Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
llustrasi olahraga padel yang sedang booming di Indonesia.

Mau Main Padel di Bandung? Cek 5 Venue Ini, Ada yang Buka sampai Tengah Malam

Kamis, 17 September 2026 16:32 WIB

Persib Bikin Kejutan di Korea, FC Seoul Jadi Korban di Stadion Piala Dunia

Kamis, 17 September 2026 16:02 WIB

Mengapa TK Bermasalah di Bandung Tak Langsung Ditutup? Begini Prosesnya

Kamis, 17 September 2026 15:24 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Mau Main Padel di Bandung? Cek 5 Venue Ini, Ada yang Buka sampai Tengah Malam
  • Persib Bikin Kejutan di Korea, FC Seoul Jadi Korban di Stadion Piala Dunia
  • Mengapa TK Bermasalah di Bandung Tak Langsung Ditutup? Begini Prosesnya
  • Viral Pria Tendang Wanita di Mal, Polisi Langsung Turun Tangan!
  • Dari Toko Online ke 400 Cartridge, Begini Jejak Dua Ojol Bandung Racik Liquid Narkotika
  • Jadwal Persib Bandung Usai Taklukkan FC Seoul: Tantangan Fisik di Kandang Persijap Jepara
  • Bukan Sesar Garsela! BMKG Bongkar Sumber 118 Gempa yang Guncang Kabupaten Bandung
  • Ditakuti Karena Terlalu OP! Aksi Kilat 4,65 Detik Anak Gresik Ini Bikin Indonesia Disegani
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 17 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

MTI Dukung Kebijakan Kemenhub soal Penguatan Angkutan Umum Perkotaan

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSenin, 14 Oktober 2024 14:26 WIB3 Mins Read
Ketua Umum MTI, Tory Damantoro. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) mendukung penuh kebijakan pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI terkait penguatan angkutan umum perkotaan.

Begitu disampaikan Ketua Umum MTI, Tory Damantoro dalam seminar bertajuk ‘Arah Kebijakan Transportasi Nasional dan Penguatan Angkutan umum Perkotaan di Indonesia’ yang digelar di Aula Barat ITB, Senin (14/10/2024).

Menurutnya, hal ini akan memberikan arah kebijakan transportasi dalam 20 tahun mendatang sebagai terjemahan dari rencana pembangunan jangka panjang nasional 2025-2045.

“MTI dengan seluruh jajarannya mendukung penuh penyusunan kebijakan ini serta sosialisasinya, dimana kegiatan ini juga salah satu sosialisasi kebijakan transportasi nasional dan dengan doa agar pembangunan serta transportasi dapat semakin tersusun secara terstruktur dan continue, melewati 4 siklus kepemimpinan nasional yang akan datang 20 tahun ke depan,” kata Tory.

Tory mengatakan, penguatan pembangunan angkutan umum perkotaan ini menjadi penting agar masyarakat tidak kehilangan pijakannya.

“Setiap hari semua masyarakat sangat membutuhkan angkutan umum bahkan beberapa pengujian juga penelitian terakhir menyebutkan bahwa ternyata ada yang kemacetan yang luar biasa,” imbuhnya.

Baca Juga:  Mitigasi Kedip Listrik, PT CHINT Indonesia Hibahkan Peralatan DVR pada ITB

Menurutnya, berkembangnya suatu kota menyebabkan semakin panjangnya perjalanan penduduk kota. Sehingga, penggunaan sepeda motor tidak selalu menjadi fungsi bagi masyarakat.

“Ini menjadi penting peran daerah untuk kemudian, meningkatkan komunitas pada peningkatan angkutan umum,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi kebutuhan penduduk perkotaan yang mencapai hampir 170 juta orang, kata Tory, sangat penting menjaga angkutan umum sebagai pusat peradaban budaya serta pusat pembangunan kesejahteraan bangsa.

