Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ Bikin Geger! Pakar Bongkar Bahaya Link Full Video yang Bisa Bobol HP

Rabu, 8 April 2026 17:00 WIB

Warga Jabar Sambut Positif Kebijakan Pajak Tanpa KTP, Urusan Jadi Lebih Mudah

Rabu, 8 April 2026 16:59 WIB

Siasat Licik Foto di Pantai Berujung Bui: Duda Muda di Garut Tega Setubuhi Remaja 15 Tahun

Rabu, 8 April 2026 16:54 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ Bikin Geger! Pakar Bongkar Bahaya Link Full Video yang Bisa Bobol HP
  • Warga Jabar Sambut Positif Kebijakan Pajak Tanpa KTP, Urusan Jadi Lebih Mudah
  • Siasat Licik Foto di Pantai Berujung Bui: Duda Muda di Garut Tega Setubuhi Remaja 15 Tahun
  • Bansos Tahap II Cair April 2026! Ini Cara Praktis Cek Penerima Modal NIK KTP Lewat HP
  • Persib Menang, Tapi Umuh Muchtar Justru Waspada: Ada Ancaman Besar di 8 Laga Tersisa!
  • Cimahi Mencekam! Pemotor Diserang Brutal Geng Motor di Cibeureum, Polisi Buru Pelaku
  • Drama 39 Detik! Sanjaya Jadi Penentu Kemenangan Heroik Timnas Futsal Indonesia Atas Australia
  • Persiapan Tempur Maung Bandung: Bojan Hodak Kantongi Kekuatan Penuh Jelang Jamu Bali United
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 8 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Mulim Harus Tahu, Ini Manfaat dan Keistimewaan Puasa Syawal bagi Kesehatan Tubuh

By Putra JuangSabtu, 5 April 2025 08:30 WIB4 Mins Read
Ilustrasi niat puasa tarwiyah dan arafah. (Foto: Ilustrasi/net)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pada momen lebaran Idul Fitri, berbagai makanan dapat masuk ke dalam tubuh manusia termasuk yang mungkin membahayakan bagi tubuhnya.

Selain bermanfaat sebagai sumber nutrisi tubuh, makanan telah diketahui dapat menimbulkan berbagai risiko terhadap kesehatan bila dikonsumsi berlebihan dan tidak dengan hati-hati.

Apalagi sajian menu lebaran yang tak jarang mengandung banyak lemak, kolesterol, dan gula. Efek dari konsumsi makanan tidak hanya muncul dalam sehari setelah seseorang itu makan.

Apalagi seiring dengan berlalunya Ramadhan, pola makan kaum muslimin sangat mungkin berubah drastis. Dari yang semula terbiasa berpuasa rutin setiap hari menjadi rutin makan dari hari ke hari.

Frekuensi makan juga bisa berubah dari 2 kali sehari menjadi 3 kali sehari atau bahkan lebih.

Selama bulan Syawal, diharapkan ada antisipasi saat perubahan pola makan itu belum terlalu lama terjadi. Pada saat itulah dianjurkan puasa sunnah 6 hari di bulan Syawal sebagai model adaptasi tubuh manusia agar tidak terlalu drastis berubah.

Selain memberikan kesempatan bagi tubuh untuk mengubah polanya dengan perlahan, ternyata puasa sunnah 6 hari memang bisa membekali umat Muslim dengan berbagai manfaat khusus.

Mengapa puasa sunnah di bulan Syawal melibatkan hitungan 6 hari? Apakah ada hikmah khusus hitungan 6 hari tersebut dalam perspektif kesehatan? Apa yang terjadi pada tubuh setelah umat Islam berpuasa 6 hari di Bulan Syawal?

Baca Juga:  Batas Aman Minum Kopi dalam Sehari Menurut Pakar Kesehatan

Menurut para ahli, seperti yang dijelaskan Yuhansyah Nurfauzi, pelaksanaan puasa dapat memberikan efek penguatan sistem kekebalan tubuh orang yang mengamalkannya.

Hal ini terjadi karena dengan berpuasa, sel darah putih yang merupakan sel yang berperan penting dalam sistem pertahanan tubuh akan meningkat.

“Sebagaimana yang telah diketahui oleh umum, sel darah putih dapat diibaratkan sebagai tentara yang menjaga tubuh manusia dari berbagai penyakit. Seperti halnya sel lain yang hidup, maka sel darah putih bisa memperbanyak diri sehingga dapat menunjang imunitas,” ucap Yuhansyah dikutip laman NU Online, Sabtu (5/5/2025).

“Ternyata, ketika seseorang berpuasa 6 hari, sel darah putih akan berhasil memperbanyak diri dengan baik dan dapat diamati setelah 6 hari puasa berlalu,” lanjutnya.

Menurut penelitian di University of Osaka, Jepang, saat orang berpuasa memasuki hari ketujuh, jumlah sel darah putih akan meningkat, pada hari pertama sampai keenam tidak ditemukan peningkatan seperti itu, tetapi pada hari ketujuh terjadi penambahan dengan sangat cepat.

