Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Gondrong Pakai Bando dan Ngopi di Warung, Karier Sepak Bola Evan Dimas Sudah Habis?

Minggu, 14 Juni 2026 20:51 WIB

Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama

Minggu, 14 Juni 2026 19:00 WIB

Video Full Durasi Cut Salwa di Hotel Banyak Diburu, Apa Isinya?

Minggu, 14 Juni 2026 18:49 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Gondrong Pakai Bando dan Ngopi di Warung, Karier Sepak Bola Evan Dimas Sudah Habis?
  • Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama
  • Video Full Durasi Cut Salwa di Hotel Banyak Diburu, Apa Isinya?
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Persib Masih Kena Transfer Ban FIFA! Bursa Transfer Maung Bandung Terancam Kacau?
  • Jangan Sampai Terlambat! WhatsApp akan Blokir Akses di iPhone dengan iOS Versi Ini
  • Pro-Kontra Razia Outfit Jogging di Aceh: Aturan Daerah vs Gaya Hidup Modern, Siapa yang Salah?
  • Drama Besar Timnas Jepang! Moriyasu Minta Maaf Usai Coret Wataru Endo
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 14 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bandung Zoo Ricuh Akibat Dualisme Manajemen, Tujuh Satwa Dilaporkan Mati

By SusanaKamis, 3 Juli 2025 15:15 WIB2 Mins Read
Kebun Binatang Bandung. ( ANTARA FOTO/Novrian Arbi)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kericuhan terjadi di Bandung Zoo pada Rabu malam, 2 Juli 2025, yang diduga kuat dipicu oleh dualisme manajemen antara Yayasan Margasatwa Tamansari (YMT) dan Taman Safari Indonesia (TSI).

Sejak Maret 2025, TSI disebut mengambil alih pengelolaan Bandung Zoo. Namun, sekitar 80 karyawan yang masih berafiliasi dengan YMT merasa keberatan dan mempertanyakan keabsahan pengelola baru.

“TSI belum menunjukkan akta atau legalitas sebagai pengelola. Karena itu, kami mempertahankan posisi kami di bawah manajemen lama,” ujar Sulhan Syafii, Humas Bandung Zoo dari pihak YMT.

Karyawan Serbu Kantor, Terjadi Saling Dorong

Kericuhan bermula ketika para karyawan dari berbagai divisi seperti ticketing, operasional, dan penjaga satwa mendatangi kantor pengelolaan Bandung Zoo di Jalan Tamansari. Mereka bersitegang dengan petugas keamanan Red Guard yang disewa oleh TSI.

Baca Juga:  Kebun Binatang Bandung Disegel, Pemkot Pastikan Tak Ada PHK Karyawan

Situasi memanas dan sempat terjadi aksi saling dorong. Bahkan, pembina YMT, Gantira Bratakusuma, mengalami cedera ringan akibat terkena sikut salah satu petugas keamanan.

Keributan berlangsung selama sekitar 30 menit sebelum karyawan akhirnya berhasil menguasai ruang keuangan dan menyerahkan kunci kepada manajemen lama.

Bandung Zoo Tutup Sementara

Akibat konflik internal tersebut, Bandung Zoo tutup sementara pada Kamis (3/7/2025). Tampak petugas keamanan berjaga di pintu masuk, dan beberapa karyawan berkumpul di luar area kebun binatang.

Baca Juga:  Pemkot Amankan Aset Daerah Kebun Binatang Bandung

“Kami berharap penutupan ini hanya sementara. Hari ini kami fokus menyelesaikan masalah,” kata Sulhan.

Dampak Buruk untuk Satwa dan Pengunjung

Selain mengganggu operasional, konflik berkepanjangan ini juga berdampak pada kondisi satwa. Menurut Sulhan, sejak manajemen baru masuk pada Maret 2025, tercatat tujuh satwa mati dan satu mengalami stres.

Namun, pihak manajemen baru TSI membantah tudingan tersebut. Ully Rangkuti, Humas TSI, menyebut bahwa kematian satwa terjadi karena faktor usia, cuaca ekstrem, dan penyebab lain yang sudah dilaporkan ke BKSDA.

Baca Juga:  Hara, Anak Harimau Benggala Tewas di Bandung Zoo, Penyebab Belum Terungkap

“Kami pastikan seluruh satwa tetap dirawat secara profesional. Tidak ada kelalaian,” tegas Ully.

Pengunjung Kecewa, TSI Belum Beri Jawaban Pasti

Penutupan mendadak ini membuat sejumlah rombongan pengunjung kecewa, terutama karena bertepatan dengan musim libur sekolah. Banyak pengunjung terpaksa kembali karena tidak bisa masuk.

“Kami diberi tahu bahwa penutupan dilakukan oleh manajemen lama. Kami sendiri baru tahu pagi ini,” ujar Ully.

TSI belum memberikan penjelasan lengkap mengenai konflik tersebut, namun mengaku menunggu arahan lebih lanjut dari pimpinan pusat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Zoo Dualisme manajemen Kebun Binatang Bandung Kericuhan Bandung Zoo
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama

Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri

Pro-Kontra Razia Outfit Jogging di Aceh: Aturan Daerah vs Gaya Hidup Modern, Siapa yang Salah?

Hasil PCMB Jabar 2026 Resmi Diumumkan, Ini Aturan Wajib Daftar Ulang atau Calon Siswa Bisa Gugur

Viral! Pencopetan di Mal Bandung Terekam CCTV, iPhone 17 Pro Max Raib Usai Salat Magrib

Rampok Uang Negara Rp18 Miliar, Ternyata Segini Isi Garasi dan Total Harta Wabup Indramayu

Terpopuler
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Link Telegram Video Cut Salwa Full Durasi Ramai Dicari, Benarkah Ada?
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.