Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Beckham Putra Yakin Argentina Juara Piala Dunia 2026, Ini Alasannya

Sabtu, 20 Juni 2026 04:00 WIB

Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya

Sabtu, 20 Juni 2026 03:00 WIB

Panen Pemain Bintang! Klaim Kode Redeem FC Mobile Hari Ini 20 Juni 2026, Amankan Paket Gems dan Koin Gratis

Sabtu, 20 Juni 2026 02:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Beckham Putra Yakin Argentina Juara Piala Dunia 2026, Ini Alasannya
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya
  • Panen Pemain Bintang! Klaim Kode Redeem FC Mobile Hari Ini 20 Juni 2026, Amankan Paket Gems dan Koin Gratis
  • Serbu Reward Akhir Pekan! Klaim Kode Redeem FF Hari Ini 20 Juni 2026, Amankan Skin Senjata dan Diamond Gratis
  • Usai Bruno Fernandes, Kini Joao Neves dan Kekasihnya Jadi Sasaran Amuk Pendukung Cristiano Ronaldo
  • Mirip Film Sci-Fi! Arab Saudi Bangun Danau Air Tawar Raksasa Senilai Rp125 Triliun di Tengah Gurun Pasir
  • Heboh Video Viral Cut Salwa, Ini Klarifikasi dan Fakta yang Beredar
  • Bikin Nonton Bola Makin Nyata, Gadget Unik di Kepala Wasit Piala Dunia 2026 Ini Ternyata Punya Fungsi Canggih
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 20 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Monumen Kresek, Wisata Sejarah Syarat Kebiadaban PKI di Madiun

By Fahlevi MercedesRabu, 30 Agustus 2023 16:29 WIB2 Mins Read
Monumen Kresek
Monumen Kresek, wisata sejarah yang ada di Madiun, Jawa Timur Foto: Instagram/@ariefdwieariefdwie
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Madiun bukan hanya terkenal dengan wisata kulinernya saja yakni pecel. Patut diingat ada destinasi wisata sejarah yang sayang untuk dilewatkan yakni Monumen Kresek misalnya.

Dikutip dari Indonesia Tourism, Monumen Kresek lokasinya ada di Desa Kresek, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Jawa Timur (Jatim). Monumen tersebut dibangun lantaran untuk mengenang sejarah, yaitu berkaitan dengan saksi atas peristiwa menegangkan di Madiun lantaran pembantaian oleh PKI.

Monumen Kresek terdiri dari monumen serta relief peninggalan sejarah tentang kebiadaban PKI pada 1948 di Madiun. Untuk mengenang masa kelam itu, maka dibangunlah monumen tersebut, dimulai pada 1987 dan rampung 1991.

Monumen keganasan PKI tersebut berdiri di atas lahan 3,5 hektare. Monumen itu diresmikan pada 1991 oleh Gubernur Jatim, Soelarso.

Baca Juga:  Gegara Ulah Suporter, Persib Kembali Kena Sanksi Denda Rp50 Juta

Di tempat ini terdapat patung besar atau tepatnya saat Anda memasuki gerbang utamanya. Patung itu terdiri dari dua orang, di antaranya posisi tengah memenggal kepala dan satu lagi nampak tengah duduk seakan-akan pasrah bakal dipenggal.

Dua orang adalah patung Muso. Ia merupakan pemimpin pemberontakan PKI tengah membawa pedang yang ingin memenggal kepala Kiai yang dikenal dengan nama Husein.

Kiai Husein merupakan seorang tokoh agama yang dikenal mempunyai kepribadian yang arif dan bijaksana. Ketika itu ia juga sebagai anggota DPRD Madiun pada 1948.

Baca Juga:  Ridwan Kamil Sarling Terakhir di Kabupaten Bandung, Dadang Supriatna: Beliau Pamit ke Warga

Kemudian, di area selatan tepatnya dekat pintu masuk ada prasasti batu ukiran nama-nama prajurit TNI Polri, Pamong Praja, Tokoh Masyarakat serta Guru yang gugur dalam pertempuran melawan PKI di Desa Kresek maupun lantaran dibantai oleh PKI.

Di depan prasasti terdapat ukiran nama-nama korban juga sumur tempat pembuangan korban keganasan PKI yang sudah ditutup dan dibuat relief korban-korban di atasnya.

Kolonel Marhadi adalah salah seorang prajurit TNI berpangkat tertinggi yang gugur dalam pertempuran Desa Kresek. Namanya kemudian diabadikan menjadi salah satu nama jalan di Kota Madiun serta didirikan pula patungnya di Alun-Alun Kota Madiun sebagai bentuk penghormatan.

Baca Juga:  Diskominfo Jabar Diseminasi Aplikasi Sapawarga

Sedangkan pendopo yang didirikan monumen tersebut dulunya ialah rumah warga yang dijadikan markas PKI.

Di mana tempat tersebut dijadikan lokasi pembantaian para korban. Parahnya lagi, rumah tersebut dibakar beserta penghuninya.

Lalu di sebelah timur Patung Muso, terdapat bangunan patung anak-anak korban PKI yang menuntut bela kepada pemerintah RI supaya menumpas kegiatan PKI di Madiun.

Terdapat undak-undak masuk monumen masing-masing berjumlah 17, berjumlah 8 dan berjumlah 45 menunjukkan tanggal 17-8-1945 sebagai hari kemerdekaan RI.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Featured Madiun Monumen Kresek PKI wisata sejarah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya

Panen Pemain Bintang! Klaim Kode Redeem FC Mobile Hari Ini 20 Juni 2026, Amankan Paket Gems dan Koin Gratis

Game Free Fire

Serbu Reward Akhir Pekan! Klaim Kode Redeem FF Hari Ini 20 Juni 2026, Amankan Skin Senjata dan Diamond Gratis

Mirip Film Sci-Fi! Arab Saudi Bangun Danau Air Tawar Raksasa Senilai Rp125 Triliun di Tengah Gurun Pasir

Heboh Video Viral Cut Salwa, Ini Klarifikasi dan Fakta yang Beredar

Solusi HP Lemot: Cara Membersihkan Penyimpanan Android Tanpa Perlu Uninstal Aplikasi

Terpopuler
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.