Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Misteri di Balik Musda Golkar Jabar XI: ‘Operasi Senyap’ Tingkat Pusat Saat Bahlil di Jepang?

Kamis, 2 April 2026 17:07 WIB

Musda Golkar Jabar XI ‘Bara di Balik Beringin’: Digempur Demo Massa, Disentil Isu Rekayasa Kursi Ketua!

Kamis, 2 April 2026 17:01 WIB

Link ‘Part 2’ Ibu Tiri vs Anak Tiri Muncul, Fakta Aslinya Mengejutkan

Kamis, 2 April 2026 17:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Misteri di Balik Musda Golkar Jabar XI: ‘Operasi Senyap’ Tingkat Pusat Saat Bahlil di Jepang?
  • Musda Golkar Jabar XI ‘Bara di Balik Beringin’: Digempur Demo Massa, Disentil Isu Rekayasa Kursi Ketua!
  • Link ‘Part 2’ Ibu Tiri vs Anak Tiri Muncul, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Tuntas! 120 Anggota DPRD Jabar Sudah Lapor LHKPN Periode 2025
  • Heboh Liga Belanda! Pemain Naturalisasi ‘Diparkir’ Akibat Masalah Paspor, Timnas Indonesia Terdampak
  • KPK Sebut Ono Surono Terima Uang dari Sarjan Diduga Terkait Kasus Suap Bekasi
  • Momen Emosional Putros, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
  • Waspada! BMKG Prediksi Gempa Susulan di Sulut dan Maluku Utara Masih Berlanjut Hingga Pekan Depan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 2 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Lompatan Kualitas Hidup Warga Bandung: IPM 2025 Tembus 75,58 Poin, Apa Rahasianya?

By Aga GustianaSenin, 23 Februari 2026 19:10 WIB2 Mins Read
Bupati Bandung, Dadang Supriatna. (Foto: dok Pemkab Bandung)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kabar baik datang dari rapor pembangunan manusia di Kabupaten Bandung. Di bawah kepemimpinan Bupati Dadang Supriatna, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2025 mencatatkan akselerasi yang signifikan, melampaui tren pertumbuhan tahun-tahun sebelumnya.

Pencapaian ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan cerminan nyata dari membaiknya akses kesehatan, pendidikan, hingga daya beli masyarakat di wilayah berjuluk Bumi Katapang ini.

Angka yang Berbicara: Tumbuh di Atas Rata-rata

Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) per 20 Februari 2026, IPM Kabupaten Bandung kini bertengger di level 75,58 poin. Jika ditarik garis lurus, terjadi lonjakan yang cukup kontras dibandingkan tahun 2024.

“IPM Kabupaten Bandung tahun 2025 naik mencapai 75,58, meningkat 0,99 poin atau 1,33 persen dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 74,59 poin,” ujar Bupati yang akrab disapa Kang DS saat melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Rancaekek, Senin (23/2/2026).

Baca Juga:  Kopi dan Kakao asal Kabupaten Bandung Terbaik di Dunia, Dadang Supriatna Siap Ekspor ke Filipina

Pertumbuhan sebesar 1,33 persen ini tergolong istimewa, mengingat rata-rata kenaikan tahunan sejak 2020 hingga 2025 biasanya tertahan di angka 0,78 persen.

Tiga Pilar Utama yang Menguat

Kenaikan IPM ini ditopang oleh penguatan di seluruh dimensi penyusunnya. Berikut adalah rincian sektor yang mengalami perbaikan:

  1. Kesehatan (Umur Harapan Hidup): Bayi yang lahir di Kabupaten Bandung pada tahun 2025 diprediksi memiliki Umur Harapan Hidup (UHH) hingga 75,70 tahun. Angka ini naik 0,47 tahun dibandingkan generasi yang lahir setahun sebelumnya, menandakan perbaikan layanan kesehatan publik dan sanitasi lingkungan.
  2. Pendidikan (Lama Sekolah): Sektor pengetahuan menunjukkan tren positif. Harapan Lama Sekolah (HLS) bagi penduduk usia 7 tahun ke atas merangkak naik dari 12,74 tahun menjadi 12,99 tahun. Sementara itu, Rata-rata Lama Sekolah (RLS) bagi warga usia 25 tahun ke atas juga meningkat menjadi 9,40 tahun.
  3. Ekonomi (Standar Hidup Layak): Daya beli masyarakat kian bertenaga. Pengeluaran riil per kapita per tahun warga Bandung kini mencapai Rp11,62 juta. Terjadi peningkatan pengeluaran rata-rata sebesar Rp227 ribu atau naik 1,99 persen dibandingkan tahun 2024.
Baca Juga:  Ini Strategi Bupati Bandung Dadang Supriatna Dukung Ketahanan Pangan Prabowo

Komitmen Keberlanjutan

Kenaikan konsisten dalam lima tahun terakhir menunjukkan bahwa strategi penguatan kualitas hidup yang dijalankan Pemkab Bandung berada di jalur yang benar. Fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar mulai dari sekolah gratis, fasilitas kesehatan yang lebih dekat, hingga stimulus ekonomi lokal menjadi kunci sukses di balik angka 75,58 tersebut.

Baca Juga:  Bentuk Anak Berkarakter, Bupati Bandung Ajak Siswa Laksanakan Magrib Mengaji

Ke depan, tantangan Pemkab Bandung adalah menjaga momentum percepatan ini agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat di pelosok desa.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BPS Kabupaten Bandung Dadang Supriatna IPM Kabupaten Bandung Kinerja Bupati Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Misteri di Balik Musda Golkar Jabar XI: ‘Operasi Senyap’ Tingkat Pusat Saat Bahlil di Jepang?

Musda Golkar Jabar XI ‘Bara di Balik Beringin’: Digempur Demo Massa, Disentil Isu Rekayasa Kursi Ketua!

Tuntas! 120 Anggota DPRD Jabar Sudah Lapor LHKPN Periode 2025

KPK Sebut Ono Surono Terima Uang dari Sarjan Diduga Terkait Kasus Suap Bekasi

Ilustrasi gempa

Waspada! BMKG Prediksi Gempa Susulan di Sulut dan Maluku Utara Masih Berlanjut Hingga Pekan Depan

Fakta Mengejutkan KPK! CCTV Ono Surono Jadi Sorotan

Terpopuler
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
  • Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Heboh, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.