Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Siap-Siap Panen Pemain Bintang! Kode Redeem FC Mobile 14 April 2026: Klaim Pack Gratis dan Koin Melimpah

Selasa, 14 April 2026 02:00 WIB

Banjir Hadiah! Kode Redeem FF Terbaru 14 April 2026: Klaim Skin M1887 dan Diamond Gratis Sebelum Limit!

Selasa, 14 April 2026 01:00 WIB

Lagi di Subang? Wajib Coba 3 Kuliner ‘Hidden Gem’ yang Lagi Hits, Ada yang Unik Banget!

Senin, 13 April 2026 20:12 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Siap-Siap Panen Pemain Bintang! Kode Redeem FC Mobile 14 April 2026: Klaim Pack Gratis dan Koin Melimpah
  • Banjir Hadiah! Kode Redeem FF Terbaru 14 April 2026: Klaim Skin M1887 dan Diamond Gratis Sebelum Limit!
  • Lagi di Subang? Wajib Coba 3 Kuliner ‘Hidden Gem’ yang Lagi Hits, Ada yang Unik Banget!
  • Waspada Jebakan Video Viral: Mengapa Rasa Penasaran Bisa Menguras Saldo Rekening Anda?
  • Siapkan Masa Pensiun, bank bjb Tebar Hadiah Elektronik Total Puluhan Juta Rupiah
  • Kuasa Hukum Resbob Ajukan Pleidoi, Soroti Tuntutan Jaksa Dinilai Tak Sesuai Fakta Persidangan
  • Satu Indonesia Tertipu! Di Balik Wajah Cemong Azil, Ada Perjuangan yang Bikin Hati Teriris!
  • Terobosan KDM Bikin Samsat Lebih Praktis, Korlantas Pastikan Layanan Makin Cepat dan Efisien
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 14 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kuota Sekolah Negeri di Bandung Terbatas, DPR Usul Pemda Gandeng Sekolah Swasta

By SusanaMinggu, 15 Juni 2025 13:30 WIB2 Mins Read
Anggota Komisi X DPR RI, Ledia Hanifa Amaliah. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Masa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA dan SMK 2025 resmi dibuka. Namun, seperti tahun-tahun sebelumnya, masalah klasik masih terjadi: jumlah pendaftar jauh melebihi daya tampung sekolah negeri.

Berdasarkan data PPDB Kota Bandung pada 2024, tercatat lebih dari 35 ribu siswa mendaftar ke SMA/SMK negeri, sementara daya tampung sekolah hanya sekitar 19 ribu kursi.

Tahun ini, jumlah peminat diprediksi meningkat, tetapi kuota sekolah negeri tak mengalami penambahan signifikan.

DPR Dorong Kerjasama Pemda dengan Sekolah Swasta

Anggota Komisi X DPR RI, Ledia Hanifa Amaliah, mengusulkan agar Pemerintah Daerah, khususnya tingkat provinsi, segera menjalin kemitraan dengan sekolah swasta untuk mengatasi persoalan ini.

“Ketimpangan ini sudah lama terjadi. Bahkan di Kota Bandung saja, masih ada 11 kecamatan yang belum memiliki SMA negeri. Maka, sudah saatnya Pemda membuka diri untuk bekerjasama dengan sekolah swasta,” jelas Ledia, legislator dari Dapil Kota Bandung dan Cimahi.

Menurutnya, membangun sekolah negeri baru membutuhkan waktu, biaya besar, serta lahan yang belum tentu tersedia. Solusi jangka pendek yang efektif adalah memberikan subsidi bagi siswa tidak mampu agar bisa melanjutkan pendidikan di sekolah swasta.

Usulan Bantuan Dana Pendidikan untuk Siswa Tak Tertampung

Ledia mencontohkan program yang sudah berjalan di Jawa Barat, yakni Bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU) senilai Rp600 ribu per siswa. Menurutnya, bantuan serupa bisa difokuskan pada siswa yang tidak lolos PPDB negeri dan berasal dari keluarga kurang mampu.

“Kalau siswa dari keluarga tak mampu tidak tertampung di sekolah negeri, maka harus ada opsi sekolah swasta dengan bantuan pembiayaan dari pemerintah. Ini solusi jangka menengah yang masuk akal dan berkeadilan,” ujarnya.

Sekolah Swasta Harus Penuhi Syarat Akreditasi

Agar kualitas pendidikan tetap terjaga, Ledia menekankan pentingnya seleksi sekolah swasta yang akan diajak bekerjasama. Ia menyarankan agar hanya sekolah berakreditasi A yang bisa menjadi mitra.

“Dengan begitu, mutu pendidikan tetap terjamin. Di sisi lain, sekolah swasta juga termotivasi untuk terus meningkatkan kualitasnya agar bisa masuk program bantuan ini,” tambahnya.

Solusi Efisien dan Berkeadilan

Menurut Ledia, skema ini akan memberikan peluang lebih luas bagi siswa untuk tetap melanjutkan pendidikan, sekaligus menjadi langkah efisien bagi pemerintah daerah ketimbang membangun sekolah baru.

“Daripada membangun sekolah negeri dari nol, lebih baik mengoptimalkan kapasitas sekolah swasta yang sudah ada. Biayanya lebih ringan, dan lebih cepat diterapkan,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kuasa Hukum Resbob Ajukan Pleidoi, Soroti Tuntutan Jaksa Dinilai Tak Sesuai Fakta Persidangan

Satu Indonesia Tertipu! Di Balik Wajah Cemong Azil, Ada Perjuangan yang Bikin Hati Teriris!

Terobosan KDM Bikin Samsat Lebih Praktis, Korlantas Pastikan Layanan Makin Cepat dan Efisien

Eks dosen UIN Malang, Yai Mim.

Kematian Mendadak Yai Mim di Polresta Malang Kota: Kronologi dan Penjelasan Polisi

Resbob Resmi Dituntut 2,5 Tahun Penjara atas Kasus Ujaran Kebencian

Dayeuhkolot Lumpuh Diterjang Banjir, 19 Ribu Jiwa Terdampak

Terpopuler
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Viral, Hati-Hati Bisa Bobol Rekening
  • Link Video Diburu Netizen, Fakta di Balik Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbongkar
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Bikin Geger
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ Gegerkan Medsos, Link Full Video Ternyata Berbahaya!
  • Update Kode Redeem FF 12 April 2026: Buruan Ambil Skin Titan & Emote Langka Hari Ini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.