Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Malam Jumat Kliwon

Malam Jumat Kliwon, Weton 23 Januari 2026: Arti dan Karakteristiknya

Kamis, 22 Januari 2026 19:37 WIB

Banjir Karangligar Karawang Bukan Lagi Masalah Sementara, Dedi Mulyadi Punya Solusi Radikal

Kamis, 22 Januari 2026 19:26 WIB

Tingginya PHK di Jabar, Dedi Mulyadi Soroti Kualitas SDM dan Koneksi Ordal

Kamis, 22 Januari 2026 19:17 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Malam Jumat Kliwon, Weton 23 Januari 2026: Arti dan Karakteristiknya
  • Banjir Karangligar Karawang Bukan Lagi Masalah Sementara, Dedi Mulyadi Punya Solusi Radikal
  • Tingginya PHK di Jabar, Dedi Mulyadi Soroti Kualitas SDM dan Koneksi Ordal
  • 26.968 PPPK Paruh Waktu di Jabar Belum Terima Upah, Dedi Mulyadi Beri Penjelasan
  • Kecelakaan Maut di Tol Cipularang, Pejabat Pemkab Bekasi Jadi Korban
  • Jadi Beban! Dedi Mulyadi Ungkap 9 BUMN Nunggak Utang Rp3,7 Triliun ke BJB
  • Kenaikan Gaji Pensiunan PNS 2026: Benarkah Ada Penyesuaian Februari Ini?
  • Redmi Note 15 Series Resmi Masuk RI, Berikut Harga dan Spesifikasi Lengkap
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 22 Januari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Monumen Kresek, Wisata Sejarah Syarat Kebiadaban PKI di Madiun

By Fahlevi MercedesRabu, 30 Agustus 2023 16:29 WIB2 Mins Read
Monumen Kresek
Monumen Kresek, wisata sejarah yang ada di Madiun, Jawa Timur Foto: Instagram/@ariefdwieariefdwie
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Madiun bukan hanya terkenal dengan wisata kulinernya saja yakni pecel. Patut diingat ada destinasi wisata sejarah yang sayang untuk dilewatkan yakni Monumen Kresek misalnya.

Dikutip dari Indonesia Tourism, Monumen Kresek lokasinya ada di Desa Kresek, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Jawa Timur (Jatim). Monumen tersebut dibangun lantaran untuk mengenang sejarah, yaitu berkaitan dengan saksi atas peristiwa menegangkan di Madiun lantaran pembantaian oleh PKI.

Monumen Kresek terdiri dari monumen serta relief peninggalan sejarah tentang kebiadaban PKI pada 1948 di Madiun. Untuk mengenang masa kelam itu, maka dibangunlah monumen tersebut, dimulai pada 1987 dan rampung 1991.

Monumen keganasan PKI tersebut berdiri di atas lahan 3,5 hektare. Monumen itu diresmikan pada 1991 oleh Gubernur Jatim, Soelarso.

Di tempat ini terdapat patung besar atau tepatnya saat Anda memasuki gerbang utamanya. Patung itu terdiri dari dua orang, di antaranya posisi tengah memenggal kepala dan satu lagi nampak tengah duduk seakan-akan pasrah bakal dipenggal.

Dua orang adalah patung Muso. Ia merupakan pemimpin pemberontakan PKI tengah membawa pedang yang ingin memenggal kepala Kiai yang dikenal dengan nama Husein.

Kiai Husein merupakan seorang tokoh agama yang dikenal mempunyai kepribadian yang arif dan bijaksana. Ketika itu ia juga sebagai anggota DPRD Madiun pada 1948.

Kemudian, di area selatan tepatnya dekat pintu masuk ada prasasti batu ukiran nama-nama prajurit TNI Polri, Pamong Praja, Tokoh Masyarakat serta Guru yang gugur dalam pertempuran melawan PKI di Desa Kresek maupun lantaran dibantai oleh PKI.

Di depan prasasti terdapat ukiran nama-nama korban juga sumur tempat pembuangan korban keganasan PKI yang sudah ditutup dan dibuat relief korban-korban di atasnya.

Kolonel Marhadi adalah salah seorang prajurit TNI berpangkat tertinggi yang gugur dalam pertempuran Desa Kresek. Namanya kemudian diabadikan menjadi salah satu nama jalan di Kota Madiun serta didirikan pula patungnya di Alun-Alun Kota Madiun sebagai bentuk penghormatan.

Sedangkan pendopo yang didirikan monumen tersebut dulunya ialah rumah warga yang dijadikan markas PKI.

Di mana tempat tersebut dijadikan lokasi pembantaian para korban. Parahnya lagi, rumah tersebut dibakar beserta penghuninya.

Lalu di sebelah timur Patung Muso, terdapat bangunan patung anak-anak korban PKI yang menuntut bela kepada pemerintah RI supaya menumpas kegiatan PKI di Madiun.

Terdapat undak-undak masuk monumen masing-masing berjumlah 17, berjumlah 8 dan berjumlah 45 menunjukkan tanggal 17-8-1945 sebagai hari kemerdekaan RI.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Featured Madiun Monumen Kresek PKI wisata sejarah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Malam Jumat Kliwon

Malam Jumat Kliwon, Weton 23 Januari 2026: Arti dan Karakteristiknya

CPNS Kemenag

Kenaikan Gaji Pensiunan PNS 2026: Benarkah Ada Penyesuaian Februari Ini?

Redmi Note 15 Series Resmi Masuk RI, Berikut Harga dan Spesifikasi Lengkap

Bansos

Bansos PKH Januari 2026 Dinanti, Cek Jadwal Cair dan Nominal Bantuan Terbaru

Ketika Generasi Z Memimpin: Kisah Raden Raka, Ketua RW Termuda dari Cimahi

Tak Kapok! Perempuan Berkasus Ogah Bayar Ongkos Ojol Bikin Geger, Polisi Turun Tangan

Terpopuler
  • Rekomendasi Makan Malam di Subang, dari Saung Sunda hingga Rest Area Favorit
  • Panduan Kuliner Sukabumi: 5 Sajian Khas yang Melegenda dan Hits
  • 23 Paskal Hadirkan Bandung Starts Here, Rumah Baru untuk Komunitas Bandung
  • Viral! Video Diduga Ricky Harun Karaoke Bareng LC Jadi Sorotan Publik
  • Bak Cerita Dongeng, Perjalanan Hidup Michael O dari Manusia Silver ke Model Profesional
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2026
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.