Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026: Cek Penerima Lewat HP, Ada Bantuan hingga Rp2,7 Juta per Tahap

Jumat, 16 Oktober 2026 05:00 WIB

Jangan Cuma Lewat! 4 Tempat Sarapan di Purwakarta Ini Wajib Masuk Daftar Wisata Kuliner

Jumat, 16 Oktober 2026 04:00 WIB
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

NIK KTP Bisa Dipakai Cek Bansos Oktober 2026, Ini Langkah dan Jadwal Penyalurannya

Jumat, 16 Oktober 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026: Cek Penerima Lewat HP, Ada Bantuan hingga Rp2,7 Juta per Tahap
  • Jangan Cuma Lewat! 4 Tempat Sarapan di Purwakarta Ini Wajib Masuk Daftar Wisata Kuliner
  • NIK KTP Bisa Dipakai Cek Bansos Oktober 2026, Ini Langkah dan Jadwal Penyalurannya
  • Bukan Sekadar Kuliner Biasa, 4 Tempat Makan Legendaris di Tasikmalaya Punya Resep Turun-Temurun
  • Masuk Desil 1–4 Belum Tentu Dapat Bansos, Begini Cara Cek PKH dan BPNT 2026
  • Generasi 2000-an Pasti Kenal! Sosok Cover Lagu MP3 Ini Meninggal Dunia
  • Viral Pemalakan Sopir di Bandung Barat, Royan Sulaeman alias Gayung Ditangkap
  • Makin Gacor di Persib, Mariano Peralta Siap Bikin Persik Ketar-ketir?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 16 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kebijakan Unik di Jabar, Kepala Sekolah Ditempatkan Dekat Domisili

By Aga GustianaKamis, 21 Agustus 2025 07:00 WIB2 Mins Read
Sekda Jabar, Herman Suryatman.
Sekda Jabar, Herman Suryatman. Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah mempersiapkan kebijakan baru yang cukup unik, yakni memindahkan kepala sekolah agar lokasi tugas mereka lebih dekat dengan tempat tinggal. Langkah ini diharapkan bisa mengurangi beban perjalanan harian, memberi lebih banyak waktu bersama keluarga, serta meningkatkan fokus dalam mengelola sekolah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Herman Suryatman, menyampaikan bahwa kebijakan ini saat ini sudah masuk tahap akhir. Usulan dari Dinas Pendidikan telah diajukan ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan tinggal menunggu finalisasi.

“Ini lagi difinalisasi, dari Disdik, usulan sudah ke BKD. Dalam 1-2 hari ini kami akan finalisasi untuk memastikan sesuai harapan Pak Gubernur, didekatkan, karena memang tidak sesederhana yang dibayangkan. Geser 1 kan pasti rangkaiannya panjang,” ujar Herman, Rabu (20/8/2025).

Baca Juga:  Tamparan di Banten, Ketegasan di Jabar: Kontras Kebijakan Soal Guru Disorot Publik

Manfaat yang Diharapkan

Dengan kebijakan ini, kepala sekolah diharapkan dapat bekerja lebih efektif, memiliki waktu lebih banyak untuk keluarga, dan memberikan energi penuh dalam memimpin sekolah.

Pada tahap awal, program akan difokuskan untuk kepala sekolah terlebih dahulu. Namun, Herman menegaskan bahwa guru juga berpeluang mendapatkan penempatan yang lebih dekat dengan rumah mereka di masa mendatang.

“Nanti sambil berjalan tentu guru-guru juga kita ikhtiarkan untuk didekatkan ke rumahnya masing-masing. Tentu tanpa mengorbankan kualitas pelayanan pendidikan. Mungkin kita prioritaskan dulu sekarang Kepala Sekolah, nanti guru juga sambil bertahap kita upayakan untuk didekatkan,” jelas Herman.

Baca Juga:  BPBD Jabar dan BNPB Lakukan Modifikasi Cuaca, Hujan Deras Dialihkan ke Laut

Pentingnya Distribusi Tenaga Pendidik

Meski terlihat sederhana, kebijakan ini membutuhkan perhitungan yang matang. Herman menekankan bahwa distribusi tenaga pendidik harus tetap seimbang agar tidak ada sekolah yang kekurangan ataupun kelebihan tenaga pengajar, termasuk kepala sekolah.

“Tapi jangan sampai nanti ada kekurangan guru di satu sisi, ada kelebihan guru di yang lain. Kan harus menjamin tadi pelayanan pendidikannya tidak terganggu,” katanya.

Lebih lanjut, ia menambahkan:
“Makanya nanti kita fokus dulu ke kepala sekolah, kepala sekolah didekatkan, tentu nanti tetap ideal, jangan sampai ada sekolah yang kosong, kemudian yang lain mungkin stok kepala sekolahnya berlebih. Kami akan pastikan semua sekolah dipimpin oleh kepala sekolah, sesuai dengan kebutuhan masing-masing,” tegasnya.

Baca Juga:  Teh Aanya Dorong Deteksi Dini Bersama BIN Jabar Demi Keamanan Jawa Barat

Tidak Harus Sempurna, tapi Tepat Arah

Herman juga mengakui bahwa kebijakan ini mungkin tidak akan sepenuhnya sempurna. Namun, prinsip untuk mendekatkan kepala sekolah dengan domisili tetap menjadi arah utama yang akan dijalankan pemerintah provinsi.

“Kan pasti ini tidak akan ideal banget. Makanya tadi didekatkan. Tapi tidak harus selalu ideal gitu. Karena jangan sampai mengorbankan pelayanan pendidikan,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

jawa barat Pemprov Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026: Cek Penerima Lewat HP, Ada Bantuan hingga Rp2,7 Juta per Tahap

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

NIK KTP Bisa Dipakai Cek Bansos Oktober 2026, Ini Langkah dan Jadwal Penyalurannya

Masuk Desil 1–4 Belum Tentu Dapat Bansos, Begini Cara Cek PKH dan BPNT 2026

Viral Pemalakan Sopir di Bandung Barat, Royan Sulaeman alias Gayung Ditangkap

Wanita di Bandung Diduga Disekap dan Dianiaya di Apartemen, Uang Rp6 Juta Raib

Mayoritas Muslim Tapi Dilarang Berhijab? Kisah Pilu Siswi di Azerbaijan Terusir dari Sekolah

Terpopuler
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
  • Viral! Dana Donasi Pak Santoso Tercatat Rp14,3 Juta, Disebut Hanya Terima Rp600 Ribu
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.