Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Update! Kode Redeem FC Mobile 15 April 2026: Klaim Pack Pemain Gratis dan Poin Tambahan Sekarang!

Rabu, 15 April 2026 02:00 WIB

Siap-siap Klaim! Kode Redeem FF 15 April 2026: Ada Bundle Spesial dan Voucher Weapon Royale Gratis

Rabu, 15 April 2026 01:00 WIB

Heboh! Lagu ‘Erika’ Mahasiswa ITB Viral di X, Lirik Dinilai Mengandung Pelecehan

Selasa, 14 April 2026 20:54 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Update! Kode Redeem FC Mobile 15 April 2026: Klaim Pack Pemain Gratis dan Poin Tambahan Sekarang!
  • Siap-siap Klaim! Kode Redeem FF 15 April 2026: Ada Bundle Spesial dan Voucher Weapon Royale Gratis
  • Heboh! Lagu ‘Erika’ Mahasiswa ITB Viral di X, Lirik Dinilai Mengandung Pelecehan
  • Bukan Cuma Sate Maranggi! Ini 5 Wisata Hits Purwakarta 2026 yang Wajib Masuk List Liburanmu
  • Nyawa Taruhannya! Nekat Ajak Balita Mendaki Hingga Hipotermia: Pelajaran Mahal untuk Orang Tua
  • Buruan Ikut! Program Loyalty Firecash Bank BJB Berhadiah Rp500 Ribu per Periode
  • Jeritan Hati Ibu di Cimahi: Balita 3 Tahun Terus Pendarahan, Adukan Ulah Bejat Pelaku ke Dedi Mulyadi
  • Rafael Situmorang Dukung Kebijakan Pajak Kendaraan, Minta Koordinasi Teknis Dimatangkan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 15 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bandung Zoo Ricuh Akibat Dualisme Manajemen, Tujuh Satwa Dilaporkan Mati

By SusanaKamis, 3 Juli 2025 15:15 WIB2 Mins Read
Kebun Binatang Bandung. ( ANTARA FOTO/Novrian Arbi)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kericuhan terjadi di Bandung Zoo pada Rabu malam, 2 Juli 2025, yang diduga kuat dipicu oleh dualisme manajemen antara Yayasan Margasatwa Tamansari (YMT) dan Taman Safari Indonesia (TSI).

Sejak Maret 2025, TSI disebut mengambil alih pengelolaan Bandung Zoo. Namun, sekitar 80 karyawan yang masih berafiliasi dengan YMT merasa keberatan dan mempertanyakan keabsahan pengelola baru.

“TSI belum menunjukkan akta atau legalitas sebagai pengelola. Karena itu, kami mempertahankan posisi kami di bawah manajemen lama,” ujar Sulhan Syafii, Humas Bandung Zoo dari pihak YMT.

Karyawan Serbu Kantor, Terjadi Saling Dorong

Baca Juga:  Transisi Bandung Zoo Dimulai, Pemkot dan Kementerian Kehutanan Bagi Peran

Kericuhan bermula ketika para karyawan dari berbagai divisi seperti ticketing, operasional, dan penjaga satwa mendatangi kantor pengelolaan Bandung Zoo di Jalan Tamansari. Mereka bersitegang dengan petugas keamanan Red Guard yang disewa oleh TSI.

Situasi memanas dan sempat terjadi aksi saling dorong. Bahkan, pembina YMT, Gantira Bratakusuma, mengalami cedera ringan akibat terkena sikut salah satu petugas keamanan.

Keributan berlangsung selama sekitar 30 menit sebelum karyawan akhirnya berhasil menguasai ruang keuangan dan menyerahkan kunci kepada manajemen lama.

Bandung Zoo Tutup Sementara

Akibat konflik internal tersebut, Bandung Zoo tutup sementara pada Kamis (3/7/2025). Tampak petugas keamanan berjaga di pintu masuk, dan beberapa karyawan berkumpul di luar area kebun binatang.

Baca Juga:  Penutupan Bandung Zoo Picu Kekacauan: Bayi Satwa Jadi Korban

“Kami berharap penutupan ini hanya sementara. Hari ini kami fokus menyelesaikan masalah,” kata Sulhan.

Dampak Buruk untuk Satwa dan Pengunjung

Selain mengganggu operasional, konflik berkepanjangan ini juga berdampak pada kondisi satwa. Menurut Sulhan, sejak manajemen baru masuk pada Maret 2025, tercatat tujuh satwa mati dan satu mengalami stres.

Namun, pihak manajemen baru TSI membantah tudingan tersebut. Ully Rangkuti, Humas TSI, menyebut bahwa kematian satwa terjadi karena faktor usia, cuaca ekstrem, dan penyebab lain yang sudah dilaporkan ke BKSDA.

Baca Juga:  Hara, Anak Harimau Benggala Tewas di Bandung Zoo, Penyebab Belum Terungkap

“Kami pastikan seluruh satwa tetap dirawat secara profesional. Tidak ada kelalaian,” tegas Ully.

Pengunjung Kecewa, TSI Belum Beri Jawaban Pasti

Penutupan mendadak ini membuat sejumlah rombongan pengunjung kecewa, terutama karena bertepatan dengan musim libur sekolah. Banyak pengunjung terpaksa kembali karena tidak bisa masuk.

“Kami diberi tahu bahwa penutupan dilakukan oleh manajemen lama. Kami sendiri baru tahu pagi ini,” ujar Ully.

TSI belum memberikan penjelasan lengkap mengenai konflik tersebut, namun mengaku menunggu arahan lebih lanjut dari pimpinan pusat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Zoo Dualisme manajemen Kebun Binatang Bandung Kericuhan Bandung Zoo
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Heboh! Lagu ‘Erika’ Mahasiswa ITB Viral di X, Lirik Dinilai Mengandung Pelecehan

Nyawa Taruhannya! Nekat Ajak Balita Mendaki Hingga Hipotermia: Pelajaran Mahal untuk Orang Tua

Buruan Ikut! Program Loyalty Firecash Bank BJB Berhadiah Rp500 Ribu per Periode

Jeritan Hati Ibu di Cimahi: Balita 3 Tahun Terus Pendarahan, Adukan Ulah Bejat Pelaku ke Dedi Mulyadi

Rafael Situmorang Dukung Kebijakan Pajak Kendaraan, Minta Koordinasi Teknis Dimatangkan

Skandal Pelecehan Seksual di FHUI: Korban 27 Orang, Ada Mahasiswa hingga Dosen

Terpopuler
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Viral, Hati-Hati Bisa Bobol Rekening
  • Link Video Diburu Netizen, Fakta di Balik Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbongkar
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Bikin Geger
  • Update Kode Redeem FF 12 April 2026: Buruan Ambil Skin Titan & Emote Langka Hari Ini!
  • Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri, Fakta Asli dari Kebun Sawit hingga Dapur Terungkap
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.