bukamata.id – Menteri Sosial Saifullah Yusuf meninjau pendistribusian Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) Kesra 2025 sekaligus menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kementerian Sosial dan PT Pos Indonesia di Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI), Kota Bandung, Jumat (28/11/2025).
Dalam kesempatan tersebut, 150 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari Kelurahan Sukajadi menerima BLTS Kesra sebesar Rp300 ribu per bulan selama tiga bulan, dengan total Rp900 ribu.
Penambahan Kuota BLTS: Dari 18 Juta Menjadi 35 Juta KPM
Mensos menyampaikan bahwa penyaluran BLTS Kesra tahap kedua berjalan baik, sekaligus menegaskan adanya penambahan kuota besar sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto.
“Bila sebelumnya hanya 18 juta KPM, kini jumlahnya hampir dua kali lipat menjadi 35 juta keluarga penerima manfaat. Ini untuk memperkuat daya beli masyarakat dan perekonomian,” ujar Gus Ipul.
Dari total tersebut, 30 juta keluarga telah lolos verifikasi dan berhak menerima BLTS Kesra. Ia menegaskan tidak boleh ada pemotongan dana bantuan.
“Tidak boleh ada potongan. Bantuan hanya untuk membeli kebutuhan pokok atau merintis usaha,” tegasnya.
Kemensos, kata dia, terus memperbarui data penerima agar bantuan tepat sasaran.
“Insya Allah data kita makin kuat. Sudah 4,6 juta penerima yang kita coret karena tidak memenuhi syarat. Pemutakhiran data akan terus berlanjut,” jelasnya.
MoU Kemensos dan PT Pos: Dukungan Sekolah Rakyat & Beasiswa ULBI
Selain meninjau penyaluran BLTS, Kemensos dan PT Pos Indonesia menandatangani MoU strategis yang berfokus pada program Sekolah Rakyat.
Melalui kesepakatan tersebut, PT Pos Indonesia akan memberikan:
- Dukungan sarana dan prasarana bagi Sekolah Rakyat
- Beasiswa pendidikan untuk lulusan Sekolah Rakyat yang berprestasi agar dapat melanjutkan kuliah di ULBI
“Ini memberikan harapan baru bagi anak-anak Sekolah Rakyat untuk mengenyam pendidikan lebih tinggi,” kata Mensos.
Kualitas Dapur MBG ULBI Diapresiasi Mensos
Gus Ipul juga meninjau dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola ULBI. Ia memuji kebersihan dan profesionalitas pengelolaannya.
“Dapur MBG di sini sangat baik dan profesional. Bahkan mendapat penghargaan sebagai SPPG terbaik di Kota Bandung,” ujarnya.
PT Pos Targetkan Penyaluran BLTS Rampung Akhir November
Plt Direktur Utama PT Pos Indonesia, Haris, menyebutkan bahwa dari total 12.286.359 KPM penyalurannya sudah mencapai 62,37 persen, atau sekitar 7,6 juta keluarga.
“Kami masih menyelesaikan 4,6 juta lagi. Insya Allah akhir November, seluruh penyaluran bisa tuntas,” katanya.
Sekitar 600 ribu KPM berada di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) sehingga membutuhkan penanganan lebih intensif.
Penerima BLTS: “Pertama Kali Dapat, Alhamdulillah Sangat Membantu”
Salah satu penerima, Yati (42), warga Cijerokaso, Sarijadi, mengaku sangat terbantu dengan bantuan ini.
“Senang, karena pertama kali dapat. Rp900 ribu buat keperluan sehari-hari dan bekal anak sekolah,” tuturnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











