Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Viral video ukhti mukena pink.

Warganet Penasaran Video Mukena Pink Tanpa Sensor, Hati-Hati Link Berbahaya

Senin, 16 Maret 2026 01:00 WIB
Persib Bandung

Persib Gagal Menang, tapi Poin Tetap di Puncak Klasemen Super League

Minggu, 15 Maret 2026 22:48 WIB

Ledakan Misterius Hancurkan Kontrakan 19 Kamar di Cileunyi, Satu Penghuni Terluka

Minggu, 15 Maret 2026 21:53 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Warganet Penasaran Video Mukena Pink Tanpa Sensor, Hati-Hati Link Berbahaya
  • Persib Gagal Menang, tapi Poin Tetap di Puncak Klasemen Super League
  • Ledakan Misterius Hancurkan Kontrakan 19 Kamar di Cileunyi, Satu Penghuni Terluka
  • Atur WFA Saat Libur Nyepi–Lebaran 2026, Pemkab Bandung Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan
  • Pulang Umrah, Bupati Bandung Dadang Supriatna Langsung Tinjau Banjir Bandang Desa Panyadap Solokanjeruk
  • Ramadan 2026 Heboh! Link Video Mukena Pink No Sensor Tersebar, Begini Isi Videonya
  • Bukan Main Layangan, Bocah 10 Tahun Ini Malah Sibuk Masak dan Urus Orang Tua Sakit!
  • Doa Buka Puasa dan Jadwal Adzan Maghrib Bandung 15 Maret 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 16 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Nama RSUD Al Ihsan Diganti Welas Asih, FUUI: Tidak Ada Urgensi, Justru Bikin Gaduh

By Aga GustianaMinggu, 6 Juli 2025 17:46 WIB3 Mins Read
RSUD Al Ihsan
RSUD Al Ihsan. (Foto: Wikipedia)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menuai kritik tajam setelah mengusulkan penggantian nama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Al Ihsan menjadi RSUD Welas Asih. Kebijakan ini dinilai kontroversial dan memicu penolakan dari Forum Ulama Umat Indonesia (FUUI).

Ketua Umum FUUI, KH Athian Ali M. Dai, menilai bahwa penggantian nama tersebut tidak memiliki urgensi yang jelas dan justru menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat. Ia menyoroti bahwa nama Al Ihsan sarat akan makna spiritual dan sejarah perjuangan umat Islam di Jawa Barat.

“Nama Al Ihsan dipilih dengan pertimbangan filosofis. Ihsan dalam Islam berarti berbuat terbaik, baik kepada Tuhan maupun sesama,” tegas KH Athian dalam pernyataan tertulis, dikutip Minggu (6/7/2025).

Identitas Budaya atau Polemik Baru?

Gubernur Dedi mengemukakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya membangun identitas baru yang lebih merefleksikan nilai-nilai budaya Sunda. Dalam konferensi pers yang digelar di Bandung pada Selasa (2/7/2025), ia menyatakan, “Orang Sunda itu welas asih. Nama ini lebih mudah dipahami masyarakat dan menciptakan brand baru.”

Baca Juga:  Liburan ke Jepang Tanpa Izin, Dedi Mulyadi Sindir Lucky Hakim: Selamat Berlibur

Namun pernyataan ini justru menuai tanggapan kritis. Menurut KH Athian, istilah Welas Asih justru bukan berasal dari bahasa Sunda sebagaimana diklaim oleh Gubernur.

“Saya sudah diskusi, ternyata ‘Welas Asih’ itu bukan dari bahasa Sunda, tapi bahasa Jawa. Ini perlu dikaji lebih dalam. Jangan membuat keputusan tanpa urgensi yang jelas,” ujarnya.

Rumah Sakit dan Jejak Perjuangan

KH Athian mengingatkan bahwa RSUD Al Ihsan memiliki akar sejarah kuat. Rumah sakit ini didirikan pada 1993 oleh Yayasan Al Ihsan sebelum diambil alih oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Perubahan nama, menurutnya, seakan menghapus jejak perjuangan tokoh dan ulama yang terlibat dalam pendiriannya.

Baca Juga:  Sungai Citarum Kritis, Dedi Mulyadi Siapkan Langkah Tegas Atasi Pencemaran

Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa meskipun rumah sakit ini membawa nama Islami, pelayanannya tidak diskriminatif. “Al Ihsan memang dari Islam, tapi pelayanan rumah sakit ini untuk semua golongan tanpa membedakan agama. Justru ini bukti bahwa nilai Islam sangat inklusif,” jelasnya.

Sorotan Terhadap Gaya Kepemimpinan Dedi

Dalam kritiknya, KH Athian juga menyinggung beberapa kebijakan kontroversial Gubernur Dedi sejak menjabat, termasuk wacana menjadikan Nyi Roro Kidul sebagai ikon pariwisata, program vasektomi sebagai syarat bansos, serta penghapusan bantuan untuk pesantren.

“Belum genap setahun menjabat, sudah membuat gaduh. Nama Al Ihsan sudah 32 tahun tidak pernah dipermasalahkan siapa pun. Kenapa sekarang diganti? Ada apa?” ujar KH Athian.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Tanggapi Konflik Bupati-Wakil Bupati Tasikmalaya: Ikuti Saja Proses Hukum

Ia juga memperingatkan soal potensi munculnya persepsi negatif terhadap Gubernur, yang dinilai terlalu condong pada budaya lokal tanpa memperhatikan harmoni dengan nilai-nilai agama.

“Wajar kalau muncul anggapan beliau anti-Islam, terlalu fanatik pada budaya Sunda, khususnya Sunda Wiwitan. Padahal Islam dan budaya Sunda bisa sejalan selama tidak bertentangan dengan syariat,” katanya.

Seruan untuk Fokus pada Substansi

Sebagai penutup, KH Athian meminta Gubernur untuk lebih fokus pada program-program strategis yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

“Jabatan tidak lama. Fokus saja pada upaya menyejahterakan rakyat, jangan habiskan waktu dengan hal-hal yang bikin gaduh,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Berita Jawa Barat Dedi Mulyadi FUUI Gubernur Jawa Barat Islam dan budaya Sunda KH Athian Ali kontroversi politik nama rumah sakit RSUD Al Ihsan Welas Asih
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ledakan Misterius Hancurkan Kontrakan 19 Kamar di Cileunyi, Satu Penghuni Terluka

CPNS Kemenag

Atur WFA Saat Libur Nyepi–Lebaran 2026, Pemkab Bandung Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan

Pulang Umrah, Bupati Bandung Dadang Supriatna Langsung Tinjau Banjir Bandang Desa Panyadap Solokanjeruk

Bukan Main Layangan, Bocah 10 Tahun Ini Malah Sibuk Masak dan Urus Orang Tua Sakit!

Doa Buka Puasa dan Jadwal Adzan Maghrib Bandung 15 Maret 2026

CPNS Kemenag

Mobil Dinas Tak Boleh untuk Mudik, ASN Bandung Diminta Patuhi Aturan

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.