Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Suarakan Jeritan Warga Garut Selatan, Band Metal VoB Soroti Jalan Rusak 10 Tahun

Jumat, 14 Agustus 2026 19:23 WIB

Spesial Kemerdekaan, Naik Bandros di Bandung Cuma Bayar Rp8 Pakai QRIS

Jumat, 14 Agustus 2026 19:17 WIB
program MBG

Prabowo Sebut ‘Biadab’ Tapi MBG Lanjut Terus? Tragedi Keracunan Massal Karo Bikin Gempar!

Jumat, 14 Agustus 2026 18:56 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Suarakan Jeritan Warga Garut Selatan, Band Metal VoB Soroti Jalan Rusak 10 Tahun
  • Spesial Kemerdekaan, Naik Bandros di Bandung Cuma Bayar Rp8 Pakai QRIS
  • Prabowo Sebut ‘Biadab’ Tapi MBG Lanjut Terus? Tragedi Keracunan Massal Karo Bikin Gempar!
  • Terungkap! Detik-detik Honda Ferio Tabrak Aiptu Asep Suhara hingga Terpental 8 Meter
  • Persib Tak Full Team Lawan Sabah FC, 5 Pemain Timnas Masih Absen
  • Cek Desil DTSEN Pakai NIK KTP, Begini Cara Tahu Status Bansos Agustus 2026
  • Bakal Jadi yang Terbesar dalam Sejarah, APBN 2027 Diproyeksikan Mendekati Rp 4.000 Triliun
  • Terungkap! Pria yang Viral Pukul Wanita di Cimahi Diduga ODGJ
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 14 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Ditolak di Indonesia Karena ‘Kurus Kerempeng’, Pemuda Bandung Ini Malah Jadi Bintang Louis Vuitton di Paris

By SusanaRabu, 8 April 2026 09:22 WIB4 Mins Read
Raihan Fahrizal model asal Bandung yang tembus panggung internasional. Foto: Instagram @raihanfahrijal_
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Tidak semua mimpi lahir dari penerimaan. Sebagian justru tumbuh dari penolakan yang berulang.

Itulah yang dialami Raihan Fahrizal, model asal Bandung yang kini namanya melesat di panggung mode dunia setelah sempat dianggap “tidak memenuhi standar” di negeri sendiri.

Tubuhnya dinilai terlalu kurus. Penampilannya dianggap tidak sesuai dengan gambaran ideal model pria di Indonesia. Namun siapa sangka, karakter fisik yang dulu dipandang sebelah mata itu justru menjadi tiket emasnya menembus industri fashion global.

Awal Karier: Ditemukan di Kafe hingga Masuk Dunia Modeling

Perjalanan Raihan dimulai secara tidak terduga. Pada usia 17 tahun, ia ditemukan oleh seorang perekrut agensi model saat berada di sebuah kafe di Bandung. Momen sederhana itu menjadi titik awal langkah panjangnya di dunia modeling.

Sejak saat itu, Raihan mulai aktif mengikuti berbagai ajang modeling lokal. Ia perlahan membangun portofolio dan pengalaman, termasuk mengikuti kompetisi bergengsi seperti Jakarta Fashion Week.

Namanya mulai dikenal ketika meraih gelar dalam ajang Asia Model Festival 2020 dan menjadi finalis Jakarta Fashion Week 2021. Namun, perjalanan tersebut tidak serta-merta berjalan mulus.

Ditolak di Negeri Sendiri: “Terlalu Kurus untuk Standar Lokal”

Alih-alih mendapat dukungan penuh, Raihan justru menghadapi kenyataan pahit. Ia berkali-kali ditolak oleh berbagai agensi dan brand di Indonesia.

Tubuhnya dianggap terlalu kurus dan tidak sesuai dengan selera pasar lokal. Bahkan, ia pernah diminta untuk menambah berat badan agar lebih “layak” tampil di runway dalam negeri.

“Di Indonesia aku sering di-cancel karena badan terlalu kurus, kurang gede,” ungkap Raihan dalam salah satu pengakuannya di media sosial.

Penolakan demi penolakan sempat membuatnya meragukan diri sendiri. Namun, ia memilih untuk tidak menyerah.

Diakui Dunia: Ketika Standar Global Berbicara Berbeda

Berbeda dengan pasar lokal, industri fashion internasional justru melihat potensi besar dalam diri Raihan. Wajah tegas, tubuh ramping, serta aura unik yang dimilikinya dianggap sebagai identitas visual yang kuat, sesuatu yang sangat dicari di panggung global.

