Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Cuanki Sadaya Bandung, Kuliner Jadul Rasa Autentik yang Ramai Diburu

Jumat, 3 Juli 2026 04:00 WIB

Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?

Jumat, 3 Juli 2026 03:00 WIB
Game Free Fire

Jangan Terlambat! Klaim Kode Redeem FF Terbaru 3 Juli 2026, Dapatkan Skin Senjata dan Diamond Gratis

Jumat, 3 Juli 2026 02:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cuanki Sadaya Bandung, Kuliner Jadul Rasa Autentik yang Ramai Diburu
  • Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?
  • Jangan Terlambat! Klaim Kode Redeem FF Terbaru 3 Juli 2026, Dapatkan Skin Senjata dan Diamond Gratis
  • Siap-siap! Bansos BPNT Tahap 3 Mulai Cair Juli 2026, Ini Tanda Saldo Rp600 Ribu Sudah Masuk KKS
  • Pergerakan Belum Selesai, Manajemen Persib Beri Kode Soal Rumor Mariano Peralta
  • 5 Kuliner Viral Bandung 2026 yang Lagi Diburu, Nomor 4 Bikin Antre Panjang!
  • Melawan Arus! Kisah Andi Saputra, Mantan Jurnalis yang Menjadi ‘Suara Tunggal’ Pembela Nadiem Makarim
  • Siapa Luka Menalo? Profil Lengkap Winger Bosnia yang Resmi Berseragam Persib
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 3 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Majelis Syariah Kritik Intervensi di Muswil PPP Jabar: Gunakan Logika, Jangan Ada Maling

By Putra JuangSabtu, 31 Januari 2026 18:23 WIB3 Mins Read
Majelis Syariah DPP PPP sekaligus Pimpinan Umum Pondok Pesantren Miftahul Huda Manonjaya, KH Asep Ahmad Maoshul. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Majelis Syariah Dewan Pimpiman Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memberikan teguran keras terhadap pihak-pihak yang dinilai mencoba merusak tatanan organisasi menjelang agenda Musyawarah Wilayah (Muswil) PPP Jawa Barat.

Majelis Syariah DPP PPP sekaligus Pimpinan Umum Pondok Pesantren Miftahul Huda Manonjaya, KH Asep Ahmad Maoshul menegaskan bahwa sebagai partai senior, PPP seharusnya menunjukkan kedewasaan berpolitik.

Ia menyayangkan adanya upaya rekayasa yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu yang ia sebut belum memiliki kedewasaan dalam berorganisasi.

“Ya, ini partai tua, mestinya dewasa. Lalu kenapa mesti dioperek orang yang belum dewasa? Jadi, kami ini berkumpul, para Kiai, para tokoh-tokoh PPP supaya PPP tetap kokoh kuat. Jangan sampai bubar,” ucap Kiai Asep saat pertemuan silaturahmi para kiai dan tokoh PPP Jabar, di kantor DPW PPP Jabar, Kota Bandung, Sabtu (31/1/2026).

Baca Juga:  Batal Jadi Cawapres Ganjar, Sandiaga Uno Ogah Ngemis Jabatan

Menolak Intervensi Luar

Kiai Asep menyoroti adanya gangguan terhadap kepanitiaan Muswil yang dipimpin oleh Pepep Saepul Hidayat. Menurutnya, persiapan yang telah dilakukan berbulan-bulan tidak boleh dirusak oleh manuver mendadak.

“Persiapannya sudah begitu banyak, tiba-tiba ada orang lain masuk. Jadi apa ya, apa bisa dibilang ‘maling’ gitu ya? Saya yakin kalau ini tidak diselesaikan dan Muswil gagal, maka gagal juga PPP,” tegas Kiai Asep.

Kiai Asep meminta semua pihak menggunakan logika dalam berorganisasi. Menurutnya, tidak mungkin persiapan matang yang dilakukan berbulan-bulan bisa digantikan begitu saja dalam waktu singkat.