“Maka MTI ini kembali mengingatkan semua pihak terutama pemerintah daerah baik itu provinsi kota dan kabupaten bahwa sudah sangat mendesak bagi kota-kota besar di Indonesia untuk memiliki sistem angkutan umum yang layak, efisien, berkeselamatan, dapat diandalkan, dan bisa menjadi kebanggaan seluruh warga kota,” tuturnya.

Menurutnya, diperlukan komitmen dan kerja sama yang kuat antar daerah untuk secara berkelanjutan dan terus-menerus merespons kebutuhan pertumbuhan kota yang terus meluas melampaui batas-batas administrasi wilayah.

Baca Juga:  Pakar ITB Soroti Kekuatan Gempa Sumedang yang Berdampak Signifikan

Di tempat yang sama, Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan ITB, Edwan Kardena menilai, penguatan angkutan umum perkotaan ini menjadi sangat penting bagi perkembangan perekonomian masyarakat.

“Penguatan angkutan umum perkotaan Indonesia ini sangat mendukung perkembangan perekonomian masyarakat, konektivitas antar wilayah tidak hanya yang jauh-jauh tetapi di perkotaan ini adalah cerminan yang sudah kita sama-sama lihat,” ucap Edwan.

Edwan mengatakan, Kota Bandung sering kali dikritik sebagai daerah yang selalu macet. Hal yang sama juga dirasakan di daerah lainnya seperti Jakarta dan Bogor.

“Saya kira perkotaan-perkotaan di Indonesia ini yang tidak lepas dari persoalan macet dan itu sangat menunggu kebijakan transportasi nasional yang betul-betul bisa menyentuh persoalan yang mendasar, termasuk mengatur bagaimana angkutan umum ini bisa beroperasi di kota-kota besar Indonesia, tetapi juga sustainable yang luar biasa,” bebernya.

Sementara itu, Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin meminta ITB untuk untuk menganalisa kondisi masyarakat khususnya di Bandung raya, bagaimana agar mereka mau menggunakan angkutan umum.

Baca Juga:  ITB Sebut Edukasi Jadi Solusi Penanganan Sampah di Kota Bandung

“Kami ini sudah pusing dengan transportasi Bandung Raya. Jadi cita-cita mewujudkan transportasi efektif dan efisien mudah untuk diucapkan tapi sulit diwujudkan dengan banyaknya faktor yang ada di negara ini,” ucap Bey.

Bey mencatat, pertumbuhan kendaraan pribadi di Bandung Raya sangat pesat dengan sekitar 5 juta kendaraan pada tahun 2023.

“Dan sudah seperti biasa pertumbuhan kendaraan tidak diimbangi dengan peningkatan kapasitas jalan dan ini menyebabkan kemacetan yang parah, dengan rasio volume dan kapasitas mencapai 1,1 pada jam sibuk di beberapa ruang jalan utama,” katanya.

Oleh karena itu, pergerakan masif ini sangat perlu didukung oleh pelayanan transportasi umum seperti Bus Rapid Transit (BRT) hingga Mass Rapid Transit (MRT).

“Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan melakukan berbagai inovasi dalam sistem transportasi, termasuk mendorong konsep simless konektivitas dan transportasi yang dapat diartikan sebagai integrasi dan kelanjutan transportasi yang terpadu,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ITB
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Mengapa TK Bermasalah di Bandung Tak Langsung Ditutup? Begini Prosesnya

Viral Pria Tendang Wanita di Mal, Polisi Langsung Turun Tangan!

Dari Toko Online ke 400 Cartridge, Begini Jejak Dua Ojol Bandung Racik Liquid Narkotika

ilustrasi gempa

Bukan Sesar Garsela! BMKG Bongkar Sumber 118 Gempa yang Guncang Kabupaten Bandung

Beras Fortifikasi Dijual hingga Rp57 Ribu, 25 Merek Ditarik dari Peredaran

Heboh Jasa Santet Tarif Rp3 Juta di Pantai Karang Hawu Sukabumi, Begini Faktanya

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.