bukamata.id – Jumlah korban jiwa akibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Kolonel Masturi, Kabupaten Bandung Barat pada 22 Juli 2025 bertambah.
Setelah sebelumnya seorang anak berinisial NVA (10) meninggal dunia, sang ayah, Lucky Setiawan (45), juga menghembuskan napas terakhir pada 25 Juli 2025 usai menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Sat Lantas Polres Cimahi, Ipda Yusup Gustiana, membenarkan kabar tersebut.
“Betul, korban mengalami luka dan dirawat di rumah sakit. Meninggal pada tanggal 25 Juli, beberapa hari setelah kejadian,” ujarnya, Jumat (8/8/2025).
Kronologi Kecelakaan Kolonel Masturi
Kecelakaan maut ini terjadi di Jalan Kolonel Masturi, Desa Jambudipa, Kecamatan Cisarua, KBB. Peristiwa bermula ketika truk boks yang dikemudikan Noek Indratto (49) melaju dari arah Cisarua menuju Cimahi sambil mengangkut peralatan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Diduga sopir tidak mampu mengendalikan kendaraan di jalan menurun, sehingga truk menabrak Suzuki Ertiga bernopol D 1142 AJT dan Yamaha Mio bernopol D 5605 TQ yang dikendarai Lucky bersama dua anaknya, NVA (10) dan RSS (3).
Akibat benturan keras, NVA meninggal dunia saat menjalani perawatan, disusul sang ayah beberapa hari kemudian. Total korban kecelakaan ini mencapai tujuh orang, dengan dua meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka-luka.
Penyelidikan dan Pemeriksaan Sopir Truk
Pihak kepolisian masih memeriksa sopir truk penyebab kecelakaan maut tersebut. Sopir yang juga sempat dirawat di rumah sakit itu mengaku baru pertama kali melintasi jalur Kolonel Masturi dan belum mengenal medan jalan.
“Hasil pemeriksaan sementara, kondisi kendaraan masih layak jalan dengan KIR berlaku hingga Desember 2025. Truk tidak over load maupun over dimension. Namun, penyebab pasti kecelakaan masih didalami,” jelas Ipda Yusup.
Untuk memastikan faktor teknis, kepolisian melibatkan Dinas Perhubungan Cimahi dan Agen Pemegang Merek (APM) Hino dalam pemeriksaan kendaraan.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











