bukamata.id – Pada Jumat, 19 Desember 2025, khatib dapat menyampaikan khutbah singkat tentang keutamaan Bulan Rajab, salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan Allah SWT. Tahun ini, Bulan Rajab 1447 H jatuh pada Minggu, 21 Desember 2025.
Bulan Rajab merupakan bulan ke-7 dalam kalender Hijriyah. Sebelum adanya penomoran bulan, nama-nama bulan telah digunakan oleh bangsa Arab berabad-abad lamanya.
Dalam menyambut bulan mulia ini, umat Islam dianjurkan memperbanyak amalan ibadah, termasuk puasa sunnah, sholat malam, membaca istighfar dan doa, serta sholawat.
Wasiat Khatib: Tingkatkan Ketakwaan
Khatib diingatkan untuk mendorong jemaah meningkatkan ketaqwaan dan keimanan kepada Allah SWT, menjalankan kewajiban, serta menjauhi larangan-Nya.
Allah berfirman dalam QS. at-Taubah: 36:
“Sesungguhnya bilangan bulan menurut Allah adalah dua belas bulan, di antaranya empat bulan haram.”
Empat bulan haram, Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab dianggap suci karena pada masa dahulu, peperangan dilarang di bulan-bulan ini.
Keutamaan Bulan Rajab
Rasulullah SAW bersabda yang diriwayatkan Abu Nu’aim dan Ibnussunni:
“Ya Allah, anugerahkan keberkahan kepada kami di bulan Rajab dan Sya’ban, dan sampaikan umur kami pada bulan Ramadan.”
Malammu’jizat dan malam mustajab:
Imam Syafi’i dalam al-Umm menyebutkan bahwa malam pertama Rajab termasuk malam mustajab untuk doa, bersama malam Jumat, malam Idul Fitri, Idul Adha, dan malam Nisfu Sya’ban.
Amalan Sunnah di Bulan Rajab
Umat Islam dianjurkan memperbanyak kebaikan, termasuk puasa sunnah. Meski tidak ada hadits shahih khusus tentang puasa Rajab, hukum asal puasa adalah disunnahkan, sebagaimana diterangkan oleh Imam an-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim.
Dalil umum puasa empat bulan haram cukup menjadi dasar disunnahkannya puasa Rajab. Beberapa hadits dha’if tetap bisa diamalkan dalam konteks fadla’ilul a’mal (keutamaan amal ibadah).
Peristiwa Penting di Bulan Rajab
Beberapa peristiwa bersejarah menandai keutamaan Rajab:
- Kandungan Sayyidah Aminah binti Wahb, ibu Nabi Muhammad SAW, terjadi pada bulan Rajab.
- Isra’ dan Mi’raj, mu’jizat terbesar yang Allah anugerahkan kepada Nabi Muhammad SAW, juga terjadi pada 27 Rajab. Peristiwa ini menegaskan kemuliaan bulan Rajab dan tidak dimaknai secara fisik, melainkan sebagai mukjizat luar biasa dari Allah SWT.
Penutup
Bulan Rajab adalah kesempatan bagi umat Islam untuk memperbanyak amal ibadah, meningkatkan ketakwaan, dan meneladani peristiwa penting dalam sejarah Islam. Semoga kita diberi kemampuan untuk meraih keberkahan bulan suci ini.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











