Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
THR

Minggu Pertama Puasa, THR ASN 2026 Siap Masuk Rekening? Ini Rinciannya

Jumat, 20 Februari 2026 04:00 WIB

Jadwal Imsak Hari Ini: 20 Februari 2026, Lengkap dengan Niat Puasa Ramadhan

Jumat, 20 Februari 2026 03:00 WIB

Buruan Cek! Link Video Nay TikTok Blunder Jadi Incaran Netizen, Awas Jebakan Mengintai

Jumat, 20 Februari 2026 02:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Minggu Pertama Puasa, THR ASN 2026 Siap Masuk Rekening? Ini Rinciannya
  • Jadwal Imsak Hari Ini: 20 Februari 2026, Lengkap dengan Niat Puasa Ramadhan
  • Buruan Cek! Link Video Nay TikTok Blunder Jadi Incaran Netizen, Awas Jebakan Mengintai
  • Nonton Film Gratis di LK21: Nyesel Baru Tahu Ternyata Ada Mata-mata yang Bisa Sadap HP!
  • Prabowo Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace Bentukan Trump di Washington
  • Link Video Chindo Adidas Full Version Bertebaran, Awas Jangan Sampai Jadi Korban Selanjutnya!
  • Polemik Kursi Ketua DPW PPP Jabar: Pepep Saepul Hidayat Seret DPP ke Pengadilan
  • Satu Tahun Pimpin Kota Bandung, Farhan Soroti Ekonomi Tumbuh di Atas 5 Persen
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 20 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kronologi Kisruh Bandung Zoo: YMT Tegaskan Penutupan Dilakukan Sepihak

By Aga GustianaJumat, 8 Agustus 2025 18:01 WIB2 Mins Read
Bandung Zoo
Penutupan sementara Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo diwarnai kericuhan. (Foto: bukamata.id/Rafki R)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pembina Yayasan Margasatwa Tamansari (YMT), Gantira Bratakusuma, memberikan klarifikasi terkait keributan yang terjadi di Bandung Zoo pada Rabu (6/8/2025). Ia menegaskan, penghentian aktivitas operasional kebun binatang tersebut dilakukan secara sepihak oleh pihak yang mengatasnamakan YMT, namun bukan bagian resmi dari pengelola.

Menurut Gantira, insiden bermula ketika sekelompok organisasi masyarakat (ormas) mendatangi area Bandung Zoo dan menghadang seluruh pegawai agar tidak dapat melaksanakan tugas harian, termasuk memberi makan dan merawat satwa.

“Kehadiran ormas tersebut bukanlah atas perintah dari Yayasan Margasatwa Tamansari, tetapi instruksi dari oknum yang mengatasnamakan YMT. Oknum tersebut bukan pihak resmi pengelola Bandung Zoo,” ujar Gantira dalam sebuah video yang beredar, dikutip Jumat (8/8/2025).

Ia menjelaskan, aksi penutupan paksa itu juga melibatkan pihak pengamanan bernama Red Guard, yang menurutnya tidak memiliki hubungan kerja sama dengan YMT maupun Bandung Zoo.

Baca Juga:  Satpol PP Akui Kewalahan Atasi Parkir Liar di Sekitar Bandung Zoo

Akibat kejadian tersebut, kata Gantira, banyak pihak terdampak, mulai dari pelaku UMKM di sekitar area kebun binatang, vendor penyedia pakan satwa, hingga para satwa itu sendiri.

“Yang paling menyedihkan adalah kerugian terhadap kesehatan dan kesejahteraan satwa karena pegawai kami tidak dapat masuk untuk memberi makanan dan merawat satwa sesuai jadwal,” tegasnya.

Baca Juga:  Bandung Zoo Ricuh Akibat Dualisme Manajemen, Tujuh Satwa Dilaporkan Mati

Gantira mengapresiasi langkah aparat yang turun tangan meredam ketegangan. Ia menilai tindakan sepihak yang dilakukan oknum tersebut justru mengganggu ketertiban umum dan mengorbankan kehidupan satwa.

“Bandung Zoo selama ini berkomitmen penuh terhadap kesejahteraan satwa dan pelayanan kepada masyarakat. Kami berharap masyarakat tidak terprovokasi oleh narasi yang tidak sesuai kenyataan,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, penutupan sementara Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) berujung kisruh, Rabu (6/8/2025). Sekelompok orang dilaporkan memaksa masuk ke area kebun binatang dengan menjebol gerbang utama, memicu ketegangan antara dua pihak yang mengklaim kepemilikan pengelolaan.

Baca Juga:  Manajemen YMT Lama Minta Pemkot Beri Izin untuk Kelola Bandung Zoo

Insiden bermula ketika gerbang depan Bandung Zoo yang tengah ditutup sementara berhasil didobrak oleh massa. Mereka kemudian menerobos hingga ke lobi utama dan berupaya masuk ke area dalam kebun binatang. Ketegangan pun meningkat ketika massa yang merangsek masuk terlibat bentrok fisik dengan petugas keamanan yang berada di bawah manajemen baru.

Polisi yang dikerahkan untuk meredam situasi sempat kewalahan mengendalikan amukan massa. Namun, setelah upaya mediasi, kondisi dapat dikendalikan dan kedua pihak akhirnya sepakat untuk menenangkan suasana guna menghindari konflik lanjutan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Zoo Kesejahteraan Satwa Kisruh Bandung Zoo Penutupan Bandung Zoo YMT
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

THR

Minggu Pertama Puasa, THR ASN 2026 Siap Masuk Rekening? Ini Rinciannya

Jadwal Imsak Hari Ini: 20 Februari 2026, Lengkap dengan Niat Puasa Ramadhan

Presiden Prabowo Subianto

Prabowo Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace Bentukan Trump di Washington

Polemik Kursi Ketua DPW PPP Jabar: Pepep Saepul Hidayat Seret DPP ke Pengadilan

Satu Tahun Pimpin Kota Bandung, Farhan Soroti Ekonomi Tumbuh di Atas 5 Persen

Pengendara Motor Tewas Tabrak Trotoar di Jalan Terusan Pasirkoja Bandung

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral! Link Video Teh Pucuk 17 Menit No Sensor, Nonton Full Dimana?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.