Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Einstein dari Bojonegoro! Bocah 9 Tahun Ini Mampu Rakit Mesin Secara Otodidak

Sabtu, 11 April 2026 18:13 WIB

Buntut Sumpah Berujung Penistaan, Polisi Ringkus Terduga Pelaku Penginjak Al-Qur’an di Banten

Sabtu, 11 April 2026 17:51 WIB

Warga Meradang! Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung Picu Ketakutan: Anak Itu Bukan Mainan!

Sabtu, 11 April 2026 16:55 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Einstein dari Bojonegoro! Bocah 9 Tahun Ini Mampu Rakit Mesin Secara Otodidak
  • Buntut Sumpah Berujung Penistaan, Polisi Ringkus Terduga Pelaku Penginjak Al-Qur’an di Banten
  • Warga Meradang! Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung Picu Ketakutan: Anak Itu Bukan Mainan!
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 di Dapur, Benarkah Fakta atau Cuma Editan?
  • Trump Gertak Iran: Siap Buka Paksa Selat Hormuz Meski Tanpa Izin Teheran!
  • Dedi Mulyadi Tanggapi Santai Tantangan Wagub Kalbar, Pilih Fokus Bangun Jabar
  • Selamat Jalan Bobotoh Sejati, Jenderal Rukandi Berpulang Hari Ini: Aspal Bandung Takkan Lagi Sama
  • Bikin Bonding Makin Erat! Ini 3 Destinasi Wisata Hits di Bandung yang Paling Pas buat Acara Rombongan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 11 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Lewat Pepeling, Ratusan Pemuda Turun Tangan Kelola Sampah di Bandung

By SusanaJumat, 24 November 2023 17:11 WIB2 Mins Read
Ratusan pemuda dikukuhkan menjadi relawan Pemuda Peduli Lingkungan (Pepeling) 2023 di Padepokan Mayang Seni Sunda, Kamis (23/11/2023). Foto: Istimewa
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ratusan pemuda dari sejumlah komunitas dan organisasi kepemudaan dan masyarakat turun tangan langsung untuk mengelola sampah yang ada di Bandung.

Ratusan pemuda tersebut dikukuhkan menjadi relawan Pemuda Peduli Lingkungan (Pepeling) 2023 di Padepokan Mayang Seni Sunda, Kamis (23/11/2023).

Relawan Pepeling dikukuhln oleh Pj Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono yang diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Eddy Marwoto.

Para relawan Pepeling nantinya akan bertugas mendampingi program pengolahan sampah dari sumber melalui metode Kang Empos dan Maggotisasi.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Eddy Marwoto mengatakan, hadirnya relawan tersebut merupakan langkah cepat tanggap mencari solusi dan kerja nyata penanggulangan sampah di kota Bandung.

Ia mengakui, perlu kolaborasi semua stakeholder termasuk para pemuda untuk turun tangan bersama dalam mengelola sampah di Kota Bandung.

Baca Juga:  Cari Makan Malam-malam di Bandung? Ramens Basement Hotel Belviu Bisa Jadi Solusinya

“Berdasarkan data dari seluruh rumah tangga baru 31 persen yang memilah sampah. Kita segera menginjak akhir masa darurat sampah. Kita tidak akan tinggal diam. Kita harus mencari solusi yang terbaik, dengan relawan kita ambil peran,” kata Eddy.

Baca Juga:  Komplotan Curanmor Sikat Empat Motor Sekaligus di Kompleks Cibiru Bandung

Ia berharap hadirnya kolaborasi semua pihak dapat segera membawa Kota Bandung keluar dari masa darurat sampah.

“Kita sudah lakukan kickoff awal di Tegalega. Nantinya para rewalan akan membantu pendampingan, mentoring dan edukasi kepada masyarakat di lingkungannya Kalau ini serentak kita lakukan, insyaallah kita bisa lepas dari masa darurat sampah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Dudy Prayudi mengajak seluruh stakeholder terkait untuk mengubah gaya hidup dengan mengubah mindset terkait sampah dari awalnya kumpul, angkut dan buang menjadi dikumpul, diolah dan dipilah.

Baca Juga:  Jabar Gelar Kirab Budaya dan Upacara HUT RI ke-80, Saksikan Langsung di Gasibu

Saat ini, 60 persen sampah kota Bandung merupakan sampah organik. Untuk itu penting adanya pengolahan sampah organik mulai dari skala rumah hingga skala kelurahan.

“Pada skala kelurahan, harus membangun hanggar untuk maggotisasi, untuk sampah organik tidak dibuang ke TPS tapi diolah di pusat pengolahan sampah organik di kelurahan,” imbuhnya.

Dengan hadirnya para relawan, lanjut Dudy, diharapkan dapat menjadi pendorong masyarakat untuk dapat memilah dan mengelola sampahnya secara mandiri mulai dari sumber.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung pemuda Pepeling sampah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Buntut Sumpah Berujung Penistaan, Polisi Ringkus Terduga Pelaku Penginjak Al-Qur’an di Banten

Warga Meradang! Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung Picu Ketakutan: Anak Itu Bukan Mainan!

Trump Gertak Iran: Siap Buka Paksa Selat Hormuz Meski Tanpa Izin Teheran!

Dedi Mulyadi Tanggapi Santai Tantangan Wagub Kalbar, Pilih Fokus Bangun Jabar

program MBG

Warning! Keracunan Massal Usai Santap MBG Terjadi Lagi di Jabar, Kali Ini Ratusan Siswa di Tasik Jadi Korban

Tantangan Terbuka! Wagub Kalbar vs Dedi Mulyadi: Siapa yang Paling Jago Kelola Anggaran?

Terpopuler
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Viral, Hati-Hati Bisa Bobol Rekening
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Heboh! Video Viral Ibu Tiri di Ladang Sawit Bikin Netizen Berburu Link 7 Menit ‘No Sensor’
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Bikin Geger
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ Gegerkan Medsos, Link Full Video Ternyata Berbahaya!
  • Link Video Diburu Netizen, Fakta di Balik Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbongkar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.