Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Game Free Fire

Garena Bagikan Kode Redeem FF Hari Ini, Survivor Bisa Dapat Bundle Eksklusif dan Senjata Gratis

Jumat, 31 Juli 2026 12:43 WIB

Bukan Gangguan Jiwa, Polisi Bongkar Alasan Ayah Aniaya Anak di Cipongkor Bandung Barat

Jumat, 31 Juli 2026 12:36 WIB

Persib Siapkan Kejutan Transfer Lagi: Shayne Pattynama dan Kiper Persis Masuk Radar?

Jumat, 31 Juli 2026 11:48 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Garena Bagikan Kode Redeem FF Hari Ini, Survivor Bisa Dapat Bundle Eksklusif dan Senjata Gratis
  • Bukan Gangguan Jiwa, Polisi Bongkar Alasan Ayah Aniaya Anak di Cipongkor Bandung Barat
  • Persib Siapkan Kejutan Transfer Lagi: Shayne Pattynama dan Kiper Persis Masuk Radar?
  • Peluncuran Ekosistem, Fokus Regional, dan Keamanan: Bidang-bidang Pengembangan Utama Bagi Platform Olahraga Internasional
  • Thom Haye Berpotensi Absen, 2 Bintang Muda Timnas Indonesia Siap Unjuk Gigi Lawan Timor Leste
  • 10 Pohon Ditebang di Cihapit, Farhan Murka dan Ancam Pidanakan Pelaku
  • Emas Antam Tembus Rp2,7 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkap Harga Emas Pegadaian 31 Juli 2026
  • Tampines Rovers Datang dengan Mental Berani, Persib Siapkan Ujian Berat di Si Jalak Harupat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 31 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Terkendala Alat Berat, DLH Jabar Sebut Air Lindi TPA Sarimukti di Sungai Cipanauan Belum Tertangani

By Putra JuangKamis, 3 Agustus 2023 10:29 WIB2 Mins Read
Penanganan air lindi dari TPA Sarimukti belum dilakukan maksimal DLH Jabar. Foto: Istimewa
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Barat menyatakan telah melakukan berbagai upaya untuk menangani air lindi B3 dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti. Hanya saja penanganan air lindi terkendala ketersediaan alat berat.

Kepala DLH Jabar, Prima Mayaningtias, upaya mengurangi air lindi yang masuk ke alur Sungai Ciganas dan Cipanauan salah satunya dengan mengalihkan alur sungai. Hal itu dilakukan agar air sungai tidak bercampur dengan air lindi dari timbunan sampah TPA Sarimukti.

“Kita bikin sodetan baru untuk mengalihkan alur Sungai Ciganas dan Cipanauan dengan jarak antara alur baru dengan timbunan sampah mencapai 10 meter,” kata Prima, Kamis (3/8/2023).

Akan tetapi, lanjut Prima, pihaknya tidak mengalihkan semua alur sungai. Pengalihan dilakukan pada sebagian titik yang dianggap berpotensi teraliri limpasan air lindi.

Menurutnya, sebagian jalur yang masih berdekatan dengan TPA Sarimukti terus dibersihkan secara berkala menggunakan eskavator. Bahkan Prima mengklaim Sungai Ciganas sudah berhasil ditangani, kondisi air sungai terlihat bersih lantaran sudah terpisah dari air lindi.

Lain halnya dengan Sungai Cipanauan. Prima mengungkapkan, penanganan untuk sungai tersebut belum tertangani maksimal. Kendala yang dihadapinya adalah terkait alat berat.

“Sungai Cipanauan sudah ditelusuri titik-titik yang berpotensi masih tercampur dengan air lindi, ditargetkan pada minggu ini bisa dimulai penanganan Sungai Cipanauan dengan menggunakan alat berat yang masih terbatas jumlahnya,” bebernya.

Selain itu, pihaknya juga melaksanakan pemantauan kualitas air sungai. Pengujian kualitas air permukaan sungai dilakukan setiap 3 bulan sekali serta Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sebulan sekali.

Lalu, upaya lain yang sudah dilakukan untuk peningkatan operasi IPAL sebagai langkah untuk memenuhi baku mutu di antaranya penambahan aktivator pada kolam stabilisasi, kolam anaerobik dan aerobik. Perbaikan mesin aerator dan blower serta penggantian media filtrasi juga sudah dikerjakan.

“Masih ada peralatan yang sedang diperbaiki, namun peralatan yang ada sudah dapat dioperasikan selama 24 jam,” ujarnya.

Prima menambahkan, pihaknya juga sudah menganggarkan penambahan alat berat sebagai upaya meningkatkan pelayanan dan penataan TPA Sarimukti. Salah satu kendala yang terjadi kini yaitu minimnya ketersediaan alat berat.

Alat itu, imbuhnya, diperuntukan hanya untuk melayani bongkar (unloading) sampah dari kabupaten/kota di Bandung Raya.

“Tahun ini akan nambah 4 eskavator dan 4 bulldozer. Sekarang lagi proses pengadaan. Sehingga dengan adanya penambahan alat berat ini, bisa maksimal antara pelayanan dan penataan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DLH Jabar Featured Prima Mayaningtias TPA Sarimukti
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan Gangguan Jiwa, Polisi Bongkar Alasan Ayah Aniaya Anak di Cipongkor Bandung Barat

10 Pohon Ditebang di Cihapit, Farhan Murka dan Ancam Pidanakan Pelaku

Padam Listrik

Kota Batubara Kok Gelap Gulita? Saat Peternak Kecil Dipaksa Tanggung Dosa Gagalnya PLN!

BLT Kesra Rp900 Ribu Juli 2026 Cair Lagi? Ini Fakta Terbaru, Syarat, dan Cara Cek Penerima

Pelecehan Seksual

Ayah di Bandung Barat Tega Siksa Anak Kandung Usia 5 Tahun hingga Berdarah-darah

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bansos Kemensos Tahap 3 Juli-September 2026 Cair! Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK KTP

Terpopuler
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
  • Jakarta Lumpuh Total! Dihujat Warga, Acara Willie Salim dan Emak Gila Ternyata Ilegal!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.