“Jadi kalau menurut saya ini sebuah rekayasa, bagaimana kami ini berkumpul, para kiai, para ulama PPP Jawa Barat dan juga beberapa pengurus wilayah, sebetulnya tidak memasalahkan apa dan siapa yang penting PPP ini selamat,” inbuhnya.

Baca Juga:  PPP Putar Haluan, Putuskan Dukung Adhitia Yudisthira di Pilwalkot Cimahi 2024

Klarifikasi Status Uu Ruzhanul Ulum dan Miftahul Huda

Secara spesifik, Kiai Asep memberikan pernyataan tegas terkait posisi Uu Ruzhanul Ulum. Ia meminta agar Uu tidak lagi membawa-bawa nama besar Pesantren Miftahul Huda Manonjaya dalam manuver politiknya di internal PPP.

“Kalau urusan Miftahul Huda, itu urusan saya. Saya Pimpinan Umumnya. Jadi Uu ini tidak menggambarkan Miftahul Huda, ini harus dicatat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Miftahul Huda dan organisasi alumni HAMIDA memiliki sistem tersendiri yang tetap setia kepada PPP, namun komandonya berada di tangan Pimpinan Umum, bukan pihak lain.

“Kami punya tim isu dalam masalah politik kepartaian khususnya tentang One Color Miftahul Huda berada atau Hamidah berada di PPP jadi kalau urusan Miftahul Huda ya saya lah sebagai pemimpin umumnya, bukannya orang lain,” katanya.

Baca Juga:  Selain Pilwalkot Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Juga Ingin Maju Pilgub Jabar 2024

Harapan untuk Muswil Jabar

Pertemuan para kiai ini menghasilkan sejumlah rekomendasi untuk memastikan PPP tetap kokoh dan tidak bubar akibat perseteruan yang tidak jelas.

“Ya, kita akan rekomendasikan saya berharap karena kita sudah melangkah ya kan jadinya mubadzir udah tenaga ya kan udah dana udah panitia ya di bawah begitu bisa nggak yang 10 hari itu bisa tergantikan dengan yang berbulan-bulan?
Kan nggak mungkin,” bebernya.

Kiai Asep menekankan bahwa PPP adalah organisasi demokrasi, bukan perusahaan bisnis yang dikelola dengan relasi bos dan bawahan.

“Kita ini manusia punya akal, punya komunikasi. Ini partai, ini demokrasi. Kita ingin Muswil ini rapi, bersih, dan sukses untuk kemenangan PPP,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Majelis Syariah Miftahul Huda Muswil Partai Persatuan Pembangunan PPP PPP Jabar Uu Ruzhanul Ulum
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Melawan Arus! Kisah Andi Saputra, Mantan Jurnalis yang Menjadi ‘Suara Tunggal’ Pembela Nadiem Makarim

Di Balik Tato Korban YTR, Polisi Temukan Fakta Tak Terduga dari Hubungan Pelaku

Fraksi DPRD Jabar Beri Masukan Anggaran 2025, Gubernur Siap Jawab 7 Juli

Om Zein saat menghadiri acara di Purwakarta.

Lagu Gubahannya Tuai Kritik, Bupati Purwakarta Om Zein Akhirnya Take Down dan Minta Maaf

Rekonstruksi Kasus TH Digelar, Tersangka Akui Seluruh Perbuatan di Enam TKP

Video KKN UPI Viral, Suarakan Kondisi Jembatan Cibayawak yang Terabaikan

Terpopuler
  • Ini Link Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 untuk Pantau Jadwal dan Skema Pertandingan
  • Jangan Asal Klik! Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral, Begini Fakta dan Bahaya Link Palsunya
  • Swatt Lasagna Viral! Kue Premium Bandung Ini Ternyata Langganan Para Artis Top
  • Lirik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Viral! Ini Isi Lagu Om Zein yang Tuai Polemik
  • Om Zein saat menghadiri acara di Purwakarta.
    Dinilai Misoginis dan Hina Perempuan, Lirik Lagu Bupati Purwakarta Tuai Sorotan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.