Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Drama Besar Timnas Jepang! Moriyasu Minta Maaf Usai Coret Wataru Endo

Minggu, 14 Juni 2026 14:07 WIB
Persib

Terungkap! Ini Penyebab Persib Sempat Kacau di Awal Musim 2023/24

Minggu, 14 Juni 2026 13:54 WIB

Hasil PCMB Jabar 2026 Resmi Diumumkan, Ini Aturan Wajib Daftar Ulang atau Calon Siswa Bisa Gugur

Minggu, 14 Juni 2026 13:10 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Drama Besar Timnas Jepang! Moriyasu Minta Maaf Usai Coret Wataru Endo
  • Terungkap! Ini Penyebab Persib Sempat Kacau di Awal Musim 2023/24
  • Hasil PCMB Jabar 2026 Resmi Diumumkan, Ini Aturan Wajib Daftar Ulang atau Calon Siswa Bisa Gugur
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Mantan Kiper Timnas U-23 Nuri Agus Wibowo Hilang Misterius! Keluarga Ungkap Dugaan Mengejutkan
  • Persib Gagal Dekati Tommaso Cassandro? Jurnalis Italia Ungkap Fakta Sebenarnya
  • Harga Emas Hari Ini Mengejutkan! Antam Naik Tipis Tembus Rp2,82 Juta per Gram
  • Viral! Pencopetan di Mal Bandung Terekam CCTV, iPhone 17 Pro Max Raib Usai Salat Magrib
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 14 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Kisah Haru Penjaga Sekolah Banyuwangi: Tunaikan Nazar Lari 52 Km Usai Diangkat PPPK

By Aga GustianaSabtu, 3 Januari 2026 11:56 WIB4 Mins Read
Viral seorang penjaga sekolah nazar lari 52 km usai diangkat jadi PPPK. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah video sederhana yang merekam seorang pria berlari sendirian menyusuri jalanan Banyuwangi mendadak viral di media sosial. Dalam video itu, tampak sosok lelaki paruh baya berlari tanpa henti di bawah terik matahari, melewati jalanan menanjak, perkampungan, hingga hamparan alam di wilayah ujung timur Pulau Jawa. Bukan sekadar olahraga atau uji ketahanan fisik, lari sejauh 52 kilometer itu ternyata menyimpan kisah perjuangan, pengabdian, dan rasa syukur yang mendalam.

Pria dalam video tersebut bernama Abdurrahman (45). Warga Banyuwangi lebih mengenalnya dengan sapaan Cak Dur. Ia berlari sejauh 52 kilometer dari GOR Tawangalun Kota Banyuwangi menuju SDN 3 Sepanjang, Kecamatan Glenmore, sekolah tempat ia mengabdi selama bertahun-tahun sebagai penjaga sekolah.

Aksi ekstrem itu bukan tanpa alasan. Cak Dur tengah menunaikan nazar, sebuah janji yang ia ucapkan dalam hati kepada Allah SWT. Nazar itu akhirnya ia tepati setelah dirinya resmi diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu pada Minggu (28/12/2025). Dengan pengangkatan tersebut, statusnya kini sah sebagai aparatur sipil negara (ASN) setelah penantian panjang selama 17 tahun pengabdian.

“Bentuk rasa syukur saya selama pengabdian 17 tahun akhirnya mendapatkan pengangkatan (sebagai PPPK) dari Pemerintah Daerah Banyuwangi,” ujar Cak Dur saat ditemui pada Selasa (30/12/2025).

Bagi Cak Dur, pengangkatan itu bukan sekadar perubahan status administratif. Lebih dari itu, ia merasakan perubahan besar dalam hidupnya, terutama dari sisi ekonomi. Ia mengenang masa-masa awal bekerja pada 2008, ketika upah yang diterimanya hanya Rp 150.000 per bulan. Sebagai penjaga sekolah, penghasilan tersebut jelas jauh dari cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Baca Juga:  Viral Video Remaja Adu Jotos di Belakang RSUD Cibabat, Polisi Buru Identitas Pelajar yang Terlibat

Perjalanan ekonominya pun tidak langsung membaik. Ia sempat merasakan gaji Rp 500.000 per bulan, sebelum akhirnya dalam dua tahun terakhir mendapat tambahan insentif dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Meski begitu, kehidupan sederhana dan penuh keterbatasan itu dijalani dengan penuh kesabaran.

Menurut Cak Dur, setelah menerima SK pengangkatan PPPK, kondisi ekonominya ikut terangkat. Kepastian penghasilan membuatnya lebih tenang menjalani hidup dan menatap masa depan. Dari situlah nazar yang lama tersimpan di hatinya kembali teringat.

Dalam diam, Cak Dur pernah berjanji kepada dirinya sendiri. Jika suatu hari ia diangkat menjadi PPPK, ia akan mengekspresikan rasa syukurnya dengan cara yang tidak biasa: berlari sejauh 52 kilometer.

