bukamata.id – Viral di media sosial, sebuah video yang diunggah akun Instagram Instagram @santosoim berhasil menyita perhatian publik. Video tersebut memperlihatkan momen haru saat pengumuman hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026, yang diwarnai tangis bahagia seorang ibu setelah anaknya dinyatakan lolos ke Institut Teknologi Bandung.
Momen emosional itu semakin menyentuh karena sang anak, Abdul Halim Assalam, berhasil diterima di Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) Institut Teknologi Bandung, program studi Teknik Metalurgi, salah satu jurusan paling kompetitif di Indonesia.
Perjuangan Sejak Kelas 10, Kaos ITB Jadi Simbol Harapan
Kisah ini bermula sejak Abdul Halim masih duduk di kelas 10 SMA Taruna Bakti Bandung. Sang ibu disebut sudah memiliki tekad kuat agar anaknya bisa masuk ITB melalui jalur prestasi.
Dalam unggahan yang viral, sang ibu bahkan sempat mengirim pesan kepada dosen ITB, Imam Santoso, dengan harapan mendapatkan kaos ITB sebagai bentuk motivasi bagi anaknya.
“Assalamualaikum Pak Imam, saya mau kaosnya untuk anak saya… dia sangat ingin masuk ITB jalur rapor,” demikian isi pesan yang dikirimkan saat itu.
Tak disangka, doa dan usaha tersebut berbuah manis. Di tahun 2026, Abdul Halim resmi diterima di ITB melalui jalur SNBP, tepat di jurusan yang sejak lama ia impikan: Teknik Metalurgi.
Tangis Bahagia di Momen Pengumuman SNBP
Dalam video yang beredar, sang ibu tampak tak kuasa menahan air mata saat mengetahui anaknya lolos seleksi. Tangis haru pecah setelah perjuangan panjang keluarga tersebut akhirnya terbayar.
“Ya Pak, itu waktu kelas 10 dapat kaos dari bapak. Halim memang dari awal ingin masuk Metalurgi. Terima kasih sudah menjadi inspirasi anak saya,” tulis sang ibu penuh haru.
Momen tersebut kemudian menjadi viral karena dianggap mewakili perjuangan banyak orang tua dalam mendampingi anak meraih mimpi pendidikan tinggi.
Reaksi Warganet: Doa dan Haru Mengalir
Kisah ini langsung menuai beragam komentar emosional dari warganet. Banyak yang ikut merasakan kebahagiaan sekaligus terinspirasi oleh perjuangan keluarga tersebut.
Beberapa komentar yang ramai dibagikan antara lain:
- “Pak Imam akhirnya anak itu tercapai cita-citanya,” tulis akun @fen***
- “MasyaAllah, ikut bahagia banget lihat ini,” tulis akun @ari***
- “Anakku juga dapat kaos itu, semoga cita-citanya tercapai masuk ITB,” tulis akun @ren***
- “Barakallah, usaha dan doa orang tua memang luar biasa,” tulis akun @cha***
Gelombang komentar positif ini menunjukkan kuatnya resonansi emosional dari kisah perjuangan pendidikan tersebut.
Profil Imam Santoso, Sosok Inspiratif di Balik Kisah Viral
Sosok yang turut menjadi bagian dari cerita ini adalah Imam Santoso, dosen Teknik Metalurgi ITB yang dikenal aktif membagikan inspirasi pendidikan melalui media sosial.
Imam lahir di Jember, Jawa Timur, dan tumbuh dalam kondisi sederhana. Ia menempuh pendidikan dari sekolah Muhammadiyah sejak kecil hingga akhirnya berhasil masuk ITB pada jurusan Teknik Pertambangan.
Perjalanannya tidak mudah. Ia sempat gagal masuk kedokteran, namun kemudian bangkit dan menjadi lulusan terbaik di angkatannya. Kesuksesan akademiknya membawanya meraih berbagai beasiswa internasional, termasuk ke Australia dan Finlandia.
Kini, selain mengajar di ITB, Imam aktif menginspirasi generasi muda melalui media sosial dengan membagikan kisah mahasiswa, motivasi pendidikan, hingga interaksi hangat bersama mahasiswa yang tinggal di rumahnya.
Kisah Inspiratif yang Jadi Simbol Perjuangan Pendidikan
Kisah Abdul Halim Assalam dan sang ibu kini menjadi simbol kuat tentang arti perjuangan, doa, dan konsistensi dalam meraih pendidikan tinggi.
Viralnya video ini bukan hanya tentang kelulusan SNBP, tetapi juga tentang bagaimana dukungan orang tua dan figur inspiratif dapat membentuk masa depan seorang anak.
Di tengah ketatnya persaingan masuk perguruan tinggi, kisah ini menjadi pengingat bahwa mimpi besar selalu berawal dari langkah kecil yang konsisten.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










