Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Game Free Fire

Kode Redeem FF Hari Ini 18 Agustus 2026: 8 Kode Terbaru, Cek Sebelum Kehabisan!

Selasa, 18 Agustus 2026 12:39 WIB

Kobarkan Jiwa Nasionalisme di Pesantren, Cucun Syamsurijal Ajak Para Santri Jadi Garda Depan Kedaulatan NKRI

Selasa, 18 Agustus 2026 12:36 WIB

Lewat Parade Kemerdekaan di Kabupaten Bandung, Generasi Muda Diajak Kenali Sejarah dan Budaya Sunda

Selasa, 18 Agustus 2026 12:32 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kode Redeem FF Hari Ini 18 Agustus 2026: 8 Kode Terbaru, Cek Sebelum Kehabisan!
  • Kobarkan Jiwa Nasionalisme di Pesantren, Cucun Syamsurijal Ajak Para Santri Jadi Garda Depan Kedaulatan NKRI
  • Lewat Parade Kemerdekaan di Kabupaten Bandung, Generasi Muda Diajak Kenali Sejarah dan Budaya Sunda
  • Persib Bandung Kelebihan Pemain Asing Jelang Super League, Igor Tolic Tegaskan Hal Ini
  • Bukan Sekadar Laga Persahabatan, Ini Misi Rahasia Persib Hadapi Bali United
  • Harga Emas Hari Ini Anjlok! Cek Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian
  • Pemkot Bandung Selidiki Pohon Dikuliti di Jalan Pahlawan, Pengawasan Diperketat
  • Bukan di Film! Kisah ‘Superman’ Palangka Raya yang Lawan Karhutla Sepulang Sekolah
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 18 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Minim Anggaran! Pesantren di Jabar Masih Tertinggal, DPRD Minta Evaluasi Total!

By SusanaRabu, 22 Oktober 2025 23:30 WIB2 Mins Read
Anggota DPRD Jabar dari Fraksi PPP, Zaini Shofari. Foto: Instagram @petigajabar.official.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Jawa Barat, Zaini Shofari, menyoroti minimnya perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat terhadap keberadaan pesantren dan kesejahteraan para santri.

Padahal, Jawa Barat merupakan provinsi dengan jumlah pesantren dan santri terbanyak di Indonesia.

Menurut Zaini, dengan populasi mencapai sekitar 50 juta jiwa, jumlah pesantren dan santri di Jabar bahkan lebih besar dibandingkan Jawa Timur. Kondisi ini, katanya, seharusnya mendapat perhatian khusus dari pemerintah provinsi.

“Tentu ini harus jadi perhatian serius. Ada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2019 dan juga Peraturan Daerah (Perda) Jawa Barat Tahun 2021 tentang Pesantren, tetapi implementasinya masih sangat lemah,” ujar Zaini, Rabu (22/10/2025).

Perhatian Belum Maksimal

Zaini menjelaskan, dalam Perda Pesantren Tahun 2021 terdapat lima komponen utama, yakni kiai, santri, asrama, masjid, dan kajian kitab kuning. Namun, ia menilai perhatian Pemprov terhadap kelima aspek tersebut masih minim.

Sebagai contoh, kata dia, pada perubahan anggaran 25 September 2025 yang ditetapkan melalui Peraturan Gubernur, hanya dialokasikan Rp5,1 miliar untuk program beasiswa santri tidak mampu.

“Nilainya hanya sekitar Rp2,75 juta per santri. Jumlah itu sangat kecil jika dibandingkan dengan populasi santri yang mencapai ratusan ribu,” ungkapnya.

Pesantren, Pilar Moral dan Peradaban

Zaini menegaskan, pesantren memiliki kontribusi besar dalam sejarah dan peradaban bangsa Indonesia. Menurutnya, pesantren adalah bagian dari khazanah budaya dan spiritual bangsa yang tumbuh dari swadaya masyarakat.

“Pesantren adalah benteng moral bangsa. Jangan sampai diabaikan hanya karena bukan lembaga negara,” tegasnya.

Dorongan Pembentukan Satgas Pesantren

Zaini juga mendukung langkah pemerintah pusat yang menugaskan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, untuk membentuk Satgas Pesantren.

“Satgas ini penting untuk memantau kondisi pesantren. Gubernur Jabar juga sebaiknya turun langsung melihat pesantren yang potensinya besar, tetapi infrastrukturnya masih minim,” ujarnya.

Ia menambahkan, perhatian terhadap pesantren seharusnya tidak hanya pada aspek beasiswa, tetapi juga pembangunan sarana, infrastruktur, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia santri.

“Santri bukan hanya bagian dari sistem pendidikan, tetapi juga kekuatan moral dan karakter bangsa,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

beasiswa santri tidak mampu fraksi PPP DPRD jabar perda pesantren 2021 perhatian pemprov jabar pesantren Jawa Barat santri jabar satgas pesantren Zaini Shofari
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kobarkan Jiwa Nasionalisme di Pesantren, Cucun Syamsurijal Ajak Para Santri Jadi Garda Depan Kedaulatan NKRI

Lewat Parade Kemerdekaan di Kabupaten Bandung, Generasi Muda Diajak Kenali Sejarah dan Budaya Sunda

Pemkot Bandung Selidiki Pohon Dikuliti di Jalan Pahlawan, Pengawasan Diperketat

Bukan di Film! Kisah ‘Superman’ Palangka Raya yang Lawan Karhutla Sepulang Sekolah

Geger Karnaval HUT RI di Cicalengka Berujung Ricuh, Kapolsek dan Danramil Jadi Korban

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Cek Bansos Kemensos Agustus 2026 Lewat HP, Cukup Pakai NIK KTP: Ini Link Resminya

Terpopuler
  • Auto Resign Massal? Rahasia Gaji Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg yang Bikin Heboh Indonesia!
  • Mengenal Susanah, Ibu Pengupas Bawang Asal Bogor yang Disebut Prabowo Diupah Rp700 Ribu per Kg
  • BPRS HIK Parahyangan Akui Hadapi Penyesuaian Likuiditas, Dana Deposito Tetap Jadi Kewajiban
  • Kode Redeem ML 14 Agustus 2026 Terbaru, Ada Diamond dan Skin Gratis Hari Ini
  • Jelang HUT RI ke-81, Warga Cikutra Bikin Terowongan Merah Putih Sepanjang 180 Meter
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.