Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Badai Boikot Paling Parah? Fakta Mengejutkan Dibalik Hancurnya Rans Carnival 2026!

Sabtu, 31 Oktober 2026 13:26 WIB

Hujan Deras Guyur Bandung: Dinding Sungai Cipaganti Jebol, 114 Warga Terdampak

Sabtu, 31 Oktober 2026 12:11 WIB

Tarif Berdasarkan Durasi, Pengelola Situs Live Porno Rekrut Belasan Talent Sejak 2025

Sabtu, 31 Oktober 2026 12:04 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Badai Boikot Paling Parah? Fakta Mengejutkan Dibalik Hancurnya Rans Carnival 2026!
  • Hujan Deras Guyur Bandung: Dinding Sungai Cipaganti Jebol, 114 Warga Terdampak
  • Tarif Berdasarkan Durasi, Pengelola Situs Live Porno Rekrut Belasan Talent Sejak 2025
  • Momen Amanda Manopo & Kenny Austin Bikin Konten Anak, Ternyata Sosoknya Setulus Ini
  • Waspada Ledakan Kuda Hitam! Tren Positif Isenmulang Kalteng FC Ancam Dominasi Persib Bandung
  • Saldo KKS Belum Masuk? Cek 3 Hal Ini Sebelum Panik soal Bansos Tahap 4
  • Wajib Mampir! 5 Tempat Makan di Bandung yang Selalu Diburu Wisatawan Luar Kota
  • Bansos Tahap 4 Belum Cair? Cek Dulu Status Verifikasi Rekening KKS Anda
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 31 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Terkendala Alat Berat, DLH Jabar Sebut Air Lindi TPA Sarimukti di Sungai Cipanauan Belum Tertangani

By Putra JuangKamis, 3 Agustus 2023 10:29 WIB2 Mins Read
Penanganan air lindi dari TPA Sarimukti belum dilakukan maksimal DLH Jabar. Foto: Istimewa
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Barat menyatakan telah melakukan berbagai upaya untuk menangani air lindi B3 dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti. Hanya saja penanganan air lindi terkendala ketersediaan alat berat.

Kepala DLH Jabar, Prima Mayaningtias, upaya mengurangi air lindi yang masuk ke alur Sungai Ciganas dan Cipanauan salah satunya dengan mengalihkan alur sungai. Hal itu dilakukan agar air sungai tidak bercampur dengan air lindi dari timbunan sampah TPA Sarimukti.

“Kita bikin sodetan baru untuk mengalihkan alur Sungai Ciganas dan Cipanauan dengan jarak antara alur baru dengan timbunan sampah mencapai 10 meter,” kata Prima, Kamis (3/8/2023).

Akan tetapi, lanjut Prima, pihaknya tidak mengalihkan semua alur sungai. Pengalihan dilakukan pada sebagian titik yang dianggap berpotensi teraliri limpasan air lindi.

Baca Juga:  Bisa Tidur Nyenyak, Ini Alasan Pak Bas Singkap Baju Erick Thohir saat Upacara HUT RI

Menurutnya, sebagian jalur yang masih berdekatan dengan TPA Sarimukti terus dibersihkan secara berkala menggunakan eskavator. Bahkan Prima mengklaim Sungai Ciganas sudah berhasil ditangani, kondisi air sungai terlihat bersih lantaran sudah terpisah dari air lindi.

Lain halnya dengan Sungai Cipanauan. Prima mengungkapkan, penanganan untuk sungai tersebut belum tertangani maksimal. Kendala yang dihadapinya adalah terkait alat berat.

“Sungai Cipanauan sudah ditelusuri titik-titik yang berpotensi masih tercampur dengan air lindi, ditargetkan pada minggu ini bisa dimulai penanganan Sungai Cipanauan dengan menggunakan alat berat yang masih terbatas jumlahnya,” bebernya.

Baca Juga:  Tumbangkan Persikabo, Pelatih Persib Sebut Kemenangan Tingkatkan Kepercayaan Diri Pemain

Selain itu, pihaknya juga melaksanakan pemantauan kualitas air sungai. Pengujian kualitas air permukaan sungai dilakukan setiap 3 bulan sekali serta Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sebulan sekali.

Lalu, upaya lain yang sudah dilakukan untuk peningkatan operasi IPAL sebagai langkah untuk memenuhi baku mutu di antaranya penambahan aktivator pada kolam stabilisasi, kolam anaerobik dan aerobik. Perbaikan mesin aerator dan blower serta penggantian media filtrasi juga sudah dikerjakan.

Baca Juga:  Status Siaga Darurat Kekeringan Ditetapkan Kabupaten Bekasi, 7 Kecamatan Jadi Sorotan

“Masih ada peralatan yang sedang diperbaiki, namun peralatan yang ada sudah dapat dioperasikan selama 24 jam,” ujarnya.

Prima menambahkan, pihaknya juga sudah menganggarkan penambahan alat berat sebagai upaya meningkatkan pelayanan dan penataan TPA Sarimukti. Salah satu kendala yang terjadi kini yaitu minimnya ketersediaan alat berat.

Alat itu, imbuhnya, diperuntukan hanya untuk melayani bongkar (unloading) sampah dari kabupaten/kota di Bandung Raya.

“Tahun ini akan nambah 4 eskavator dan 4 bulldozer. Sekarang lagi proses pengadaan. Sehingga dengan adanya penambahan alat berat ini, bisa maksimal antara pelayanan dan penataan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DLH Jabar Featured TPA Sarimukti
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Hujan Deras Guyur Bandung: Dinding Sungai Cipaganti Jebol, 114 Warga Terdampak

Tarif Berdasarkan Durasi, Pengelola Situs Live Porno Rekrut Belasan Talent Sejak 2025

Bansos

Saldo KKS Belum Masuk? Cek 3 Hal Ini Sebelum Panik soal Bansos Tahap 4

Bansos Tahap 4 Belum Cair? Cek Dulu Status Verifikasi Rekening KKS Anda

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Kapan Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Cair? Cek Status Penerima Lewat HP di Sini

Gaji Pensiunan PNS Naik? Ini Penjelasan Resmi Taspen Jelang Pencairan November 2026

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Berkas Kasus UU ITE Bambang Soeharto Hampir Rampung, Simalango Law Firm Soroti Langkah Tersangka Lapor Balik Saksi
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.