Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
ASN bisa WFA

Kabar Gembira ASN! Gaji ke-13 2026 Resmi Diatur, Ini Besaran dan Kelompok Penerimanya

Kamis, 7 Mei 2026 20:05 WIB

Geger Super League! Persija vs Persib Siap Bentrok di Stadion ‘Theater of Hell’

Kamis, 7 Mei 2026 19:36 WIB

Viral Link Video ‘Vell TikTok Blunder 8 Menit’ Heboh di Medsos, Nama Vellisa Trending dan Picu Rasa Penasaran Netizen

Kamis, 7 Mei 2026 19:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kabar Gembira ASN! Gaji ke-13 2026 Resmi Diatur, Ini Besaran dan Kelompok Penerimanya
  • Geger Super League! Persija vs Persib Siap Bentrok di Stadion ‘Theater of Hell’
  • Viral Link Video ‘Vell TikTok Blunder 8 Menit’ Heboh di Medsos, Nama Vellisa Trending dan Picu Rasa Penasaran Netizen
  • Andrew Jung Siap Jadi Mimpi Buruk Persija, Persib Bidik Kemenangan Mutlak di Segiri
  • Anak Emas Prabowo dalam Masalah? Jejak Muhammad Qodari di Balik Pusaran Badai ‘Homeles Media’
  • Final Liga Champions 2025/2026: PSG vs Arsenal Siap Bentrok di Budapest, Siapa Raja Eropa?
  • Link Video Tasya Gym Bandar Batang Banyak Dicari, Fakta Aslinya Masih Misterius
  • Marck Klok soal Persib vs Persija Digelar di Samarinda: Lucu, Gila, Tapi Kami Harus Menang
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 7 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Konferensi ICoHDES 2023, Upaya Kolaboratif Tangani Limbah Makanan

By Putra JuangRabu, 16 Agustus 2023 11:37 WIB3 Mins Read
Konferensi ICoHDES 2023. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) bersama dengan Konsorsium Erasmus+ IN2FOOD menyelenggarakan International Interdisciplinary Conference on Human Factors, Design and Education for Sustainability (ICoHDES) pada Senin-Selasa (14-15/8/2023).

Konferensi yang diselenggarakan di Gedung Pusat Pembelajaran Arntz-Geise (PPAG) Unpar itu mempertemukan akademisi, praktisi, pemerintah, komunitas, dan media dalam upaya bersama mencari solusi untuk keberlanjutan dan masalah sosial khususnya limbah makanan.

Indonesia yang merupakan negara keempat terpadat di dunia, menghadapi masalah limbah makanan terbesar kedua di dunia. Konferensi ini muncul sebagai usaha kolaboratif untuk mendorong solusi inovatif dan kreatif dalam pengelolaan limbah makanan melalui kolaborasi lintas disiplin.

Acara ini merupakan hasil dari proyek Erasmus+ IN2FOOD, sebuah inisiatif kolaboratif yang bertujuan untuk meningkatkan pengelolaan limbah makanan melalui kemitraan tingkat universitas.

Konsorsium yang dipimpin oleh Erasmus+ IN2FOOD dan Pusat Ergonomi Unpar mengkoordinasikan konferensi internasional ini sebagai bagian dari program diseminasi mereka.

Konferensi ini bertujuan untuk mengatasi tantangan keberlanjutan, khususnya limbah makanan, dengan pendekatan holistik yang mencakup faktor manusia, desain, dan pendidikan.

Baca Juga:  Naik KA Feeder Kereta Cepat, Perjalanan Stasiun Halim ke Kota Bandung Cuman 50 Menit

Tujuannya adalah untuk mengumpulkan akademisi, praktisi, perwakilan pemerintah, komunitas, dan media untuk bersama-sama mengatasi masalah keberlanjutan dan tantangan sosial.

Berbagai kegiatan pun telah terlaksana antara lain International Student Competition and Conference, Summer School program, dan seminar nasional dengan topik Food Waste Management.

Konferensi interdisipliner internasional pertama di Indonesia ini berfokus pada penyelesaian masalah keberlanjutan khususnya limbah makanan, yang dapat ditangani oleh faktor manusia, desain, dan pendidikan dengan mendatangkan para ahli.

Di antaranya Prof. Elina Närvänen dari Tampere University, Prof. dr. Lieven De Marez (Ghent University, Belgium); Dr. (Cand) Anna de Visser-Amundson (Hotelschool The Hague, The Netherlands) dan Dr. Thedy Yosara serta Dr. Pius Sugeng Prasetyo dari Unpar.

