Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Innalillahi, Mantan Gubernur Jabar Danny Setiawan Tutup Usia

Sabtu, 19 September 2026 09:23 WIB

Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi

Sabtu, 19 September 2026 09:18 WIB

Gagal Bayar Denda, WNI Dibui Gara-gara Buang Puntung Rokok Sembarangan di Malaysia

Sabtu, 19 September 2026 07:23 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Innalillahi, Mantan Gubernur Jabar Danny Setiawan Tutup Usia
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Gagal Bayar Denda, WNI Dibui Gara-gara Buang Puntung Rokok Sembarangan di Malaysia
  • Liburan Tanpa Ribet! 10 Destinasi Wisata Sukabumi Ini Bisa Dijangkau Cuma Naik Kereta Api
  • Dendam Masa Lalu Berujung Pengeroyokan, Jukir di Cileunyi Jadi Korban
  • Persib vs Persijap Jepara, Bobotoh Bisa Nobar di 5 Lokasi Ini
  • Bukan Cuma Didenda, Pohon yang Ditebang di Bandung Harus Dikembalikan ke Lokasi Semula
  • Cristiano Ronaldo Kembali Masuk Skuad Timnas Portugal untuk UEFA Nations League
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 19 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Monumen Kresek, Wisata Sejarah Syarat Kebiadaban PKI di Madiun

By Fahlevi MercedesRabu, 30 Agustus 2023 16:29 WIB2 Mins Read
Monumen Kresek
Monumen Kresek, wisata sejarah yang ada di Madiun, Jawa Timur Foto: Instagram/@ariefdwieariefdwie
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Madiun bukan hanya terkenal dengan wisata kulinernya saja yakni pecel. Patut diingat ada destinasi wisata sejarah yang sayang untuk dilewatkan yakni Monumen Kresek misalnya.

Dikutip dari Indonesia Tourism, Monumen Kresek lokasinya ada di Desa Kresek, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Jawa Timur (Jatim). Monumen tersebut dibangun lantaran untuk mengenang sejarah, yaitu berkaitan dengan saksi atas peristiwa menegangkan di Madiun lantaran pembantaian oleh PKI.

Monumen Kresek terdiri dari monumen serta relief peninggalan sejarah tentang kebiadaban PKI pada 1948 di Madiun. Untuk mengenang masa kelam itu, maka dibangunlah monumen tersebut, dimulai pada 1987 dan rampung 1991.

Monumen keganasan PKI tersebut berdiri di atas lahan 3,5 hektare. Monumen itu diresmikan pada 1991 oleh Gubernur Jatim, Soelarso.

Baca Juga:  Gempa Bumi Magnitudo 5,4 Guncang Sukabumi Minggu Siang

Di tempat ini terdapat patung besar atau tepatnya saat Anda memasuki gerbang utamanya. Patung itu terdiri dari dua orang, di antaranya posisi tengah memenggal kepala dan satu lagi nampak tengah duduk seakan-akan pasrah bakal dipenggal.

Dua orang adalah patung Muso. Ia merupakan pemimpin pemberontakan PKI tengah membawa pedang yang ingin memenggal kepala Kiai yang dikenal dengan nama Husein.

Kiai Husein merupakan seorang tokoh agama yang dikenal mempunyai kepribadian yang arif dan bijaksana. Ketika itu ia juga sebagai anggota DPRD Madiun pada 1948.

Baca Juga:  Harga BBM 1 Oktober 2023 di Seluruh SPBU Pertamina

Kemudian, di area selatan tepatnya dekat pintu masuk ada prasasti batu ukiran nama-nama prajurit TNI Polri, Pamong Praja, Tokoh Masyarakat serta Guru yang gugur dalam pertempuran melawan PKI di Desa Kresek maupun lantaran dibantai oleh PKI.

Di depan prasasti terdapat ukiran nama-nama korban juga sumur tempat pembuangan korban keganasan PKI yang sudah ditutup dan dibuat relief korban-korban di atasnya.

Kolonel Marhadi adalah salah seorang prajurit TNI berpangkat tertinggi yang gugur dalam pertempuran Desa Kresek. Namanya kemudian diabadikan menjadi salah satu nama jalan di Kota Madiun serta didirikan pula patungnya di Alun-Alun Kota Madiun sebagai bentuk penghormatan.

Baca Juga:  Berpotensi Pecah Belah Masyarakat, Ma'ruf Amin Minta TNI-Polri Pelototi Medsos Jelang Pemilu 2024

Sedangkan pendopo yang didirikan monumen tersebut dulunya ialah rumah warga yang dijadikan markas PKI.

Di mana tempat tersebut dijadikan lokasi pembantaian para korban. Parahnya lagi, rumah tersebut dibakar beserta penghuninya.

Lalu di sebelah timur Patung Muso, terdapat bangunan patung anak-anak korban PKI yang menuntut bela kepada pemerintah RI supaya menumpas kegiatan PKI di Madiun.

Terdapat undak-undak masuk monumen masing-masing berjumlah 17, berjumlah 8 dan berjumlah 45 menunjukkan tanggal 17-8-1945 sebagai hari kemerdekaan RI.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Featured
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Liburan Tanpa Ribet! 10 Destinasi Wisata Sukabumi Ini Bisa Dijangkau Cuma Naik Kereta Api

Rekomendasi 10 Anime Pendek Terbaik yang Bisa Ditamatkan dalam Sehari, Cocok Buat Maraton Weekend!

Ngeri Dipalak Sejuta Sehari! Pengakuan Blak-blakan Korban Pungli Jogja yang Bikin Satu Indonesia Murka

8 Tahun Disimpan, Erin Ungkap Dugaan Perselingkuhan Andre Taulany dengan Sinden OVJ

Cari Bakso dan Mie Ayam Enak di Bandung? Ini 4 Rekomendasinya

Bikin Takjub! Aksi ‘Orator Cilik’ Asal Cilacap Bikin Satu Kelas Terpukau, Bakat Alaminya Luar Biasa

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.