Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Aturan Baru BGN Mencekik, Dapur SPPG di Priangan Timur Terancam Defisit Hingga Berujung PHK Relawan

Rabu, 4 November 2026 20:21 WIB

Supersub Persib! Luka Menalo Butuh 11 Menit untuk Ubah Nasib Laga di Melbourne

Rabu, 4 November 2026 19:42 WIB

Herri Pras Diserbu Laporan! Belasan Ormas Datangi Polda Jabar Usai Konten soal UAS dan UAH

Rabu, 4 November 2026 19:37 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Aturan Baru BGN Mencekik, Dapur SPPG di Priangan Timur Terancam Defisit Hingga Berujung PHK Relawan
  • Supersub Persib! Luka Menalo Butuh 11 Menit untuk Ubah Nasib Laga di Melbourne
  • Herri Pras Diserbu Laporan! Belasan Ormas Datangi Polda Jabar Usai Konten soal UAS dan UAH
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
  • Persib Menang Lagi di ACL 2! Ini Hitung-hitungan Poin Koefisien Liga Indonesia Terbaru di Ranking AFC
  • Peringatan Darurat Sanitasi Kota Bandung, 90 Persen Sungai Tercemar Bakteri E. Coli
  • Ukir Sejarah! Bek Timnas Indonesia Terpilih Jadi Pemain Terbaik Liga Champions
  • Terungkap Motif Pembunuhan Sadis Hj Komariyah di Indramayu: Sakit Hati Sering Disindir Utang
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 5 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Minta Orang Tua Tidak Panik Hadapi SPMB, Masalah Pemetaan Masih Bisa Diperbaiki

By Mulki AlbarSelasa, 9 Juni 2026 20:10 WIB2 Mins Read
Dedi Mulyadi meminta orang tua tidak panik menghadapi SPMB 2026. Menurutnya, proses pemetaan calon murid baru dilakukan untuk mendeteksi dan memperbaiki masalah sebelum pendaftaran resmi dimulai. Foto: Mulki Albar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meminta para orang tua dan calon peserta didik tidak panik menghadapi proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Menurutnya, tahapan pemetaan yang saat ini dilakukan justru bertujuan untuk mendeteksi berbagai persoalan sebelum proses penerimaan resmi dibuka.

Hal itu disampaikan Dedi usai menerima keluhan sejumlah orang tua terkait hasil pemetaan calon murid baru di Kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat, Selasa (9/6/2026).

Menurut Dedi, pemetaan dilakukan terhadap seluruh calon siswa yang akan masuk ke sekolah negeri di Jawa Barat. Melalui proses tersebut, pemerintah dapat mengetahui lebih awal siswa yang telah memenuhi syarat maupun yang masih mengalami kendala administrasi dan teknis.

“Pemetaan itu tujuannya untuk memetakan seluruh siswa di seluruh sekolah negeri di Provinsi Jawa Barat. Karena SPMB-nya kan tanggal 15 Juni,” kata Dedi.

Baca Juga:  Pemda Bebas Atur Teknis Jam Masuk Sekolah, Ini Penjelasan Dedi Mulyadi

Ia menilai langkah tersebut justru lebih baik dibandingkan jika persoalan baru diketahui setelah proses SPMB ditutup dan siswa kehilangan kesempatan untuk melakukan perbaikan data.

“Lebih baik kita menghadapi kesulitan sekarang. Taruhlah 300 orang mengalami kesulitan dari 340 ribu pendaftar. Kita masih punya waktu untuk membenahi,” ujarnya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Terbuka Terhadap Kritik: Sahabat yang Baik adalah yang Mengingatkan

Dedi menjelaskan masih terdapat waktu yang cukup untuk melakukan koreksi terhadap berbagai persoalan yang muncul dalam proses pemetaan sebelum SPMB resmi dimulai pada 15 Juni mendatang.

“Untuk semuanya tidak usah panik. Dengan pemetaan ini kita bisa memahami kesulitan. Masih punya waktu yang cukup untuk membenahi,” tegasnya.

Baca Juga:  Jejak Karier Politik Dedi Mulyadi dan Pesan Tegas Prabowo: 'Jangan Brengsek'

Menurut Dedi, tujuan utama pemetaan adalah memitigasi berbagai potensi masalah agar saat proses SPMB berlangsung, para siswa dapat mengikuti tahapan penerimaan dengan lebih tenang dan terarah.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Disdik Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Aturan Baru BGN Mencekik, Dapur SPPG di Priangan Timur Terancam Defisit Hingga Berujung PHK Relawan

Herri Pras Diserbu Laporan! Belasan Ormas Datangi Polda Jabar Usai Konten soal UAS dan UAH

Peringatan Darurat Sanitasi Kota Bandung, 90 Persen Sungai Tercemar Bakteri E. Coli

Terungkap Motif Pembunuhan Sadis Hj Komariyah di Indramayu: Sakit Hati Sering Disindir Utang

3 Jenderal Polisi Ditangkap, SBY Surati Prabowo: Kok Jadi Begini Negara Kita

Presiden Prabowo Subianto.

Awal Mula Terbongkarnya Operasi Penyadapan Ilegal yang Sasar Komunikasi Presiden dan Menteri

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.