bukamata.id – Heboh di media sosial kericuhan yang terjadidi kantor Samsat Soreang yang melibatkan sejumlah wajib pajak di area loket pembayaran pada Kamis (10/4/2025) sekitar pukul 14.30 WIB.
Atas kejadian tersebut, Samsat Soreang kemudian merilis keterangan resmi terkait kronologi kericuhan di laman Instagram resminya @samsatsoreang.
Dalam unggahannya, Samsat Soreang menuliskan bahwa kericuhan ini diduga dipicu oleh kesalahpahaman dalam antrean layanan kasir bank bjb.
“Kejadian bermula ketika seorang wajib pajak yang sedang mengurus proses balik nama kendaraan mendatangi loket pembayaran dan melihat petugas kasir bank bjb tengah memproses dokumen lain. Wajib pajak tersebut mengira dirinya didahului oleh orang lain yang datang belakangan,” tulisnya, dikutip Jumat (11/4/2025).
Namun, berdasarkan keterangan petugas, dokumen yang sedang diproses adalah milik wajib pajak lain yang melakukan perpanjangan STNK lima tahunan.
“Dokumen tersebut telah masuk sejak hari sebelumnya, namun pembayaran sempat tertunda karena kekurangan dana. Wajib pajak tersebut kembali ke loket hari ini hanya untuk melunasi sisa pembayaran, sehingga tidak melalui antrean ulang,” jelasnya.
Salah paham ini memicu emosi beberapa wajib pajak, yang kemudian memprotes dengan nada tinggi kepada petugas kasir. Situasi sempat memanas hingga petugas kasir mendapatkan intimidasi verbal dari beberapa pihak.
Menyadari kondisi yang tidak kondusif, petugas segera meminta bantuan dari pihak Baur STNK untuk menenangkan situasi.
“Setelah dilakukan klarifikasi, suasana kembali kondusif dan layanan publik pun dapat dilanjutkan seperti biasa,” tutupnya.
Atas klarifikasi dari pihak Samsat Soreang tersebut, warganet pun turut memberikan tanggapannya.
“HAHAHA. Aneh amat alasannya. bilang aja CALO. Segitu byknya WP masa petugasnya bisa inget org hari kemaren, kecuali emang udah kenal dan biasa kesitu (alis CALO),” tulis akun @al_a***
“Ya seharusnya mah masuk antrian baru,kasian yang udah nunggu lama,” tulis akun @muh***
“Ya tetap seharusnya jangan terima. Yg kemarin khan gak kelar, baik itu kekurangan uang atau dokumen. Datang mau beresin ya tetap saja antri lah,” tulis akun @bro***
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










