Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Heboh Jasa Santet Tarif Rp3 Juta di Pantai Karang Hawu Sukabumi, Begini Faktanya

Kamis, 17 September 2026 13:17 WIB

Ada Temuan Dapur Tak Sesuai SOP, DKPP Bandung Perketat Pengawasan Ratusan SPPG

Kamis, 17 September 2026 13:08 WIB

Tantangan Ketahanan Pangan Bandung: Minim Lahan, 94% Pasokan Datang dari Luar

Kamis, 17 September 2026 13:04 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Heboh Jasa Santet Tarif Rp3 Juta di Pantai Karang Hawu Sukabumi, Begini Faktanya
  • Ada Temuan Dapur Tak Sesuai SOP, DKPP Bandung Perketat Pengawasan Ratusan SPPG
  • Tantangan Ketahanan Pangan Bandung: Minim Lahan, 94% Pasokan Datang dari Luar
  • 15 Ribu Pelari Serbu Bandung, Pemkot Imbau Warga Antisipasi Kepadatan
  • Menang di Stadion Piala Dunia 2002, Igor Tolic Sebut Persib Catat Pencapaian Istimewa
  • Terbongkar! Laboratorium Gelap Liquid Vape Narkotika Ditemukan di Bandung
  • 15 Negara Berebut Medali, Ini Jadwal Lengkap Sepak Bola Asian Games 2026
  • Bikin Bobotoh Cemas! Julio Cesar Akhirnya Ungkap Kondisi Usai Benturan Keras Lawan FC Seoul
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 17 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Heboh Jasa Santet Tarif Rp3 Juta di Pantai Karang Hawu Sukabumi, Begini Faktanya

By Aga GustianaKamis, 17 September 2026 13:17 WIB3 Mins Read
Ilustrasi santet. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Warga dunia maya baru-baru ini digemparkan oleh kemunculan sebuah video pendek yang menjajakan layanan gaib komersial, mulai dari pelet hingga santet berbayar. Ironisnya, ritual mistis tersebut latar belakangnya memperlihatkan keindahan panorama tebing karang dan deburan ombak laut selatan yang diyakini kuat berada di kawasan wisata Pantai Karang Hawu, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.

Di dalam rekaman berdurasi singkat yang berseliweran di berbagai platform digital itu, tampak jelas deretan sesajen di atas nampan, kepulan asap kemenyan yang pekat, buah kelapa muda, hingga mangkuk wadah dupa tersusun rapi di atas batu karang terjal yang langsung menghadap ke Samudra Hindia.

Tidak hanya itu, tayangan tersebut juga dibubuhi narasi teks daftar harga jasa ilmu hitam yang terbilang fantastis. Mulai dari layanan santet kematian yang dipatok seharga Rp3.000.000, santet membuat orang sakit senilai Rp2.000.000, santet pengganggu kejiwaan Rp1.000.000, hingga pelet pemikat sukma seperti puter giling seharga Rp400.000.

Warga Kenali Sudut Tebing Karang

Meskipun isi videonya mengundang kontroversi, sejumlah warga lokal langsung mengenali karakteristik lanskap tempat kejadian dalam video tersebut. Jaka, salah seorang warga Cisolok, mengakui sudut pengambilan visual sangat identik dengan salah satu titik di Karang Hawu.

Baca Juga:  Viral Emak-emak di Garut Pantau Aktivitas Galian dari Atas Bukit, Lapor ke Dedi Mulyadi

“Dari lokasi ada kemiripan, diambil di salah satu sudut di Karang Hawu. Karena arahnya ke laut, pas kamera mengarah ke kanan terlihat perbukitan Puncak Habibie,” ungkap Jaka saat dimintai keterangan pada Kamis (17/9/2026).

Pernyataan serupa disampaikan oleh Nanan, seorang relawan yang sehari-hari beraktivitas di sekitar pesisir Karang Hawu. Menurut pengamatannya, posisi tebing batu dalam video terletak di bagian bawah sisi kanan yang mengarah ke area perkebunan kelapa.

“Kalau dilihat posisinya itu di tebing bawah, sebelah kanan yang mengarah ke kebun kelapa, yang ada rongga atau gua karang. Dulu zaman dulu sempat dipakai jualan kopi di atasnya, tapi sekarang sudah terkikis ombak. Sudah hampir 20 tahun lebih tidak ada aktivitas warga naik ke situ karena rawan tersapu ombak,” ujar Nanan memaparkan kondisi medan yang berbahaya.

Baca Juga:  Didampingi Putrinya, Dedi Mulyadi Terekam Akrab dengan Perempuan Cantik: Siapa Dia?

Kendati demikian, Nanan mencurigai bahwa video viral tersebut hanyalah konten daur ulang atau hasil comot dari rekaman lama milik pihak lain yang sengaja disusupi tulisan provokatif demi mendulang atensi warganet atau melancarkan aksi penipuan online.

“Kayaknya itu video orang lain yang ditempeli tulisan (tarif santet). Di sini warga atau orang spiritual tidak pernah ada yang jualan jasa santet begitu, nggak ada. Di Karang Hawu mah orang datang paling hanya tawasulan, ziarah biasa,” tegasnya.

Kepala Desa Beri Reaksi Keras

Mengetahui wilayahnya terseret dalam narasi negatif perdagangan ilmu hitam, Kepala Desa Cisolok, Hendi Sunardi, langsung bereaksi keras. Ia secara terbuka mengecam dan membantah keberadaan praktik komersialisasi santet di destinasi wisata yang dipimpinnya.

“Jelas nggak setuju, mana ada kayak begitu. Kalaupun betul ada yang sengaja buka praktik seperti itu, nanti akan saya cari orangnya siapa. Itu sesat kalau sampai pasang tarif santet begitu,” kata Hendi saat dihubungi awak media.

Baca Juga:  Tragis! Anak Pukul dan Tendang Ibu di Bekasi Gegara Uang Jajan

Hendi menduga konten tersebut dibuat oleh oknum tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan kemajuan teknologi digital untuk menyunting video pemandangan alam lalu menempelkan narasi fiktif demi mencari sensasi semata.

Ia menegaskan, Pantai Karang Hawu selama ini memiliki marwah yang sakral dan bersih dari praktik kejahatan mistis komersial. Kawasan tersebut murni difungsikan sebagai objek wisata alam sekaligus titik wisata religi bagi para peziarah yang hendak melakukan tawasul sesuai koridor yang wajar.

“Di sana mah murni wisata religi, syariat tawasul, bukan untuk hal-hal yang begitu. Terkait juru kunci di sana pun dari pihak desa dulu sifatnya hanya memberikan surat tugas agar tertib dan tidak liar. Jadi kalau ada narasi santet berbayar seperti itu, warga lokal tidak pernah ada,” pungkas Hendi menutup penjelasan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

jasa santet Pantai Karang Hawu Sukabumi viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ada Temuan Dapur Tak Sesuai SOP, DKPP Bandung Perketat Pengawasan Ratusan SPPG

Tantangan Ketahanan Pangan Bandung: Minim Lahan, 94% Pasokan Datang dari Luar

15 Ribu Pelari Serbu Bandung, Pemkot Imbau Warga Antisipasi Kepadatan

Terbongkar! Laboratorium Gelap Liquid Vape Narkotika Ditemukan di Bandung

317 Lapak Dibongkar Tanpa Ampun, Ratusan PKL Cirebon Terkatung-katung Kehilangan Tempat Cari Makan

Super Air Jet Buka Lagi Rute Bandung-Medan dan Bandung-Bali, Cek Jadwal Lengkapnya

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.