Janji itu akhirnya benar-benar ia mantapkan pada Sabtu malam, 27 Desember 2025. Malam itu, ia memutuskan bahwa keesokan harinya, ia akan menunaikan nazarnya. Kebetulan, pada hari tersebut pula ia menerima SK pengangkatan sebagai PPPK Paruh Waktu yang ditandatangani langsung oleh Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani.

Baca Juga:  Gus Miftah Mundur dari Utusan Khusus Presiden, Prabowo: Tindakan Ksatria

Pagi itu, dengan perlengkapan seadanya dan tas lari yang dipinjam dari temannya, Cak Dur memulai perjalanan panjangnya. Tepat pukul 09.30 WIB, ia berangkat dari GOR Tawangalun. Matahari Banyuwangi bersinar terik, membakar kulit dan menguras tenaga. Namun tekadnya jauh lebih kuat daripada rasa panas dan lelah yang perlahan datang.

Rasa nyeri mulai menjalar di kedua kakinya, terlebih ketika ia memasuki jalur-jalur berat yang dipenuhi tanjakan dan turunan. Salah satu medan tersulit ia hadapi di wilayah Sumbersari-Pandan.

“Paling sulit di wilayah Sumbersari-Pandan, jalannya naik turun, banyak tanjakan sampai kram tapi saya tahan,” tuturnya.

Setiap tiga kilometer, Cak Dur menyempatkan diri untuk berhenti sejenak. Ia mengatur napas, meregangkan otot, lalu kembali berlari. Waktu istirahat yang lebih lama ia ambil saat memasuki waktu salat. Baginya, perjalanan fisik itu juga merupakan perjalanan spiritual.

Sepanjang jalan, dukungan datang dari berbagai arah. Warga yang melihat aksinya memberikan semangat, ada yang menyapa, ada pula yang mendoakan. Awalnya, Cak Dur berlari sendirian dari GOR hingga wilayah Gambor. Namun setelah itu, ia tidak lagi sendiri.

“Alhamdulillah banyak peduli. Awalnya saya sendirian dari GOR sampai Gambor, lalu setelahnya ada teman yang biasa lari, Mas Sofyan Ali, saya dikawal,” katanya.

Dengan iringan dukungan dan doa, langkah demi langkah akhirnya membawa Cak Dur mencapai garis akhir. Total waktu yang ia habiskan untuk menuntaskan lari sejauh 52 kilometer itu adalah tujuh jam. Ia tiba di SDN 3 Sepanjang, Glenmore, sekolah tempat ia mengabdi, dengan tubuh lelah namun hati penuh syukur.

Baca Juga:  Gus Miftah Tuai Kritik usai Olok-olok Penjual Es Teh, Didesak Keluar dari Kabinet Prabowo

Bagi sebagian orang, lari sejauh itu mungkin terdengar mustahil. Namun bagi Cak Dur, lari bukanlah hal asing. Ia dikenal sebagai seorang pelari yang kerap mengikuti berbagai event lari di banyak kota. Jarak terjauh yang pernah ia tempuh sebelumnya adalah marathon 42 kilometer di Surabaya.

Ke depan, kecintaannya pada dunia lari tak akan berhenti. Pada Januari 2026, ia sudah berencana mengikuti berbagai event lari di Banyuwangi, Malang, hingga Bali.

Menutup kisah perjuangannya, Cak Dur menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan membantunya menunaikan nazar tersebut. Ucapan khusus ia sampaikan kepada masyarakat Banyuwangi dan Bupati Banyuwangi.

“Terima kasih banyak kepada semuanya, khusus untuk ibu bupati, semoga dengan ini saya bisa bekerja lebih baik dan amanah dalam menjalankan tugas untuk mengabdi pada negara,” pungkasnya.

Perjalanan 52 kilometer itu bukan hanya tentang jarak. Bagi Cak Dur, setiap langkah adalah simbol kesabaran, pengabdian, dan keyakinan bahwa usaha yang dijalani dengan ikhlas pada akhirnya akan berbuah manis.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ASN Banyuwangi Cak Dur kisah haru lari 52 kilometer nazar penjaga sekolah PPPK viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?

Harga Emas Hari Ini Mengejutkan! Antam Naik Tipis Tembus Rp2,82 Juta per Gram

Klaim Sekarang! Kode Redeem FC Mobile 14 Juni 2026 Terbaru, Ambil Paket Pemain OVR Tinggi dan Koin Gratis

Link Video Viral ‘Cut Salwa’ Ramai Diburu Netizen! Pakar Ingatkan Risiko Keamanan Siber dan Hukum

Buruan Klaim! Kode Redeem FF 14 Juni 2026 Terbaru, Banjir Skin Senjata Eksklusif dan Diamond Gratis

Waspada Bahaya Nirkabel: Soundbar Gaming Ini Bisa Diubah Jadi ‘Keyboard Hantu’ untuk Bobol Komputer Anda

Terpopuler
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Link Telegram Video Cut Salwa Full Durasi Ramai Dicari, Benarkah Ada?
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.