Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dedi Mulyadi Pastikan Sekolah Swasta Gratis untuk Siswa Tak Tertampung di Negeri

Kamis, 18 Juni 2026 19:10 WIB

Waspada! Link Video Cut Salwa Diduga Jebakan Digital Berbahaya

Kamis, 18 Juni 2026 18:20 WIB

Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan

Kamis, 18 Juni 2026 17:53 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dedi Mulyadi Pastikan Sekolah Swasta Gratis untuk Siswa Tak Tertampung di Negeri
  • Waspada! Link Video Cut Salwa Diduga Jebakan Digital Berbahaya
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
  • Rakyat Makin Terhimpit Ekonomi, GMNI Bandung Geruduk DPRD Jabar dan Bawa 6 Tuntutan Keras
  • Farhan Soroti Jalan Berlubang di Pasteur Usai Ojol Tewas, Pemkot Janji Koordinasi Perbaikan
  • Masuk Taman Tegalega Masih Berbayar Rp2.000, Farhan Kaji Opsi Gratis untuk Warga
  • Motor Nyelonong Masuk Tol, WNA di Bandung Langsung Dievakuasi Petugas
  • Iran Ketiban Untung Rp5.000 T usai Damai dengan AS
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 18 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Video Hari Pertama Masuk Neraka: Konten AI yang Picu Kontroversi Keagamaan

By Aga GustianaKamis, 5 Juni 2025 19:15 WIB4 Mins Read
Viral video AI hari pertama di neraka. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Video dengan judul “Hari Pertama Masuk Neraka” yang menggunakan kecanggihan teknologi kecerdasan buatan atau AI tengah menyita perhatian masyarakat Indonesia. Video tersebut viral di media sosial karena menampilkan ilustrasi neraka dengan nuansa komedi yang dinilai menyinggung nilai-nilai keagamaan. Kata kunci Hari Pertama Masuk Neraka menjadi perbincangan hangat di jagat maya sejak awal Juni 2025.

Video AI dan Kehebohan di Media Sosial

Video ini pertama kali diunggah oleh akun TikTok @veo3sesat pada 2 Juni 2025. Dalam video berdurasi singkat itu, tampak seorang pria duduk berendam di kolam lava dengan latar neraka yang digambarkan secara dramatis namun disisipkan unsur humor. Ia berkata, “Hari pertama masuk di neraka,” sambil memperlihatkan mimik santai.

Konten ini kemudian dibagikan ulang oleh akun Instagram @rizkyaulia, dan langsung menyebar luas di berbagai platform seperti X (sebelumnya Twitter), YouTube Shorts, hingga grup WhatsApp. Unggahan itu memicu reaksi beragam, mulai dari cemoohan hingga kecaman keras terhadap pembuat konten.

Reaksi Publik dan Netizen

Mayoritas netizen menilai video tersebut tidak pantas karena menggambarkan sesuatu yang sakral sebagai bahan lelucon. Salah satu pengguna X menulis, “Cemas plus MUAK BGT sampe ada yg bikin suasana neraka pake AI generate. NERAKA LOH INI NERAKA!! Bisa-bisanya dibercandain sebercanda itu!”

Baca Juga:  Link Video Viral Guru Bahasa Inggris Durasi Panjang, Apa Isinya? Hati-hati 'Link Palsu'

Tidak sedikit pula warganet yang menilai video ini sebagai bentuk pelecehan terhadap simbol keimanan umat Islam. Mereka mengingatkan bahwa neraka adalah konsep serius dalam berbagai agama, khususnya Islam, dan tidak pantas dijadikan materi humor.

Tanggapan Tokoh Agama dan MUI

Video Hari Pertama Masuk Neraka turut mengundang tanggapan dari para tokoh agama di dalam dan luar negeri. Ustaz Adi Hidayat, dalam salah satu ceramahnya, menegaskan bahwa neraka bukanlah bahan candaan. “Sejak kapan neraka jadi bahan candaan? Padahal neraka itu ditampilkan dalam Al-Qur’an sebagai ancaman yang sangat mengerikan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Utang Ranuwijaya, menyebut video tersebut sebagai bentuk pendangkalan akidah. Ia menegaskan bahwa penggambaran neraka yang disederhanakan lewat teknologi AI bisa menjadi bentuk penyesatan umat dan melecehkan ajaran agama.

