Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Menang 1-0 atas PSIM, Kokoh di Puncak Klasemen

Senin, 4 Mei 2026 17:51 WIB

Jangan Tergoda! Link Video Viral Bandar Membara Ternyata Bisa Berujung Pidana

Senin, 4 Mei 2026 17:34 WIB

Viral! Pengeroyokan di Cileunyi Gunakan Ambulans Desa, 2 Pelaku Ditangkap

Senin, 4 Mei 2026 16:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Menang 1-0 atas PSIM, Kokoh di Puncak Klasemen
  • Jangan Tergoda! Link Video Viral Bandar Membara Ternyata Bisa Berujung Pidana
  • Viral! Pengeroyokan di Cileunyi Gunakan Ambulans Desa, 2 Pelaku Ditangkap
  • Link Live Streaming Persib vs PSIM Hari Ini, Kick-off 15.30 WIB
  • Jangan Klik Sembarangan! Link Viral Batang Bisa Jadi Jebakan Berbahaya
  • Bojan Hodak Bantah Isu Rasisme Marc Klok, Desak Bhayangkara FC Beri Klarifikasi
  • Bukan Sekadar Ramalan? Bedah Sosok Tirta Siregar dan Sosok yang ‘Membisikkan’ Pesan Misterius
  • Fenomena Link Video Tasya Bandar Batang Viral, Pakar Ingatkan Bahaya ‘Clickbait’ dan Pencurian Data
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 4 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kualitas SDM Modal Penting Bangun Jabar, Mendagri: Jangan Andalkan Sumber Daya Alam Saja

By Putra JuangJumat, 19 Juli 2024 19:26 WIB2 Mins Read
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian meminta, Pemerintah Daerah di Jawa Barat harus bisa melakukan penguatan di desa-desa dengan membuka lapangan pekerjaan.

Menurutnya, hal itu dilakukan agar mencegah terjadinya perpindahan penduduk dari desa ke kota. Oleh karena itu, perlu adanya peningkatan kualitas sumber daya manusia agar populasi penduduknya merata.

“Jangan seperti Jepang yang semua 93% penduduknya lari ke kota, perkuat desa-desa di Jawa Barat supaya tidak terjadi urbanisasi dan desa menjadi sumber lapangan kerja serta memberikan kontribusi sentra ekonomi bisnis baru, sentra ekonomi bagi masyarakat yang ada di Jawa Barat jadi enggak lari menumpuk semua di perkotaan,” kata Tito di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (19/7/2024).

Tito menilai, jika generasi muda di Jabar terlatih, terdidik dan memiliki keahlian, maka secara otomatis akan menjadi modal penting untuk membangun Jawa Barat.

Baca Juga:  Tahun Ini, Kementerian PUPR Komitmen Realisasikan Lima Proyek Infrastruktur di Jabar

“Jadi, jangan berharap pada sumber daya alam saja. Tapi SDM-nya harus ditingkatkan dengan menggenjot program-program diberbagai bidang, memperbaiki pendidikan baik formal TK, SD, SMP, SMA dan Universitas termasuk yang vokasi, keahlian sesuai dengan kemampuan yang ada,” jelasnya.

“Kemudian juga di bidang kesehatan Poliklinik, Posyandu dan Puskesmas terus diperkuat dan ditambah rumah sakitnya,” tambahnya.

Baca Juga:  Hari Perhubungan Nasional 2024, Sekda Herman Tekankan Peran Dishub dalam Pembangunan Jabar

Tito juga menyoroti realisasi pendapatan APBD di 10 kabupaten/kota di Jabar yang masih di bawah rerata nasional yakni sebesar 38,15 persen.

Adapun sepuluh daerah itu yakni Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Bandung Barat, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kabupaten Pangandaran dan Kabupaten Kuningan.

Meski begitu, secara keseluruhan Jabar sudah di atas rerata nasional yakni sebesar 44,84 persen. Di mana realisasi pendapatan APBD tertinggi pada 2024 dicatatkan Kabupaten Ciamis 53,3 persen, Kabupaten Subang 53,17 persen dan Kota Cimahi 52,42 persen.

Baca Juga:  Perkuat Pembangunan Indikator Makro di Jabar, Bey Diskusi dengan Kepala Daerah se-Kuningan

Sedangkan realisasi pendapatan Pemerintah Provinsi Jawa Barat hingga semester 1 2024, mencapai 48,88 persen.

“Realisasi pendapatan Jawa Barat relatif cukup bagus semua. Di atas nasional,” terangnya.

Sementara mengenai realisasi belanja Pemprov Jabar, Tito menilai pada semester 1 APBD 2024 relatif sudah maksimal. Di mana Pemprov Jabar telah melakukan realisasi belanja 40,91 persen dan berada di urutan ketiga, di bawah Provinsi Sulawesi Barat dan Banten, dengan rerata seluruh provinsi di Indonesia sebesar 31,44 persen.

“Dari segi belanja juga rata-rata di atas nasional,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

desa Jabar Mendagri Pemerintah Daerah SDM Tito Karnavian
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral! Pengeroyokan di Cileunyi Gunakan Ambulans Desa, 2 Pelaku Ditangkap

Bukan Sekadar Ramalan? Bedah Sosok Tirta Siregar dan Sosok yang ‘Membisikkan’ Pesan Misterius

Viral CCTV Begal Astanaanyar! Dua Pelaku Tertangkap, Dua Masih Buron

Definisi Hilang Jalur VIP! Bocah Ini Malah Jadi ‘Artis’ Dadakan di Polres Labuhanbatu

Menjual Masa Lalu, Mengabaikan Masa Depan? Catatan Kritis di Balik Hari Tatar Sunda

HUT ke-40, PATELKI Tekankan Skrining Kesehatan Jadi Gaya Hidup Wajib

Terpopuler
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Link Video Bandar Batang Membara Viral, Pemeran Sengaja Jual-Beli Konten?
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Link Video Viral Batang Membara: Diiming-iming Cuan Rp250 Juta Lewat Telegram
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.