Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Menang Lagi di ACL 2! Ini Hitung-hitungan Poin Koefisien Liga Indonesia Terbaru di Ranking AFC

Rabu, 4 November 2026 17:51 WIB

Peringatan Darurat Sanitasi Kota Bandung, 90 Persen Sungai Tercemar Bakteri E. Coli

Rabu, 4 November 2026 17:00 WIB
Thom Haye

Ukir Sejarah! Bek Timnas Indonesia Terpilih Jadi Pemain Terbaik Liga Champions

Rabu, 4 November 2026 16:20 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Menang Lagi di ACL 2! Ini Hitung-hitungan Poin Koefisien Liga Indonesia Terbaru di Ranking AFC
  • Peringatan Darurat Sanitasi Kota Bandung, 90 Persen Sungai Tercemar Bakteri E. Coli
  • Ukir Sejarah! Bek Timnas Indonesia Terpilih Jadi Pemain Terbaik Liga Champions
  • Terungkap Motif Pembunuhan Sadis Hj Komariyah di Indramayu: Sakit Hati Sering Disindir Utang
  • Lagi Dicari Netizen, Terungkap Isi Sebenarnya di Balik Video Viral Egar dan Fina Asal Banyuwangi
  • Jangan Klik! Tautan Isu Video Egar dan Fina Dijual Rp30 Ribu, Ini Modus Penipuannya
  • Definisi Jilat Ludah Sendiri? Perubahan Drastis Vicky Prasetyo ke Raffi Ahmad Bikin Publik Curiga!
  • 6 Tempat Makan Ramah Vegan dan Vegetarian di Bandung yang Wajib Dicoba Saat Liburan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 4 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Monumen Kresek, Wisata Sejarah Syarat Kebiadaban PKI di Madiun

By Fahlevi MercedesRabu, 30 Agustus 2023 16:29 WIB2 Mins Read
Monumen Kresek
Monumen Kresek, wisata sejarah yang ada di Madiun, Jawa Timur Foto: Instagram/@ariefdwieariefdwie
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Madiun bukan hanya terkenal dengan wisata kulinernya saja yakni pecel. Patut diingat ada destinasi wisata sejarah yang sayang untuk dilewatkan yakni Monumen Kresek misalnya.

Dikutip dari Indonesia Tourism, Monumen Kresek lokasinya ada di Desa Kresek, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Jawa Timur (Jatim). Monumen tersebut dibangun lantaran untuk mengenang sejarah, yaitu berkaitan dengan saksi atas peristiwa menegangkan di Madiun lantaran pembantaian oleh PKI.

Monumen Kresek terdiri dari monumen serta relief peninggalan sejarah tentang kebiadaban PKI pada 1948 di Madiun. Untuk mengenang masa kelam itu, maka dibangunlah monumen tersebut, dimulai pada 1987 dan rampung 1991.

Monumen keganasan PKI tersebut berdiri di atas lahan 3,5 hektare. Monumen itu diresmikan pada 1991 oleh Gubernur Jatim, Soelarso.

Baca Juga:  Ema Klaim Kota Bandung Sanggup Buang Sampah ke TPA Legok Nangka

Di tempat ini terdapat patung besar atau tepatnya saat Anda memasuki gerbang utamanya. Patung itu terdiri dari dua orang, di antaranya posisi tengah memenggal kepala dan satu lagi nampak tengah duduk seakan-akan pasrah bakal dipenggal.

Dua orang adalah patung Muso. Ia merupakan pemimpin pemberontakan PKI tengah membawa pedang yang ingin memenggal kepala Kiai yang dikenal dengan nama Husein.

Kiai Husein merupakan seorang tokoh agama yang dikenal mempunyai kepribadian yang arif dan bijaksana. Ketika itu ia juga sebagai anggota DPRD Madiun pada 1948.

Baca Juga:  Cetak Generasi Emas 2045, Anies Baswedan Bakal Perluas Ruang Industri Kreatif dan Pariwisata

Kemudian, di area selatan tepatnya dekat pintu masuk ada prasasti batu ukiran nama-nama prajurit TNI Polri, Pamong Praja, Tokoh Masyarakat serta Guru yang gugur dalam pertempuran melawan PKI di Desa Kresek maupun lantaran dibantai oleh PKI.

Di depan prasasti terdapat ukiran nama-nama korban juga sumur tempat pembuangan korban keganasan PKI yang sudah ditutup dan dibuat relief korban-korban di atasnya.

Kolonel Marhadi adalah salah seorang prajurit TNI berpangkat tertinggi yang gugur dalam pertempuran Desa Kresek. Namanya kemudian diabadikan menjadi salah satu nama jalan di Kota Madiun serta didirikan pula patungnya di Alun-Alun Kota Madiun sebagai bentuk penghormatan.

Baca Juga:  Jokowi Puji PT Pindad Setinggi Langit

Sedangkan pendopo yang didirikan monumen tersebut dulunya ialah rumah warga yang dijadikan markas PKI.

Di mana tempat tersebut dijadikan lokasi pembantaian para korban. Parahnya lagi, rumah tersebut dibakar beserta penghuninya.

Lalu di sebelah timur Patung Muso, terdapat bangunan patung anak-anak korban PKI yang menuntut bela kepada pemerintah RI supaya menumpas kegiatan PKI di Madiun.

Terdapat undak-undak masuk monumen masing-masing berjumlah 17, berjumlah 8 dan berjumlah 45 menunjukkan tanggal 17-8-1945 sebagai hari kemerdekaan RI.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Featured
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Lagi Dicari Netizen, Terungkap Isi Sebenarnya di Balik Video Viral Egar dan Fina Asal Banyuwangi

Jangan Klik! Tautan Isu Video Egar dan Fina Dijual Rp30 Ribu, Ini Modus Penipuannya

Definisi Jilat Ludah Sendiri? Perubahan Drastis Vicky Prasetyo ke Raffi Ahmad Bikin Publik Curiga!

6 Tempat Makan Ramah Vegan dan Vegetarian di Bandung yang Wajib Dicoba Saat Liburan

Cerai Tanpa Drama! Demian Aditya Kudeta Ultah DMS, Reuni Bareng Sara Wijayanto Diserbu Netizen!

BSU Kemnaker 2026 Cair Rp 900 Ribu! Cek Syarat dan Jadwal Transfernya

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.