Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Indonesia vs Mozambik: Skuad Garuda Menang Tipis, Ranking FIFA Berpeluang Naik Lagi

Rabu, 10 Juni 2026 08:10 WIB

Pertamax Naik Telak Hampir Rp4.000 Per Liter! Cek Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 06:52 WIB
Ole Romeny

Menang Lagi! Segini Tambahan Poin Timnas Indonesia di Ranking FIFA Usai Jinakkan Mozambik

Rabu, 10 Juni 2026 06:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Indonesia vs Mozambik: Skuad Garuda Menang Tipis, Ranking FIFA Berpeluang Naik Lagi
  • Pertamax Naik Telak Hampir Rp4.000 Per Liter! Cek Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina Hari Ini
  • Menang Lagi! Segini Tambahan Poin Timnas Indonesia di Ranking FIFA Usai Jinakkan Mozambik
  • STY Bocorkan Mariano Peralta Sudah Dikontrak Persija, Bek Persib Ikut Disinggung
  • PKH Juni 2026 Cair Kapan? Ini Jadwal Lengkap, Nominal, dan Cara Ceknya!
  • Heboh! Link Video Viral Cut Salwa Full Asli Beredar, Netizen Bikin Pencarian Meledak
  • Weekend List! 5 Rekomendasi Wisata Hits di Bandung Barat yang Wajib Dikunjungi
  • Serbu Hadiahnya! Intip Daftar Kode Redeem FF Hari Ini 10 Juni 2026 yang Masih Aktif
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 10 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Luas Panen Padi Kabupaten Bandung Terus Turun, Kini 2.162 Terancam Kekeringan Dampak El Nino

By Putra JuangKamis, 7 September 2023 11:24 WIB2 Mins Read
El Nino
BMKG sebut El Nino masih akan terjadi hingga awal 2024. (Foto: Dok BNPB)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Luas panen dan produksi padi di Kabupaten Bandung terus mengalami penurunan. Kondisi ini diperparah dengan potensi dampak El Nino.

Bupati Bandung Dadang Supriatna tidak memungkiri adanya dampak dari fenomena El Nino yang mengancam terhadap lahan-lahan pertanian di Kabupaten Bandung.

Karena itu, pihaknya bergerak cepat untuk mengurangi dampak El Nino itu, termasuk potensi kebakaran dan bencana alam lain akibat kekeringan.

Dadang mengatakan begitu penting untuk menjaga ketahanan pangan. Dia pun memerintahkan Dinas Pertaninan (Distan) untuk mengambil langkah-langkah strategis.

Baca Juga:  Geruduk Gedung Sate, Api Jabar Desak Ridwan Kamil Hentikan Pembangunan Patung Soekarno

“Masalah kerawanan pangan dan potensi gagal panen di sektor pertanian juga perlu kita perhatikan,” ujar Dadang, disadur dari keterangan tertulis Kamis, 7 September 2023.

Selain kepada Distan Kabupaten Bandung, Dadang juga mengintruksikan kepada bawahannya untuk menyediakan layanan air bersih.

Selain itu, menyediakan bantuan saluran pompa air untuk mengairi lahan-lahan yang rawang serta untuk permukiman.

Sementara Kepala Distan Kabupaten Bandung, Ningning Hendasah mengatakan dampak El Nino secara umum membuat curah hujan di wilayah Indonesia berkurang.

Baca Juga:  Dadang Supriatna Dinobatkan Jadi Tokoh Nasional Bidang Pembangunan dan Kebudayaan

Hal itu meningkatkan risiko kekeringan, terganggunya stok air bersih, layanan irigasi pertaninan, hingga ancaman gagal panen.

Berdasarkan laporan BPS 2022, jumlah lahan rawah mencapai 23,712 hektare dari total penggunaan lahan sawah di Kabupaten Bandung.

“Setelah dihitung, potensi dampak El Nino pada lahan pertanian di Kabupaten Bandung sendiri diperkirakan mencapai 2.162 hektare,” katanya.

Baca Juga:  Tanggul Jebol, Ribuan Warga Terdampak Banjir di Kabupaten Bandung

“Kami juga telah mengambil berbagai langkah strategis, seperti optimalisasi alat dan mesin pertanian, percepatan tanam padi,” katanya.

“Pengembangan budidaya padi organik, gerakan tanam padi dan jagung, serta pengajuan bantuan alat pertanian ke Kementerian Pertanian,”ujar dia.

Di satu sisi, selama lima tahun terakhir, luas panen padi dan produksi padi di Kabupaten Bandung terus mengalami penurunan berkisar 0,5 hingga 5,8 persen.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

El Nino Featured Kabupaten Bandung Kekeringan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

PKH Juni 2026 Cair Kapan? Ini Jadwal Lengkap, Nominal, dan Cara Ceknya!

Gelombang Protes SPMB Sekolah Maung Jabar 2026, Pengamat: Akibat Perencanaan Tergesa-gesa

Dedi Tantang Penyebar Isu Jual Beli Kursi SPMB: Sebutkan Nama dan Laporkan!

Dedi Mulyadi Minta Orang Tua Tidak Panik Hadapi SPMB, Masalah Pemetaan Masih Bisa Diperbaiki

Komisi II DPRD Jabar Dorong Peningkatan Kualitas Peternak Lewat Bimtek Ternak Domba di Cirebon

Siasat Dadang Supriatna Atasi Banjir & Sampah: Dari Danau Retensi Hingga ASN Wajib Bawa Tumbler!

Terpopuler
  • Video Cut Salwa Ramai Dicari di TikTok dan X, Ini Fakta yang Sebenarnya
  • Geger! Link Video Cut Salwa ‘No Sensor’ Viral Ramai Dicari Warganet
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Viral di TikTok, Video Cut Salwa Jadi Perbincangan Publik, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
  • Jangan Asal Klik! Link Video Cut Salwa Viral Berpotensi Jadi Modus Phishing
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.