Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Bikin Kejutan di Korea, FC Seoul Jadi Korban di Stadion Piala Dunia

Kamis, 17 September 2026 16:02 WIB

Mengapa TK Bermasalah di Bandung Tak Langsung Ditutup? Begini Prosesnya

Kamis, 17 September 2026 15:24 WIB

Viral Pria Tendang Wanita di Mal, Polisi Langsung Turun Tangan!

Kamis, 17 September 2026 15:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Bikin Kejutan di Korea, FC Seoul Jadi Korban di Stadion Piala Dunia
  • Mengapa TK Bermasalah di Bandung Tak Langsung Ditutup? Begini Prosesnya
  • Viral Pria Tendang Wanita di Mal, Polisi Langsung Turun Tangan!
  • Dari Toko Online ke 400 Cartridge, Begini Jejak Dua Ojol Bandung Racik Liquid Narkotika
  • Jadwal Persib Bandung Usai Taklukkan FC Seoul: Tantangan Fisik di Kandang Persijap Jepara
  • Bukan Sesar Garsela! BMKG Bongkar Sumber 118 Gempa yang Guncang Kabupaten Bandung
  • Ditakuti Karena Terlalu OP! Aksi Kilat 4,65 Detik Anak Gresik Ini Bikin Indonesia Disegani
  • Tampil Gemilang di Seoul, Teja Paku Alam Ungkap Sosok yang Membuatnya Berjuang
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 17 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Lompatan Kualitas Hidup Warga Bandung: IPM 2025 Tembus 75,58 Poin, Apa Rahasianya?

By Aga GustianaSenin, 23 Februari 2026 19:10 WIB2 Mins Read
Bupati Bandung, Dadang Supriatna. (Foto: dok Pemkab Bandung)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kabar baik datang dari rapor pembangunan manusia di Kabupaten Bandung. Di bawah kepemimpinan Bupati Dadang Supriatna, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2025 mencatatkan akselerasi yang signifikan, melampaui tren pertumbuhan tahun-tahun sebelumnya.

Pencapaian ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan cerminan nyata dari membaiknya akses kesehatan, pendidikan, hingga daya beli masyarakat di wilayah berjuluk Bumi Katapang ini.

Angka yang Berbicara: Tumbuh di Atas Rata-rata

Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) per 20 Februari 2026, IPM Kabupaten Bandung kini bertengger di level 75,58 poin. Jika ditarik garis lurus, terjadi lonjakan yang cukup kontras dibandingkan tahun 2024.

“IPM Kabupaten Bandung tahun 2025 naik mencapai 75,58, meningkat 0,99 poin atau 1,33 persen dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 74,59 poin,” ujar Bupati yang akrab disapa Kang DS saat melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Rancaekek, Senin (23/2/2026).

Baca Juga:  Pemkab Bandung Bergelimang Prestasi, Ketua Fraksi PKB Puji Kepempinan Dadang Supriatna

Pertumbuhan sebesar 1,33 persen ini tergolong istimewa, mengingat rata-rata kenaikan tahunan sejak 2020 hingga 2025 biasanya tertahan di angka 0,78 persen.

Tiga Pilar Utama yang Menguat

Kenaikan IPM ini ditopang oleh penguatan di seluruh dimensi penyusunnya. Berikut adalah rincian sektor yang mengalami perbaikan:

  1. Kesehatan (Umur Harapan Hidup): Bayi yang lahir di Kabupaten Bandung pada tahun 2025 diprediksi memiliki Umur Harapan Hidup (UHH) hingga 75,70 tahun. Angka ini naik 0,47 tahun dibandingkan generasi yang lahir setahun sebelumnya, menandakan perbaikan layanan kesehatan publik dan sanitasi lingkungan.
  2. Pendidikan (Lama Sekolah): Sektor pengetahuan menunjukkan tren positif. Harapan Lama Sekolah (HLS) bagi penduduk usia 7 tahun ke atas merangkak naik dari 12,74 tahun menjadi 12,99 tahun. Sementara itu, Rata-rata Lama Sekolah (RLS) bagi warga usia 25 tahun ke atas juga meningkat menjadi 9,40 tahun.
  3. Ekonomi (Standar Hidup Layak): Daya beli masyarakat kian bertenaga. Pengeluaran riil per kapita per tahun warga Bandung kini mencapai Rp11,62 juta. Terjadi peningkatan pengeluaran rata-rata sebesar Rp227 ribu atau naik 1,99 persen dibandingkan tahun 2024.
Baca Juga:  Peringati Hari Santri, Bupati Bandung Hadiahkan Umroh dan Tabungan untuk Para Santri

Komitmen Keberlanjutan

Kenaikan konsisten dalam lima tahun terakhir menunjukkan bahwa strategi penguatan kualitas hidup yang dijalankan Pemkab Bandung berada di jalur yang benar. Fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar mulai dari sekolah gratis, fasilitas kesehatan yang lebih dekat, hingga stimulus ekonomi lokal menjadi kunci sukses di balik angka 75,58 tersebut.

Baca Juga:  Bupati Bandung Raih Penghargaan Anugerah Adhi Bhakti Higiene Sanitasi Pangan Aman dari HAKLI

Ke depan, tantangan Pemkab Bandung adalah menjaga momentum percepatan ini agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat di pelosok desa.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dadang Supriatna
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Mengapa TK Bermasalah di Bandung Tak Langsung Ditutup? Begini Prosesnya

Viral Pria Tendang Wanita di Mal, Polisi Langsung Turun Tangan!

Dari Toko Online ke 400 Cartridge, Begini Jejak Dua Ojol Bandung Racik Liquid Narkotika

ilustrasi gempa

Bukan Sesar Garsela! BMKG Bongkar Sumber 118 Gempa yang Guncang Kabupaten Bandung

Beras Fortifikasi Dijual hingga Rp57 Ribu, 25 Merek Ditarik dari Peredaran

Heboh Jasa Santet Tarif Rp3 Juta di Pantai Karang Hawu Sukabumi, Begini Faktanya

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.