Peningkatan sel darah putih secara otomatis meningkatkan kekebalan tubuh. Sel ini melindungi dari radang yang ada, sehingga banyak penyakit radang yang sembuh dengan berpuasa, seperti radang tenggorokan, radang hidung, dan lain-lain.

Menurut Yuhansyah yang juga seorang Apteker dan Pegiat Kajian Farmasi ini menerangkan, penjelasan tentang hari ketujuh saat imunitas meningkat relevan dengan khasiat puasa 6 hari di bulan Syawal.

Baca Juga:  Berkah Ramadhan, 100 Ton Kurma dari Tanah Suci Dikirim untuk Umat Muslim Indonesia

Oleh karena itu, hendaknya kaum muslimin tidak melewatkan kesempatan ini sebagai sarana meningkatkan imunitas. Sekiranya bisa dilakukan berturut-turut, maka puasa Syawal 6 hari akan sangat optimal.

Namun, apabila tidak bisa berturut-turut, manfaatnya tetap dapat memberikan bekal imunitas yang cukup untuk menghadapi bulan-bulan berikutnya.

Hasil penelitian tersebut diperkuat oleh Wei dan timnya yang berasal dari University of Southern California berkolaborasi dengan salah satu institut kanker di Milan.

Dalam penelitiannya, ada 100 sukarelawan sehat yang dilibatkan dan menjalani puasa intermitten dengan durasi atau lama waktu yang mendekati waktu puasa Syawal.

Meskipun tidak sama persis dengan puasa Syawal, tetapi hasilnya mirip dengan penelitian sebelumnya yang dilakukan di Osaka.

Dia mengatakan bahwa diet yang diatur seperti puasa bekerja sebagian besar dengan mengaktifkan sel induk darah, yang memperkuat kemampuan tubuh untuk memproduksi sel darah putih yang melawan infeksi.

Itu terjadi bukan selama siklus puasanya tetapi ketika makan normal dilanjutkan. Pengaturan waktu puasa ini juga mempromosikan proses pembersihan sel yang disebut autophagy.

Pada proses autophagy, sel memakan bagiannya sendiri yang rusak dan selanjutnya digantikan oleh komponen fungsional yang baru.

Baca Juga:  Muslim Catat! Ini Waktu Mustajab untuk Berdoa, Salah Satunya di Hari Jumat

Jika dikaitkan dengan puasa Syawal dan hasil penelitian sebelumnya di Osaka, penelitian Wei dan timnya sama-sama membuktikan bahwa puasa dengan jumlah hari tertentu ternyata berefek jangka panjang.

Setelah orang yang berpuasa dengan jumlah hari tertentu, yaitu 5-7 hari, kemudian menghentikan puasanya, barulah efek terhadap kesehatan muncul dan bisa dirasakan.

Hal ini sangat relevan dengan puasa Syawal yang berjumlah 6 hari karena masuk dalam rentang 5-7 hari sebagaimana penelitian tersebut.

Lebih lanjut hasil penelitian Wei dan timnya tersebut mengungkapkan kemungkinan puasa dapat meningkatkan peluang umur panjang. Hal itu dijelaskan sebagai efek positif berupa pencegahan terjadinya berbagai penyakit yang terkait dengan usia lanjut maupun proses penuaan.

Apabila risiko dari penyakit seperti diabetes, kanker, dan penyakit kardiovaskular (jantung serta pembuluh darah) dapat dicegah, tentu hal ini akan meningkatkan usia harapan hidup seseorang.

Berdasarkan manfaat yang banyak dari puasa Syawal sebagaimana yang telah diuraikan, maka selayaknya kaum muslimin mengamalkan semampunya. Apabila ada yang memiliki kesempatan berpuasa 6 hari berturut-turut, maka akan sangat optimal manfaatnya bagi kesehatan.

Namun, apabila kesempatan dan kemampuan yang ada kurang dari itu, tentu berapapun jumlah puasa Syawal yang dapat dilakukan tetap bermanfaat untuk kesehatan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

keistimewaan kesehatan tubuh manfaat muslim Puasa Syawal
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ Bikin Geger! Pakar Bongkar Bahaya Link Full Video yang Bisa Bobol HP

Bansos

Bansos Tahap II Cair April 2026! Ini Cara Praktis Cek Penerima Modal NIK KTP Lewat HP

Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ Gegerkan Medsos, Link Full Video Ternyata Berbahaya!

Video ‘Ibu Tiri dan Anak Tiri Part 2 No Sensor’ Viral, Netizen Ramai Cari Link

Ditolak di Indonesia Karena ‘Kurus Kerempeng’, Pemuda Bandung Ini Malah Jadi Bintang Louis Vuitton di Paris

Garena Free Fire

Update Kode Redeem FF 8 April 2026: Klaim Skin Eksklusif dan Diamond Gratis Sekarang!

Terpopuler
  • Bukan Indonesia? Fakta Mengejutkan di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit Ini
  • Terkuak Pemeran Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit yang Bikin Heboh!
  • Link Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Disebut Punya Versi Lengkap Tanpa Sensor
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Heboh! Video Viral Ibu Tiri di Ladang Sawit Bikin Netizen Berburu Link 7 Menit ‘No Sensor’
  • Hati-Hati! Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Banyak yang Palsu, Cek Link Asli
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.