Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Viral Eza Gionino Bogem Robby Tremonti hingga Ajak Duel Tinju, Dipicu Masalah Sensitif Ini?

Selasa, 9 Juni 2026 21:04 WIB

Gelombang Protes SPMB Sekolah Maung Jabar 2026, Pengamat: Akibat Perencanaan Tergesa-gesa

Selasa, 9 Juni 2026 21:00 WIB

Dedi Tantang Penyebar Isu Jual Beli Kursi SPMB: Sebutkan Nama dan Laporkan!

Selasa, 9 Juni 2026 20:46 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral Eza Gionino Bogem Robby Tremonti hingga Ajak Duel Tinju, Dipicu Masalah Sensitif Ini?
  • Gelombang Protes SPMB Sekolah Maung Jabar 2026, Pengamat: Akibat Perencanaan Tergesa-gesa
  • Dedi Tantang Penyebar Isu Jual Beli Kursi SPMB: Sebutkan Nama dan Laporkan!
  • Choi Sooyoung SNSD dan Jung Kyung Ho Resmi Putus Setelah 14 Tahun Pacaran, Ini Penyebabnya
  • Rumor Transfer Liga 1: Persib Bandung Bidik Winger Spanyol Andalan Persita?
  • Dedi Mulyadi Minta Orang Tua Tidak Panik Hadapi SPMB, Masalah Pemetaan Masih Bisa Diperbaiki
  • Bursa Transfer Persib Menghangat, Eks Real Madrid hingga Bek Italia Masuk Radar Rumor
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 9 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Minta Orang Tua Tidak Panik Hadapi SPMB, Masalah Pemetaan Masih Bisa Diperbaiki

By Mulki AlbarSelasa, 9 Juni 2026 20:10 WIB2 Mins Read
Dedi Mulyadi meminta orang tua tidak panik menghadapi SPMB 2026. Menurutnya, proses pemetaan calon murid baru dilakukan untuk mendeteksi dan memperbaiki masalah sebelum pendaftaran resmi dimulai. Foto: Mulki Albar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meminta para orang tua dan calon peserta didik tidak panik menghadapi proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Menurutnya, tahapan pemetaan yang saat ini dilakukan justru bertujuan untuk mendeteksi berbagai persoalan sebelum proses penerimaan resmi dibuka.

Hal itu disampaikan Dedi usai menerima keluhan sejumlah orang tua terkait hasil pemetaan calon murid baru di Kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat, Selasa (9/6/2026).

Menurut Dedi, pemetaan dilakukan terhadap seluruh calon siswa yang akan masuk ke sekolah negeri di Jawa Barat. Melalui proses tersebut, pemerintah dapat mengetahui lebih awal siswa yang telah memenuhi syarat maupun yang masih mengalami kendala administrasi dan teknis.

“Pemetaan itu tujuannya untuk memetakan seluruh siswa di seluruh sekolah negeri di Provinsi Jawa Barat. Karena SPMB-nya kan tanggal 15 Juni,” kata Dedi.

Baca Juga:  Sukses di Pilpres, Ridwan Kamil dan Dedi Mulyadi Bakal Duet di Pilgub Jabar 2024?

Ia menilai langkah tersebut justru lebih baik dibandingkan jika persoalan baru diketahui setelah proses SPMB ditutup dan siswa kehilangan kesempatan untuk melakukan perbaikan data.

“Lebih baik kita menghadapi kesulitan sekarang. Taruhlah 300 orang mengalami kesulitan dari 340 ribu pendaftar. Kita masih punya waktu untuk membenahi,” ujarnya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Sindir Parung Panjang Rusak Akibat Proyek Jakarta-Tangerang

Dedi menjelaskan masih terdapat waktu yang cukup untuk melakukan koreksi terhadap berbagai persoalan yang muncul dalam proses pemetaan sebelum SPMB resmi dimulai pada 15 Juni mendatang.

“Untuk semuanya tidak usah panik. Dengan pemetaan ini kita bisa memahami kesulitan. Masih punya waktu yang cukup untuk membenahi,” tegasnya.

Baca Juga:  Warganet Tantang Dedi Mulyadi Sikapi Gundulnya Karst Klapanunggal Bogor: Berani Ga Kang?

Menurut Dedi, tujuan utama pemetaan adalah memitigasi berbagai potensi masalah agar saat proses SPMB berlangsung, para siswa dapat mengikuti tahapan penerimaan dengan lebih tenang dan terarah.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

calon peserta didik baru Dedi Mulyadi Disdik Jabar pemetaan calon murid baru pendaftaran sekolah negeri 2026 Penerimaan siswa baru Jabar PPDB Jawa Barat SPMB 2026 SPMB Jawa Barat 2026
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Gelombang Protes SPMB Sekolah Maung Jabar 2026, Pengamat: Akibat Perencanaan Tergesa-gesa

Dedi Tantang Penyebar Isu Jual Beli Kursi SPMB: Sebutkan Nama dan Laporkan!

Komisi II DPRD Jabar Dorong Peningkatan Kualitas Peternak Lewat Bimtek Ternak Domba di Cirebon

Siasat Dadang Supriatna Atasi Banjir & Sampah: Dari Danau Retensi Hingga ASN Wajib Bawa Tumbler!

Jabar Bersiap Menuju ‘Era E-Legislasi’: DPRD Desak Penggantian Total Aturan Produk Hukum Daerah

ilustrasi bansos

BI Rate Naik Jadi 5,5%, Mata Uang Rupiah Langsung Ngamuk dan Pimpin Penguatan di Asia

Terpopuler
  • Video Cut Salwa Ramai Dicari di TikTok dan X, Ini Fakta yang Sebenarnya
  • Geger! Link Video Cut Salwa ‘No Sensor’ Viral Ramai Dicari Warganet
  • Viral Video ‘Rok Hijau di Dapur’, Pakar Ingatkan Bahaya Link Palsu hingga Jerat Hukum UU ITE
  • Viral di TikTok, Video Cut Salwa Jadi Perbincangan Publik, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
  • Link Full Video Cut Salwa Jadi Buruan Netizen, Benarkah Ada Rekaman Asli?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.