Momentum besar datang ketika ia tampil di runway brand ternama dunia seperti Louis Vuitton dan Yves Saint Laurent dalam ajang Paris Fashion Week.

Penampilannya di panggung internasional menjadi bukti nyata bahwa standar kecantikan tidak bersifat tunggal.

Tak hanya itu, Raihan juga dipercaya membawakan karya desainer ternama seperti Kiko Kostadinov, Diesel, hingga Paul Smith. Ia bahkan bergabung dengan sejumlah agensi modeling internasional yang berbasis di Eropa.

Dari Bandung ke Paris: Membawa Nama Indonesia ke Dunia

Lahir di Bandung pada 5 Mei 2001, Raihan memiliki tinggi badan mencapai 187 cm dengan berat sekitar 60 kg, postur yang justru dianggap ideal di industri modeling global.

Kini, ia menjadi salah satu model pria Indonesia yang berhasil menembus pasar internasional secara konsisten. Keberhasilannya bukan hanya soal karier pribadi, tetapi juga membawa nama Indonesia ke panggung mode dunia.

Lebih dari itu, Raihan ingin mengubah cara pandang masyarakat terhadap standar kecantikan, khususnya di Indonesia agar lebih inklusif dan terbuka terhadap keberagaman.

Luka Masa Lalu: Dari Perundungan hingga Rasa Tidak Percaya Diri

Kesuksesan Raihan hari ini tidak lepas dari masa lalu yang penuh tantangan. Sejak kecil, ia kerap menjadi korban perundungan karena tubuhnya yang tinggi dan kurus.

Penampilan yang berbeda dari kebanyakan teman sebayanya membuatnya merasa tidak percaya diri. Namun, pengalaman itu justru membentuk mentalnya menjadi lebih kuat.

Ia memilih menjadikan kritik sebagai bahan bakar untuk terus berkembang.

Komentar Warganet: Dari Diragukan Kini Dipuji

Kesuksesan Raihan juga mendapat respons positif dari warganet. Dalam unggahan terbaru di akun Instagram pribadinya, banyak netizen memberikan dukungan dan apresiasi.

Salah satu komentar datang dari akun @jun*** yang menulis, “Kerenn lo bang, sehat dan sukses teruss.”

Komentar lain dari akun @faq*** menyebut, “coolest guy with ‘Raihan’ name.”

Sementara akun @miz*** menuliskan singkat namun penuh semangat, “FIREEEEEE.”

Gelombang dukungan ini menjadi bukti bahwa perjalanan Raihan kini tidak hanya menginspirasi, tetapi juga mengubah persepsi publik.

Menjadi Diri Sendiri: Kunci Sukses Raihan Fahrizal

Kisah Raihan Fahrizal mengajarkan satu hal penting: pengakuan tidak selalu datang dari tempat asal kita. Terkadang, dunia membutuhkan waktu untuk memahami nilai yang kita miliki.

Ia membuktikan bahwa kesuksesan bukan tentang menyesuaikan diri dengan standar orang lain, melainkan tentang bertahan menjadi diri sendiri hingga akhirnya dunia yang menyesuaikan.

Dari tubuh yang dulu dianggap “tidak cukup”, kini justru menjadi simbol kekuatan dan identitas di panggung global.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kisah inspiratif model Model Bandung mendunia Model Indonesia internasional Paris Fashion Week Raihan Fahrizal
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Spesial Kemerdekaan, Naik Bandros di Bandung Cuma Bayar Rp8 Pakai QRIS

Bukan Sekadar HP! Honor Robot Phone Meluncur Mengusung Gimbal Mekanik Terkecil di Dunia

Buruan! 10 Promo Makan Murah HUT RI ke-81 di Bandung, Ada Buy 1 Get 1

Kode Redeem ML 14 Agustus 2026 Terbaru, Ada Diamond dan Skin Gratis Hari Ini

Ilustrasi emas antam

Harga Emas Antam Hari Ini 14 Agustus 2026 Anjlok Rp36 Ribu, Cek Harga Terbarunya

Jomblo Auto Mengheningkan Cipta! Momen Manis Bule Cantik Australia Datang ke Lombok Demi Si Hitam Manis

Terpopuler
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
  • FOTO: Lebih dari Sepak Bola: Momen Hangat Penuh Respek di Final Piala Presiden 2026
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.