Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Menuju Akreditasi Unggul, Prodi KPI UIN Bandung Tuntaskan Asesmen Lapangan LAMSPAK

Sabtu, 2 Mei 2026 10:22 WIB
Keindahan Curug Cimahi, destinasi utama Wisata Cimahi dengan udara sejuk dan pemandangan mempesona

Surganya ‘Hidden Gem’! 8 Wisata Curug Hits di Bandung Raya untuk Healing Akhir Pekan

Sabtu, 2 Mei 2026 10:14 WIB
Game Free Fire

Borong Item Sultan! Kode Redeem FF Terbaru Sabtu 2 Mei 2026, Ada Skin M1887 & Diamond Gratis

Sabtu, 2 Mei 2026 09:05 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Menuju Akreditasi Unggul, Prodi KPI UIN Bandung Tuntaskan Asesmen Lapangan LAMSPAK
  • Surganya ‘Hidden Gem’! 8 Wisata Curug Hits di Bandung Raya untuk Healing Akhir Pekan
  • Borong Item Sultan! Kode Redeem FF Terbaru Sabtu 2 Mei 2026, Ada Skin M1887 & Diamond Gratis
  • Di Balik Layar Kemenangan Persib: Kemarahan Bojan Hodak Ubah Lesu Jadi Ledakan Gol di Markas Bhayangkara
  • MERINDING! Setelah Ramalan ‘Ular Besi’ Terbukti, Tirta Siregar Kini Beri Sinyal untuk Jawa Barat
  • Rumor Transfer Persib: 4 Winger Ganas dan 1 Kiper Tangguh Ini Jadi Buruan Utama Bobotoh, Siapa Saja?
  • Terbongkar! Polisi Dalami Skandal Video Viral Bandar Membara di Batang
  • Transfer Meledak! Persib Bandung Bajak Winger Brasil Patrick Robson?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 2 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Meski Peringkat Turun, Pakar: Realisasi Pendapatan dan Belanja Jabar Masih di Jalur Aman

By Aga GustianaKamis, 10 Juli 2025 19:45 WIB3 Mins Read
Ilustrasi fiskal
Ilustrasi fiskal jabar. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Di tengah penurunan peringkat nasional dalam hal realisasi belanja, kondisi keuangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tetap menunjukkan performa yang solid. Dalam keterangan resmi Pemprov Jabar, para pejabat dan pakar menilai realisasi belanja dan pendapatan daerah hingga pertengahan tahun masih berada dalam jalur yang sehat dan aman.

Per 30 Juli 2025, realisasi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jawa Barat telah mencapai 38,79 persen. Angka ini melampaui rata-rata nasional yang tercatat di angka 31,8 persen. Tak hanya dari sisi pengeluaran, pendapatan daerah juga mencatat kinerja menggembirakan. Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jabar sudah terealisasi sebesar 44,72 persen dari target, lebih tinggi dari rerata nasional sebesar 43,62 persen.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, menegaskan bahwa keuangan daerah masih dalam kondisi kuat dan terkendali. “Jika ada yang menyebut belanja menurun dan pendapatan anjlok, itu tidak benar,” tegasnya.

Herman menjelaskan, kapasitas fiskal Jawa Barat pada APBD 2025 tercatat lebih dari Rp31 triliun. Nilai ini menjadikan Jabar sebagai salah satu provinsi dengan kapasitas fiskal tertinggi di Indonesia. Ia juga mengungkapkan bahwa Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam pertemuan terakhir menyebut Jabar menempati posisi ketiga secara nasional dalam realisasi belanja, di bawah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Nusa Tenggara Barat.

Baca Juga:  ITB Ditantang Dedi Mulyadi Olah Sampah Jadi Energi Terbarukan

“Pak Menteri menyampaikan Jawa Barat peringkat tiga nasional. Artinya, kita masih termasuk yang terbaik. Top markotop,” ungkap Herman.

Ia menambahkan, Pemprov Jabar terus berkomitmen memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Pak Gubernur selalu mengingatkan agar belanja APBD memberi dampak langsung kepada masyarakat. Insyaallah, kami akan terus mengawal anggaran ini demi kesejahteraan rakyat,” kata Herman.

Baca Juga:  Sekda Herman Ajak IKAPTK Jabar Berperan Aktif dalam Akselerasi Pembangunan

Pengelolaan Prudent, Percepatan Masih Dimungkinkan

Pandangan serupa datang dari kalangan akademisi. Ekonom Universitas Pasundan, Acuviarta Kartabi, menilai realisasi anggaran Jabar saat ini masih berada dalam koridor yang benar, walaupun ada penurunan persentase dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Saya melihat realisasi yang ada saat ini tetap on the right track meski di bawah persentase biasanya, karena soal realisasi belanja dan pendapatan memang harus dikelola dengan hati-hati,” ujar Acuviarta.

Menurutnya, kondisi ini mencerminkan pengelolaan anggaran yang lebih bijaksana, bukan semata-mata mengejar target belanja tinggi. Ia juga melihat adanya ruang untuk percepatan, baik dari sisi belanja maupun pendapatan, terutama setelah berbagai penyesuaian kebijakan fiskal dilakukan oleh Pemprov Jabar pada semester pertama tahun ini.

Ia menyoroti bahwa peningkatan signifikan pada sektor infrastruktur membutuhkan waktu pelaksanaan yang lebih lama dan kompleksitas tinggi, sehingga percepatan dalam proses pengadaan perlu menjadi perhatian serius.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Salurkan 122 Ton Bantuan Beras CPPD ke Sukabumi

“Dibutuhkan percepatan yang lebih agresif, terutama terkait proses lelang atau pengadaan barang dan jasa,” tambahnya.

Sementara dari sisi penerimaan, Acuviarta menyarankan agar optimalisasi tidak hanya bertumpu pada pajak kendaraan bermotor (PKB), yang saat ini tengah diberi insentif pembebasan tunggakan. “Di luar PKB seperti pajak air permukaan, pajak bahan bakar minyak dan lain sebagainya bisa kita fokuskan realisasinya,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa implementasi Perpres No. 1 Tahun 2025 turut memengaruhi ritme belanja daerah, khususnya karena kebijakan tersebut mendorong efisiensi dan realokasi anggaran.

“Pak Gubernur KDM sudah melakukan pembaharuan terkait kebijakan fiskal dan politik anggaran, perlu kita sikapi secara positif dan saya melihat realisasi maupun implementasinya membutuhkan waktu transisi,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Acuviarta Kartabi APBD Jabar 2025 ekonomi jawa barat fiskal daerah Herman Suryatman Pendapatan Asli Daerah Realisasi Belanja Daerah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Menuju Akreditasi Unggul, Prodi KPI UIN Bandung Tuntaskan Asesmen Lapangan LAMSPAK

Bansos PKH dan BPNT 2026 Belum Cair, Ini Fakta Terbaru dan Jadwalnya

Jumat Malam yang Mencekam di Tamansari Bandung: Massa Serba Hitam Kocar-kacir Diterjang Aparat

UMKM Pangan Sulit Tembus Ekspor? Ledia Hanifa Ungkap Rahasia di Balik Kemasan Produk

Buntut Aksi May Day, Pos Polisi di Tamansari Bandung Hangus Dibakar Massa

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Status SPM Muncul di 4 Bank, Bansos 2026 Segera Masuk Rekening

Terpopuler
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.