Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Salah satu wisata dekat Stasiun Padalarang adalah Wahoo Waterworld.

Mau Main Air di Bandung? Ini 4 Waterboom dengan Wahana Seru untuk Anak dan Dewasa

Rabu, 23 September 2026 05:00 WIB

Bukan Cuma Skill! Ini Alasan Persib Tak Mau Asal Tambah Pemain Baru

Rabu, 23 September 2026 04:00 WIB

Layanan Gigi Gratis Sambangi 22 Kecamatan Bandung, Ini Jadwal dan Lokasi Lengkapnya

Rabu, 23 September 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Mau Main Air di Bandung? Ini 4 Waterboom dengan Wahana Seru untuk Anak dan Dewasa
  • Bukan Cuma Skill! Ini Alasan Persib Tak Mau Asal Tambah Pemain Baru
  • Layanan Gigi Gratis Sambangi 22 Kecamatan Bandung, Ini Jadwal dan Lokasi Lengkapnya
  • 8 Rekomendasi Destinasi Wisata Alam Terbaik di Kuningan untuk Liburan Keluarga
  • Menjelajah Cita Rasa Sunda: Deretan Kuliner Legendaris Khas Kuningan yang Wajib Dicicipi
  • Kolaborasi Berkelanjutan AQUA dan DMI: Hadirkan Kebahagiaan Umroh bagi Garda Terdepan Pelayanan Umat
  • Oktober Mencekam! Persib Harus Jalani 7 Pertandingan di Tengah Jadwal Super Padat
  • MENGEJUTKAN! 12 Tahun Tanpa Gosip Miring, Borok Rumah Tangga Sara Wijayanto dan Demian Akhirnya Terbongkar?!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 23 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Lewat Kegiatan Festival, Hidupkan Kembali Seni Budaya di Kota Bandung

By Putra JuangRabu, 3 April 2024 13:25 WIB3 Mins Read
Forum Ngadandanan Bandung. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dewan Pembina Forum Ngadandanan Bandung, Dandan Riza Wardana menilai, saat ini Kota Bandung memerlukan berbagai banyak kegiatan festival agar bisa kembali menghidupkan seni budaya.

Menurutnya, melalui serangkaian festival tersebut yang akan membuat ingatan masyarakat Kota Bandung terus diasah mengenai keberadaan budaya.

“Festival harus sering dilakukan agar seni budaya kembali bergairah dan hidup. Masyarakat harus terus diasah ingatannya terkait kebudayaan,” ucap Kang Dandan, sapaan akrabnya, di acara forum grup diskusi (FGD) bertema kebudayaan yang diselenggarakan FNB di Jalan Aria Jipang, Kota Bandung, Selasa (2/4/2024).

“Sanggar-sanggar seni pun harus kreatif dan mencari peluang untuk bisa tampil,” tambahnya.

Hal senada dikatakan Chief Executive Officer Saung Angklung Udjo (SAU), Taufik Hidayat Udjo. Menurutnya, salah satu kunci mempertahankan kebudayaan adalah kolaborasi.

Baca Juga:  Viral Aksi Brutal Diduga Geng Motor Keroyok Pria di Bandung hingga Terkapar

“Fokus pengembangan pariwisata kebudayaan, dukungan terhadap industri kreatif bisa kolaborasi dengan komunitas lokal. Hal itu sudah dilakukan Perhimpunan usaha taman rekreasi sejak 1977 hingga sekarang,” katanya.

Taufik mengatakan, kolaborasi dilakukan karena pihaknya menganggap pemerintah tidak peduli dengan keberadaan yang namanya budaya. Mereka, kata dia, hanya peduli terhadap proyek menghabiskan dana APBD.

“Pemerintah tidak sungguh-sungguh peduli budaya, nyatanya lebih peduli proyek. Budaya berkaitan erat dengan lingkungan, mengembangkan agro wisata dan konservasi serta pemberdayaan,” ungkapnya.

Hal ini pun dirinya terapkan sendiri di Saung Angklung Udjo. Dimana nama Saung Angklung Udjo bisa mendunia tanpa bergantung pada pemerintah.

“Harus menjaga alam. Salah satunya kesenian angklung yang kini sudah mendunia. Harus dikenalkan sejak dini. Pesan Almarhum Ujo Ngalagena, jangan bergantung pada Pemerintah,” imbuhnya.

Baca Juga:  Pecah! Intip Keseruan Daihatsu Kumpul Sahabat Bandung, Dihadiri Puluhan Komunitas

Sementara itu, Kepala Bidang Produk Budaya dan Kesenian Pertama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Ratna Rahayu mengatakan, bahwa sanggar seni di Kota Bandung sudah sangat banyak.

Saat ini, totalnya mencapai 1.008 sanggar seni. Hanya saja, para remaja sekarang sedang dijajah oleh kebudayaan luar seperti K-Pop.

“Kita dijajah dalam hal budaya. Anak remaja justru senangnya K-Pop, padahal sanggar seni ada 1008 di Kota Bandung. Budaya manuskrip sudah susah ditemukan sejarahnya,” jelasnya.

Ratna mengaku miris dengan kondisi budaya Sunda yang mulai luntur di Kota Bandung. Di mana ia merasakan sendiri bahwa nuansa kebudayaan Sunda di Bandung atau Jabar tidak sekuat saat dirinya berkunjung ke Bali.

“Kita mengalami gempuran budaya luar, nuansa sunda tidak terasa di setiap lokasi yang ada di Bandung atau Jabar. Beda halnya dengan bali yang nuansa gamelan bali nya kuat,” ungkapnya.

Baca Juga:  Valentine di Kopi Romantis, Kafe Baru di Bandung dengan Acara Blind Date Spesial

“Hotel-hotel, tempat wisata jarang sekali bernuansa atau memutar musik sunda. Padahal Bandung Kota Angklung sejak 21 Mei 2022,” lanjutnya.

Untuk merangsang kebudayaan, Disbudpar Kota Bandung sebenarnya telah melakukan berbagai cara. Salah satunya dengan melakukan rutin anugerah budaya dan anugerah cagar budaya.

Kemudian, seni budaya akan mulai disemarakan semisal benjang, reak dan lain-lain. Itu karena, Budaya adalah unsur fundamental manusia.

“Kami juga mengajak sanggar lingkungan seni untuk memiliki media sosial aktif untuk menarik wisatawan ke Kota Bandung. Para seniman harus mau berkolaborasi untuk terus bersinar dan berkiprah,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dandan Riza Wardana Kota Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Layanan Gigi Gratis Sambangi 22 Kecamatan Bandung, Ini Jadwal dan Lokasi Lengkapnya

Kolaborasi Berkelanjutan AQUA dan DMI: Hadirkan Kebahagiaan Umroh bagi Garda Terdepan Pelayanan Umat

Sempat Diejek Semut Lawan Gajah, Tukang Pemilah Sampah Ini Menangi Pilkades di Bekasi

Pesta Miras Oplosan Maut di Cianjur: 4 Tewas, Dua Remaja Putri Masih Kritis di Rumah Sakit

Rayakan HUT ke-36, JNE Berangkatkan 1.200 Karyawan dan Mitra Setia ke Tanah Suci

Karhutla Sumedang Tembus 64 Kejadian, Tertinggi di Jawa Barat hingga September 2026

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Mind Blowing: Fakta-Fakta ‘Make in Indonesia’ Implementasi Diam-Diam Konsep ‘Indonesia Incorporated’ Presiden Prabowo
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.