Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Aturan Baru BGN Mencekik, Dapur SPPG di Priangan Timur Terancam Defisit Hingga Berujung PHK Relawan

Rabu, 4 November 2026 20:21 WIB

Supersub Persib! Luka Menalo Butuh 11 Menit untuk Ubah Nasib Laga di Melbourne

Rabu, 4 November 2026 19:42 WIB

Herri Pras Diserbu Laporan! Belasan Ormas Datangi Polda Jabar Usai Konten soal UAS dan UAH

Rabu, 4 November 2026 19:37 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Aturan Baru BGN Mencekik, Dapur SPPG di Priangan Timur Terancam Defisit Hingga Berujung PHK Relawan
  • Supersub Persib! Luka Menalo Butuh 11 Menit untuk Ubah Nasib Laga di Melbourne
  • Herri Pras Diserbu Laporan! Belasan Ormas Datangi Polda Jabar Usai Konten soal UAS dan UAH
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
  • Persib Menang Lagi di ACL 2! Ini Hitung-hitungan Poin Koefisien Liga Indonesia Terbaru di Ranking AFC
  • Peringatan Darurat Sanitasi Kota Bandung, 90 Persen Sungai Tercemar Bakteri E. Coli
  • Ukir Sejarah! Bek Timnas Indonesia Terpilih Jadi Pemain Terbaik Liga Champions
  • Terungkap Motif Pembunuhan Sadis Hj Komariyah di Indramayu: Sakit Hati Sering Disindir Utang
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 5 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Lompatan Kualitas Hidup Warga Bandung: IPM 2025 Tembus 75,58 Poin, Apa Rahasianya?

By Aga GustianaSenin, 23 Februari 2026 19:10 WIB2 Mins Read
Bupati Bandung, Dadang Supriatna. (Foto: dok Pemkab Bandung)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kabar baik datang dari rapor pembangunan manusia di Kabupaten Bandung. Di bawah kepemimpinan Bupati Dadang Supriatna, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2025 mencatatkan akselerasi yang signifikan, melampaui tren pertumbuhan tahun-tahun sebelumnya.

Pencapaian ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan cerminan nyata dari membaiknya akses kesehatan, pendidikan, hingga daya beli masyarakat di wilayah berjuluk Bumi Katapang ini.

Angka yang Berbicara: Tumbuh di Atas Rata-rata

Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) per 20 Februari 2026, IPM Kabupaten Bandung kini bertengger di level 75,58 poin. Jika ditarik garis lurus, terjadi lonjakan yang cukup kontras dibandingkan tahun 2024.

“IPM Kabupaten Bandung tahun 2025 naik mencapai 75,58, meningkat 0,99 poin atau 1,33 persen dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 74,59 poin,” ujar Bupati yang akrab disapa Kang DS saat melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Rancaekek, Senin (23/2/2026).

Baca Juga:  Bupati Bandung Ancam Pindahkan Perawat dan Dokter yang Judes dan Pelit Senyum

Pertumbuhan sebesar 1,33 persen ini tergolong istimewa, mengingat rata-rata kenaikan tahunan sejak 2020 hingga 2025 biasanya tertahan di angka 0,78 persen.

Tiga Pilar Utama yang Menguat

Kenaikan IPM ini ditopang oleh penguatan di seluruh dimensi penyusunnya. Berikut adalah rincian sektor yang mengalami perbaikan:

  1. Kesehatan (Umur Harapan Hidup): Bayi yang lahir di Kabupaten Bandung pada tahun 2025 diprediksi memiliki Umur Harapan Hidup (UHH) hingga 75,70 tahun. Angka ini naik 0,47 tahun dibandingkan generasi yang lahir setahun sebelumnya, menandakan perbaikan layanan kesehatan publik dan sanitasi lingkungan.
  2. Pendidikan (Lama Sekolah): Sektor pengetahuan menunjukkan tren positif. Harapan Lama Sekolah (HLS) bagi penduduk usia 7 tahun ke atas merangkak naik dari 12,74 tahun menjadi 12,99 tahun. Sementara itu, Rata-rata Lama Sekolah (RLS) bagi warga usia 25 tahun ke atas juga meningkat menjadi 9,40 tahun.
  3. Ekonomi (Standar Hidup Layak): Daya beli masyarakat kian bertenaga. Pengeluaran riil per kapita per tahun warga Bandung kini mencapai Rp11,62 juta. Terjadi peningkatan pengeluaran rata-rata sebesar Rp227 ribu atau naik 1,99 persen dibandingkan tahun 2024.
Baca Juga:  Pemkab Bandung Perkuat Sinergi dengan Kemenkeu RI, Bahas DBH dan DAU 2026

Komitmen Keberlanjutan

Kenaikan konsisten dalam lima tahun terakhir menunjukkan bahwa strategi penguatan kualitas hidup yang dijalankan Pemkab Bandung berada di jalur yang benar. Fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar mulai dari sekolah gratis, fasilitas kesehatan yang lebih dekat, hingga stimulus ekonomi lokal menjadi kunci sukses di balik angka 75,58 tersebut.

Baca Juga:  Kampanye Akbar Pasangan Bedas, H Cucun Optimis Dadang-Ali Raup Suara 70 Persen

Ke depan, tantangan Pemkab Bandung adalah menjaga momentum percepatan ini agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat di pelosok desa.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dadang Supriatna
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Aturan Baru BGN Mencekik, Dapur SPPG di Priangan Timur Terancam Defisit Hingga Berujung PHK Relawan

Herri Pras Diserbu Laporan! Belasan Ormas Datangi Polda Jabar Usai Konten soal UAS dan UAH

Peringatan Darurat Sanitasi Kota Bandung, 90 Persen Sungai Tercemar Bakteri E. Coli

Terungkap Motif Pembunuhan Sadis Hj Komariyah di Indramayu: Sakit Hati Sering Disindir Utang

3 Jenderal Polisi Ditangkap, SBY Surati Prabowo: Kok Jadi Begini Negara Kita

Presiden Prabowo Subianto.

Awal Mula Terbongkarnya Operasi Penyadapan Ilegal yang Sasar Komunikasi Presiden dan Menteri

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.