimpanan bahan mudah terbakar terus digencarkan oleh pihaknya.

Baca Juga:  Jadwal Buka Puasa Kota Bandung Hari Ini Senin 3 Maret 2025

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Peran warga sangat penting untuk mencegah kebakaran. Mulai dari mematikan kompor saat tidak digunakan, hingga memastikan instalasi listrik tidak bermasalah,” tuturnya.

Dari sisi operasional, DPMKP Kota Bandung saat ini mengandalkan lebih dari 50 unit armada pemadam, termasuk mobil tangki dan kendaraan ringan untuk menjangkau kawasan sempit. Penempatan armada disesuaikan dengan kepadatan penduduk dan tingkat risiko kebakaran.

“Kami memiliki lebih dari 200 personel yang bekerja dalam sistem sif 24 jam. Setiap laporan masuk akan langsung dikirim ke armada terdekat menggunakan sistem pelacakan lokasi. Waktu tanggap rata-rata hanya 5–10 menit di area kota,” terang Soni.

Baca Juga:  Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini: Siap-siap Hujan Ringan, Suhu Capai 26 Derajat Celsius

Untuk meningkatkan respons di masa mendatang, Soni menyebut DPMKP berencana menambah armada khusus dan memperkuat jumlah personel, terutama untuk penanganan kebakaran di area dengan akses sulit. Penguatan teknologi komunikasi juga menjadi prioritas dalam mempercepat koordinasi dan pelaporan.

“Kami terus berbenah. Tujuan kami satu yaitu memastikan keselamatan warga dan memperkecil dampak dari setiap kejadian kebakaran,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

damkar bandung DPMKP kebakaran bandung keselamatan warga korsleting listrik Kota Bandung pemadam kebakaran
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Donald Trump

Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran

Viral Pemuda di Ciamis Ngamuk Rusak Mobil Pemudik, Akhirnya Minta Maaf dan Ganti Rugi

Diterjang Angin Kencang, Reklame Raksasa di Buah Batu Bandung Roboh Timpa Mobil dan Pos Jaga

Alarm Bahaya di Jalan Raya Indonesia: Satu Nyawa Melayang Tiap 20 Menit

Sempat Ingin Polisikan Netizen, Hendrik Irawan Kini Pasrah Dapurnya Disegel Buntut Joget Nyeleneh

Kejutan Panglima! Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Prajurit TNI Penghafal Al-Qur’an

Terpopuler
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Netizen Penasaran! Video Viral Kebun Sawit Ini Bisa Mengandung Risiko Digital
  • Link Video Ojol vs Bule 17 Menit Viral, Ternyata Settingan WNA di Bali demi Konten
  • Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit: Dari TikTok Hingga Ancaman Pidana UU ITE
  • Viral di TikTok! Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.