Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Buruan Cek! Link Video Nay TikTok Blunder Jadi Incaran Netizen, Awas Jebakan Mengintai

Jumat, 20 Februari 2026 02:00 WIB
menonton film

Nonton Film Gratis di LK21: Nyesel Baru Tahu Ternyata Ada Mata-mata yang Bisa Sadap HP!

Jumat, 20 Februari 2026 01:00 WIB
Presiden Prabowo Subianto

Prabowo Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace Bentukan Trump di Washington

Kamis, 19 Februari 2026 22:34 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Buruan Cek! Link Video Nay TikTok Blunder Jadi Incaran Netizen, Awas Jebakan Mengintai
  • Nonton Film Gratis di LK21: Nyesel Baru Tahu Ternyata Ada Mata-mata yang Bisa Sadap HP!
  • Prabowo Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace Bentukan Trump di Washington
  • Link Video Chindo Adidas Full Version Bertebaran, Awas Jangan Sampai Jadi Korban Selanjutnya!
  • Polemik Kursi Ketua DPW PPP Jabar: Pepep Saepul Hidayat Seret DPP ke Pengadilan
  • Satu Tahun Pimpin Kota Bandung, Farhan Soroti Ekonomi Tumbuh di Atas 5 Persen
  • Mau Bukber Seru di Bandung? Ini 5 Kafe Hits dengan Paket Iftar Lengkap
  • Pengendara Motor Tewas Tabrak Trotoar di Jalan Terusan Pasirkoja Bandung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 20 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Mahfud MD Sebut Demokrasi dan Nomokrasi Kunci Indonesia Jadi Negara Maju

By Putra JuangSabtu, 27 Juli 2024 19:03 WIB2 Mins Read
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) 2019 – 2024, Mahfud MD. (Foto: tangkapan layar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) 2019 – 2024, Mahfud MD menyatakan, jika Indonesia ingin menjadi negara maju maka demokrasi dan nomokrasi harus berjalan beriringan dan tidak bisa dipisahkan.

Dia menjelaskan, bahwa demokrasi merupakan kedaulatan rakyat, sedangkan nomokrasi adalah kedaulatan hukum.

“Kedaulatan rakyat dan kedaulatan hukum itu harus bersama, ga bisa dipisahkan,” ucap Mahfud dalam kegiatan Sekolah Demokrasi bertajuk ‘Pembangunan Demokrasi di Indonesia’ melalui Zoom Meeting, Sabtu (27/7/2024).

“Anda mau hanya hukum tanpa demokrasi itu sewenang-wenang. Anda mau demokrasi kalau ga ada hukum itu anarki. Oleh sebab itu harus seimbang, dua ini menjadi kata kunci demokrasi dan nomokrasi ini pasangan, ibarat suami istri yang tidak bisa dipisahkan dalam suatu negara yang ingin maju,” tambahnya.

Baca Juga:  Awal Mula Kecoak Masuk dan Berkembang di Indonesia

Mahfud mengingatkan, kedaulatan rakyat itu bisa dipakai untuk membunuh kedaulatan rakyat itu sendiri. Dia menyebut, saat ini orang melakukan korupsi melalui proses demokrasi.

“Parlemen digunakan ‘hey saya ini wakil rakyat bisa membuat apa saja yang membunuh rakyat’. Sekarang itu keluhan orang sedang terjadi korupsi disini dibangun melalui demokrasi. Hukum yang otoriter dibangun melalui proses hukum atas nama demokrasi,” katanya.

Baca Juga:  Shin Tae-yong Kembali ke Indonesia, Ada Apa?

“Itu yang dulu diingatkan oleh Hatta, demokrasi membunuh demokrasi,” lanjutnya.

Mahfud menilai, demokrasi itu memiliki sebuah kelebihan. Pertama adalah untuk mencegah kediktatoran.

“Kedua, menjaga kedaulatan tetap ada di tangan rakyat bukan di tangan penguasa. Mungkin suatu saat kedaulatan itu dirampas oleh penguasa, tetapi karena demokrasi itu meniscayakan adanya pemilu, disitu peluang untuk memperbaiki, disitu peluang untuk menilai,” jelasnya.

Baca Juga:  Mahfud MD Singgung Pertanyaan Gibran Tak Relevan di Debat Cawapres Tadi Malam

“Pemerintah yang kemarin ga benar, sekarang pilih yang ini, masih ga benar, tunggu pemilu berikutnya lagi, tidak akan terus-terusan sepanjang masa. Kalau dinasti itu kan mesti sepanjang masa, dia turun ke keluarganya dan sebagainya,” sambungnya.

Selain itu, adanya demokrasi juga untuk menjaga plularisme dalam kedaulatan dan integrasi yang kuat.

“Kemudian menegakan hukum dan keadilan yang substansial, mencegah kesewenang-wenangan dan untuk memberantas korupsi. Lalu menciptakan keseimbangan antara hak dan kewajiban,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Demokrasi Indonesia Mahfud MD Negara Maju nomokrasi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Presiden Prabowo Subianto

Prabowo Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace Bentukan Trump di Washington

Polemik Kursi Ketua DPW PPP Jabar: Pepep Saepul Hidayat Seret DPP ke Pengadilan

Satu Tahun Pimpin Kota Bandung, Farhan Soroti Ekonomi Tumbuh di Atas 5 Persen

Pengendara Motor Tewas Tabrak Trotoar di Jalan Terusan Pasirkoja Bandung

Satpol PP Bandung Tegaskan Larangan Jualan Takjil di Zona Terlarang

Satpol PP Bandung Larang Sahur On The Road dan Perang Sarung Selama Ramadan

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral! Link Video Teh Pucuk 17 Menit No Sensor, Nonton Full Dimana?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.