bukamata.id – Media sosial kembali dihebohkan oleh rekaman video amatir yang memperlihatkan aksi penganiayaan seorang pria terhadap seorang perempuan tak berdosa. Peristiwa tidak terpuji itu terjadi di dalam area pusat perbelanjaan kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, dan seketika memantik amarah netizen.
Berdasarkan penelusuran dari tayangan berdurasi singkat yang beredar pada Kamis (17/9/2026), insiden bermula saat korban yang mengenakan pakaian putih tengah berdiri tertib mengantre di salah satu tenant kuliner. Di saat bersamaan, pelaku yang memakai kaus hitam tampak duduk santai tepat di belakang korban sambil menikmati makanannya.
Tanpa diduga dan tanpa alasan yang jelas, suasana yang tadinya kondusif mendadak berubah ricuh. Pria tersebut secara tiba-tiba melayangkan tendangan telak ke arah punggung korban yang sedang berdiri di depannya. Akibat hantaman keras tersebut, tubuh korban langsung terjatuh dan terpental ke depan.
Tak cukup sampai di situ, pelaku juga terlihat meluapkan amarahnya dengan membentak serta memaki korban. Merasa terancam dan mengalami kekerasan fisik, wanita berbaju putih itu akhirnya memilih segera menyelamatkan diri dan meninggalkan lokasi kejadian.
Respons Tegas Aparat Kepolisian
Rekaman CCTV dan video amatir peristiwa ini sontak menjadi viral dan menuai sorotan luas dari publik maya. Menanggapi keresahan warga tersebut, pihak kepolisian sektor setempat bergerak cepat melakukan penyelidikan mendalam.
Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Dhimas Prasetyo, mengonfirmasi bahwa jajarannya telah memantau peredaran video tersebut serta mengambil sejumlah langkah taktis di lapangan.
“Ya, dari kami sudah monitor kejadian tersebut dan sudah melakukan upaya,” kata Dhimas.
Sebagai bagian dari prosedur penyelidikan awal, tim penyidik langsung diterjunkan untuk mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) guna mengumpulkan bukti-bukti otentik, termasuk mengamankan rekaman kamera pengawas atau CCTV yang berada di sekitar lokasi gerai makanan tersebut.
“Tindakan yang dilakukan melakukan pengecekan TKP, cek CCTV,” ujar Dhimas.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










