Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Geger! Pria di Rancabali Bandung Ditemukan Meninggal di Saung

Kamis, 2 April 2026 20:10 WIB

Dulu Dihina, Kini Dicinta: Saat Seluruh Indonesia Merangkul Fauzan

Kamis, 2 April 2026 19:53 WIB

Jelang Lawan Semen Padang, Thom Haye Ungkap Kekuatan Baru Persib

Kamis, 2 April 2026 19:38 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Geger! Pria di Rancabali Bandung Ditemukan Meninggal di Saung
  • Dulu Dihina, Kini Dicinta: Saat Seluruh Indonesia Merangkul Fauzan
  • Jelang Lawan Semen Padang, Thom Haye Ungkap Kekuatan Baru Persib
  • Misteri di Balik Musda Golkar Jabar XI: ‘Operasi Senyap’ Tingkat Pusat Saat Bahlil di Jepang?
  • Musda Golkar Jabar XI ‘Bara di Balik Beringin’: Digempur Demo Massa, Disentil Isu Rekayasa Kursi Ketua!
  • Link ‘Part 2’ Ibu Tiri vs Anak Tiri Muncul, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Tuntas! 120 Anggota DPRD Jabar Sudah Lapor LHKPN Periode 2025
  • Heboh Liga Belanda! Pemain Naturalisasi ‘Diparkir’ Akibat Masalah Paspor, Timnas Indonesia Terdampak
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 2 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Komisi II DPRD Jabar Dorong Pelestarian Penyu Hijau di Pantai Pangumbahan Sukabumi

By SusanaKamis, 12 Februari 2026 19:49 WIB2 Mins Read
Komisi II DPRD Jawa Barat kunjungi Pantai Pangumbahan untuk dukung pelestarian penyu hijau. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat menegaskan perhatian serius terhadap pelestarian biota laut, khususnya penyu hijau, melalui kunjungan kerja ke Satpel Taman Pesisir Penyu Pantai Pangumbahan, Ujung Genteng, Kabupaten Sukabumi, Rabu (11/02/2026).

Wakil Ketua Komisi II DPRD Jabar, Lina Ruslinawati, menyebut Pantai Pangumbahan sebagai benteng terakhir kelestarian penyu di Jawa Barat, selain Pantai Pangandaran.

Menurutnya, perlindungan penyu hijau bukan hanya tugas teknis, melainkan tanggung jawab lintas sektoral dari pemerintah kabupaten, provinsi, hingga pusat.

“Penyu adalah biota laut istimewa yang tidak dimiliki semua daerah. Di Jawa Barat, pusat konservasi seperti ini sangat terbatas. Komitmen semua pihak harus selaras untuk melindungi habitat penyu hijau yang kian langka,” ujar Lina.

Baca Juga:  DPRD Jabar Soroti Pelayanan Medis Pemudik, Rencana Pos Kesehatan Permanen Segera Dibangun

Evaluasi Infrastruktur dan Tantangan Teknis

Dalam kunjungan kerja ini, Komisi II DPRD Jabar melakukan evaluasi program Tahun Anggaran 2025 sekaligus mematangkan perencanaan strategis 2026. Beberapa kendala teknis yang ditemukan terkait optimalisasi riset dan perawatan penyu meliputi:

  • Akses Daya Terbatas: Jarak sumber listrik terdekat mencapai 2 kilometer dari lokasi utama, menghambat operasional laboratorium.
  • Ancaman Kerusakan Alat: Ketergantungan alat laboratorium pada listrik stabil membuat perangkat sensitif berisiko rusak saat terjadi gangguan transmisi.
  • Hambatan Mobilitas: Jarak yang jauh menyulitkan koordinasi dan penanganan cepat terhadap masalah teknis kelistrikan.
Baca Juga:  Fraksi PKB Jawa Barat Dorong 8 Ranperda Inisiatif untuk Perlindungan Lingkungan dan Pemberdayaan Pekerja Informal

Menanggapi hal ini, Komisi II DPRD Jabar berkomitmen mengawal kebutuhan infrastruktur listrik stabil agar masuk prioritas anggaran mendatang.

“Kami mendorong tindak lanjut hasil kunjungan. Infrastruktur penunjang seperti listrik yang stabil sangat mendesak agar fungsi edukasi dan pelestarian penyu tetap berjalan berkelanjutan,” tegas Lina.

Baca Juga:  DPRD Jabar Pantau Persiapan Mudik Lebaran 2026 di Garut, Keselamatan Pemudik Jadi Prioritas

Dialog dengan Kelompok Konservasi

Kunjungan ditutup dengan dialog bersama Kelompok Konservasi Penyu setempat. Komisi II DPRD Jabar menyerap aspirasi masyarakat pesisir terkait pemberdayaan lokal dan upaya menjaga ekosistem laut Jawa Barat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DPRD Jawa Barat konservasi penyu Jawa Barat Pantai Pangumbahan Sukabumi pelestarian biota laut Indonesia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Geger! Pria di Rancabali Bandung Ditemukan Meninggal di Saung

Misteri di Balik Musda Golkar Jabar XI: ‘Operasi Senyap’ Tingkat Pusat Saat Bahlil di Jepang?

Musda Golkar Jabar XI ‘Bara di Balik Beringin’: Digempur Demo Massa, Disentil Isu Rekayasa Kursi Ketua!

Tuntas! 120 Anggota DPRD Jabar Sudah Lapor LHKPN Periode 2025

KPK Sebut Ono Surono Terima Uang dari Sarjan Diduga Terkait Kasus Suap Bekasi

Ilustrasi gempa

Waspada! BMKG Prediksi Gempa Susulan di Sulut dan Maluku Utara Masih Berlanjut Hingga Pekan Depan

Terpopuler
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
  • Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Heboh, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.