Baca Juga:  Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising

Tokoh agama asal Malaysia, Azhar Idrus, mengecam keras video tersebut. Ia menyatakan bahwa jika pembuat konten adalah seorang Muslim, maka perbuatannya bisa dikategorikan sebagai murtad karena meremehkan azab Allah.

Teknologi AI dan Penyalahgunaannya

Video ini diduga menggunakan teknologi AI generatif terbaru dari Google, Veo, yang mampu membuat video otomatis hanya berdasarkan teks atau gambar. Meskipun teknologi ini memberi kemudahan dalam produksi visual, penggunaannya tetap harus mempertimbangkan konteks sosial, etika, dan keagamaan.

Konten AI seperti ini menjadi bukti bahwa regulasi dan edukasi terhadap penggunaan AI sangat dibutuhkan. Dalam kasus ini, teknologi yang seharusnya membantu kreativitas justru disalahgunakan untuk membuat konten kontroversial yang menyinggung kepercayaan publik.

Permintaan Maaf dan Penghapusan Konten

Setelah menerima banyak kecaman, pemilik akun @veo3sesat akhirnya meminta maaf secara terbuka. Ia juga telah menghapus video dari akun TikTok-nya dan berjanji tidak akan mengulangi tindakan serupa.

Namun, jejak digital konten tersebut tetap tersebar di berbagai platform. Para tokoh dan netizen mengingatkan agar kreator konten lebih berhati-hati dalam membuat materi, terutama yang berkaitan dengan hal-hal sensitif seperti agama.

Baca Juga:  Bantah Sebut Boikot Danone Aqua, MUI: Kami Tidak Sebut Merek

Edukasi dan Literasi Digital Jadi Solusi

Kasus ini menegaskan pentingnya literasi digital di era kecanggihan teknologi AI. Edukasi kepada masyarakat mengenai batas etika dalam berkarya dengan bantuan AI sangat dibutuhkan agar tidak menimbulkan keresahan publik.

Pemerintah dan lembaga terkait juga perlu segera membuat regulasi yang tegas terkait penggunaan AI dalam pembuatan konten, terutama yang menyangkut YMYL (Your Money or Your Life), yakni topik yang berdampak pada kesejahteraan, keselamatan, atau nilai-nilai masyarakat.

Kesimpulan: Gunakan AI dengan Bijak

Konten viral “Hari Pertama Masuk Neraka” adalah pelajaran penting bahwa kreativitas harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab moral. Teknologi seperti AI bukan sekadar alat hiburan, tapi juga bisa menjadi sarana pendidikan atau penyesatan tergantung pada penggunanya.

Dengan memperhatikan norma sosial dan nilai keagamaan, kita dapat memanfaatkan AI secara bijak dan bertanggung jawab. Video Hari Pertama Masuk Neraka seharusnya menjadi momen refleksi, bukan sekadar sensasi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Etika AI Hari Pertama Masuk Neraka kecerdasan buatan Konten TikTok Viral literasi digital MUI penodaan agama Veo Google Video AI
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Waspada! Link Video Cut Salwa Diduga Jebakan Digital Berbahaya

Heboh Video ‘No Sensor’ di X dan TikTok, Nama Cut Salwa Jadi Trending, Ini Faktanya

Buruan Klaim! Kode Redeem FF 18 Juni 2026 Bagi-Bagi Skin Senjata Langka dan Hadiah Premium

Harga Emas Hari Ini 18 Juni 2026: Antam Stagnan di Rp2.733.000, Pasar Global Justru Bergolak

Mudah banget, cara mendapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game di HP.

Buruan Klik! Cara Klaim Saldo DANA Gratis Hari Ini, 18 Juni 2026: Dapatkan Cuan Tambahan Langsung Cair!

Buruan Klaim! Kode Redeem Free Fire FF Juni 2026 Hadirkan Bundle dan Incubator Voucher

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.