Conference Chair dari ICoHDES 2023, Dr. Carles Sitompul mengatakan, bahwa konferensi interdisipliner internasional ini ada untuk berbagi ide dan aspirasi untuk menjawab tantangan dan memastikan masa depan dunia yang kita tinggali.

Baca Juga:  Cak Imin 'Jamin' PKB tak Gratiskan BBM Meski Menang Pilpres 2024

Dirinya mengungkapkan, konferensi telah menerima 60 abstrak dan makalah yang akan dipublikasikan serta diserahkan ke jurnal terindeks Scopus dan jurnal terakreditasi Sinta untuk edisi khusus.

“Kami disini berbagi ide dan aspirasi mengenai tantangan kita untuk memastikan masa depan dari dunia yang kita tinggali melalui konferensi interdisipliner internasional,” ucap Dr. Carles Sitompul dalam keterangannya, Rabu (16/8/2023).

Dr. Carles Sitompul mengatakan, bahwa project ini turut meluncurkan pusat penelitian interdisipliner yang selaras dengan visi dari Unpar yakni menjadi komunitas akademik humanum yang manusiawi dengan gagasan mulia untuk meningkatkan martabat manusia dan integritas ciptaan Tuhan.

“Pusat penelitian ini siap berkolaborasi dengan akademisi dari berbagai disiplin ilmu, pemerintahan, komunitas bisnis, dan bahkan media dengan visi yang sama,” ungkapnya.

Primary Coordinator dari Erasmus+ IN2FOOD Consortium, Dr. Johanna Renny Octavia Hariandja menambahkan, bahwa pusat penelitian interdisipliner bernama iSustain ini merupakan salah satu dari tujuan utama project IN2FOOD.

Baca Juga:  Deretan Pemain Timnas di Piala AFF U-23 2023 yang Dipanggil Shin Tae-yong, Persib Sumbang 2 Nama

Pusat penelitian ini sendiri difokuskan kepada topik circular economy dan sustainability. Dirinya berharap bahwa pusat penelitian ini bisa dijadikan fasilitas yang berfokus pada masalah sosial di Indonesia dan berdampak bagi masyarakat luas.

“Selain itu, kami berharap bahwa pusat penelitian interdisipliner ini bisa menjadi wadah ilmu dan keahlian untuk berbagai permasalahan yang kompleks di masyarakat yang membutuhkan pendekatan komprehensif seperti masalah food waste di Indonesia,” katanya.

Dr. Johanna menyebut, bahwa iSustain sendiri memiliki memiliki tujuan akhir untuk menjadi center of excellence of economy and sustainability atau pusat unggulan IPTEK di Indonesia pada tahun 2027.

Namun, bagian ini merupakan yang sulit dan tidak bisa dilakukan sendiri. Dirinya pun mengundang para pihak yang ingin berkolaborasi.

“Maka dari itu, kami mengundang Anda semua yang ingin berkolaborasi dengan kami. iSustain kini berdiri menjadi sebuah platform untuk kita berkolaborasi, berinovasi, dan memberdayakan masyarakat,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Featured Konferensi ICoHDES 2023 limbah makanan Unpar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

ASN bisa WFA

Kabar Gembira ASN! Gaji ke-13 2026 Resmi Diatur, Ini Besaran dan Kelompok Penerimanya

Anak Emas Prabowo dalam Masalah? Jejak Muhammad Qodari di Balik Pusaran Badai ‘Homeles Media’

Atma Waluya SMAN 1 Ciamis Jadi Ajang Kreativitas dan Perpisahan Siswa Kelas XII

Waketum DPN Peradi Yovie M Santosa Soroti Kasus Erwin: Hukum Tidak Boleh Bekerja Berdasarkan Tekanan Publik Semata

Gunting Guru BK vs Air Mata Siswi! Skandal ‘Salon Paksa’ di SMKN 2 Garut Meledak

Ilustrasi begal

Pria di Soekarno-Hatta Bandung Jadi Korban Begal Berkedok Polisi Gadungan

Terpopuler
  • Link Video Bandar Batang Membara Viral, Pemeran Sengaja Jual-Beli Konten?
  • Link Video Viral ‘Vell TikTok Blunder’, Warganet Ramai Cari Versi Asli
  • Link Video Viral Batang Membara: Diiming-iming Cuan Rp250 Juta Lewat Telegram
  • Heboh Pencarian Video Viral “Tasya Gym Bandar Batang”, Pakar Ingatkan Risiko Keamanan Digital
  • TRANSFER MEGA! Persib Siap Borong Pemain Brasil, Belanda hingga Irak
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.