Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kepulan Asap di Pool Damri Kebon Kawung, Kebakaran Gegerkan Warga Bandung

Minggu, 8 November 2026 17:19 WIB

Lelah Usai dari Australia, Persib Malah Bikin Pelatih Java United Ketar-ketir

Minggu, 8 November 2026 16:30 WIB
CPNS

CPNS 2026 Resmi Dibuka November! Siapkan Dokumen Ini dari Sekarang

Minggu, 8 November 2026 15:39 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kepulan Asap di Pool Damri Kebon Kawung, Kebakaran Gegerkan Warga Bandung
  • Lelah Usai dari Australia, Persib Malah Bikin Pelatih Java United Ketar-ketir
  • CPNS 2026 Resmi Dibuka November! Siapkan Dokumen Ini dari Sekarang
  • Viral Pengendara Mobil Diacungi Senjata di Cangkuang, Remaja 17 Tahun Diamankan
  • Ogah Cari Istri Baru! Demian Aditya Blak-blakan Tak Kepikiran Nikah Lagi Usai Cerai dari Sara Wijayanto
  • Jelang Persib vs Java United, Igor Tolic Minta Bobotoh Utamakan Keselamatan
  • Kabar Duka! Bobotoh Meninggal saat Menuju Laga Persib di Semarang
  • Lelah Bukan Alasan! Marc Klok Minta Persib Habis-habisan di Jatidiri
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 8 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Lewat Kegiatan Festival, Hidupkan Kembali Seni Budaya di Kota Bandung

By Putra JuangRabu, 3 April 2024 13:25 WIB3 Mins Read
Forum Ngadandanan Bandung. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dewan Pembina Forum Ngadandanan Bandung, Dandan Riza Wardana menilai, saat ini Kota Bandung memerlukan berbagai banyak kegiatan festival agar bisa kembali menghidupkan seni budaya.

Menurutnya, melalui serangkaian festival tersebut yang akan membuat ingatan masyarakat Kota Bandung terus diasah mengenai keberadaan budaya.

“Festival harus sering dilakukan agar seni budaya kembali bergairah dan hidup. Masyarakat harus terus diasah ingatannya terkait kebudayaan,” ucap Kang Dandan, sapaan akrabnya, di acara forum grup diskusi (FGD) bertema kebudayaan yang diselenggarakan FNB di Jalan Aria Jipang, Kota Bandung, Selasa (2/4/2024).

“Sanggar-sanggar seni pun harus kreatif dan mencari peluang untuk bisa tampil,” tambahnya.

Hal senada dikatakan Chief Executive Officer Saung Angklung Udjo (SAU), Taufik Hidayat Udjo. Menurutnya, salah satu kunci mempertahankan kebudayaan adalah kolaborasi.

Baca Juga:  Jadwal SIM Keliling Kota Bandung 31 Mei 2025, Cek Lokasinya

“Fokus pengembangan pariwisata kebudayaan, dukungan terhadap industri kreatif bisa kolaborasi dengan komunitas lokal. Hal itu sudah dilakukan Perhimpunan usaha taman rekreasi sejak 1977 hingga sekarang,” katanya.

Taufik mengatakan, kolaborasi dilakukan karena pihaknya menganggap pemerintah tidak peduli dengan keberadaan yang namanya budaya. Mereka, kata dia, hanya peduli terhadap proyek menghabiskan dana APBD.

“Pemerintah tidak sungguh-sungguh peduli budaya, nyatanya lebih peduli proyek. Budaya berkaitan erat dengan lingkungan, mengembangkan agro wisata dan konservasi serta pemberdayaan,” ungkapnya.

Hal ini pun dirinya terapkan sendiri di Saung Angklung Udjo. Dimana nama Saung Angklung Udjo bisa mendunia tanpa bergantung pada pemerintah.

“Harus menjaga alam. Salah satunya kesenian angklung yang kini sudah mendunia. Harus dikenalkan sejak dini. Pesan Almarhum Ujo Ngalagena, jangan bergantung pada Pemerintah,” imbuhnya.

Baca Juga:  Tragis! Ibu Muda di Bandung Alami KDRT, Polisi Lakukan Penyelidikan

Sementara itu, Kepala Bidang Produk Budaya dan Kesenian Pertama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Ratna Rahayu mengatakan, bahwa sanggar seni di Kota Bandung sudah sangat banyak.

Saat ini, totalnya mencapai 1.008 sanggar seni. Hanya saja, para remaja sekarang sedang dijajah oleh kebudayaan luar seperti K-Pop.

“Kita dijajah dalam hal budaya. Anak remaja justru senangnya K-Pop, padahal sanggar seni ada 1008 di Kota Bandung. Budaya manuskrip sudah susah ditemukan sejarahnya,” jelasnya.

Ratna mengaku miris dengan kondisi budaya Sunda yang mulai luntur di Kota Bandung. Di mana ia merasakan sendiri bahwa nuansa kebudayaan Sunda di Bandung atau Jabar tidak sekuat saat dirinya berkunjung ke Bali.

“Kita mengalami gempuran budaya luar, nuansa sunda tidak terasa di setiap lokasi yang ada di Bandung atau Jabar. Beda halnya dengan bali yang nuansa gamelan bali nya kuat,” ungkapnya.

Baca Juga:  Jurnalis di Kota Bandung Gelar Unjuk Rasa di Depan DPRD Jabar, Tolak RUU Penyiaran

“Hotel-hotel, tempat wisata jarang sekali bernuansa atau memutar musik sunda. Padahal Bandung Kota Angklung sejak 21 Mei 2022,” lanjutnya.

Untuk merangsang kebudayaan, Disbudpar Kota Bandung sebenarnya telah melakukan berbagai cara. Salah satunya dengan melakukan rutin anugerah budaya dan anugerah cagar budaya.

Kemudian, seni budaya akan mulai disemarakan semisal benjang, reak dan lain-lain. Itu karena, Budaya adalah unsur fundamental manusia.

“Kami juga mengajak sanggar lingkungan seni untuk memiliki media sosial aktif untuk menarik wisatawan ke Kota Bandung. Para seniman harus mau berkolaborasi untuk terus bersinar dan berkiprah,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dandan Riza Wardana Kota Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kepulan Asap di Pool Damri Kebon Kawung, Kebakaran Gegerkan Warga Bandung

CPNS

CPNS 2026 Resmi Dibuka November! Siapkan Dokumen Ini dari Sekarang

Viral Pengendara Mobil Diacungi Senjata di Cangkuang, Remaja 17 Tahun Diamankan

Kabar Duka! Bobotoh Meninggal saat Menuju Laga Persib di Semarang

Gagal Refund Gegara Aplikasi Error dan Tenggat 7×24 Jam, Penumpang Gugat KAI ke PN Bandung

Hilang Kontak Hampir Sebulan, PMI Cililin Diduga Korban TPPO Akhirnya Ditemukan

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ramai Dicari Netizen! Terbongkar Kebenaran Isu Link Video Egar dan Fina Asal Banyuwangi
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.