Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Lagi di Subang? Wajib Coba 3 Kuliner ‘Hidden Gem’ yang Lagi Hits, Ada yang Unik Banget!

Senin, 13 April 2026 20:12 WIB

Waspada Jebakan Video Viral: Mengapa Rasa Penasaran Bisa Menguras Saldo Rekening Anda?

Senin, 13 April 2026 20:08 WIB

Siapkan Masa Pensiun, bank bjb Tebar Hadiah Elektronik Total Puluhan Juta Rupiah

Senin, 13 April 2026 20:04 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Lagi di Subang? Wajib Coba 3 Kuliner ‘Hidden Gem’ yang Lagi Hits, Ada yang Unik Banget!
  • Waspada Jebakan Video Viral: Mengapa Rasa Penasaran Bisa Menguras Saldo Rekening Anda?
  • Siapkan Masa Pensiun, bank bjb Tebar Hadiah Elektronik Total Puluhan Juta Rupiah
  • Kuasa Hukum Resbob Ajukan Pleidoi, Soroti Tuntutan Jaksa Dinilai Tak Sesuai Fakta Persidangan
  • Satu Indonesia Tertipu! Di Balik Wajah Cemong Azil, Ada Perjuangan yang Bikin Hati Teriris!
  • Terobosan KDM Bikin Samsat Lebih Praktis, Korlantas Pastikan Layanan Makin Cepat dan Efisien
  • Kematian Mendadak Yai Mim di Polresta Malang Kota: Kronologi dan Penjelasan Polisi
  • Resbob Resmi Dituntut 2,5 Tahun Penjara atas Kasus Ujaran Kebencian
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 13 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Nasib Jemaah Haji Jabar 2026: Tetap Berangkat Meski Timur Tengah Memanas

By Aga GustianaRabu, 8 April 2026 10:08 WIB3 Mins Read
Jemaah haji dalam pesawat Garuda Indonesia. (Foto: Kemenag)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Rencana perjalanan jemaah haji asal Jawa Barat tahun 2026 kini berada di bawah bayang-bayang ketegangan geopolitik Timur Tengah. Meski keberangkatan dipastikan tetap berjalan, otoritas terkait masih menimbang rute penerbangan paling aman guna menghindari zona konflik yang sedang memanas.

Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH) Jawa Barat mengungkapkan bahwa hingga saat ini pemerintah masih menggodok dua skema jalur udara utama. Ketidakpastian rute ini merupakan dampak langsung dari eskalasi keamanan di kawasan tersebut.

Adu Efisiensi Jalur Yaman vs Keamanan Afrika

Ketua Koordinator Wilayah HIMPUH Jabar, Dodi Sudrajat, menjelaskan bahwa pilihan rute memiliki konsekuensi yang berbeda, baik dari sisi durasi maupun biaya:

  • Lintasan Yaman: Ini adalah jalur paling ideal karena posisinya yang lurus dari Asia Tenggara menuju Arab Saudi. “Jalur ini sebenarnya paling hemat. Saat ini penerbangan umrah pun masih banyak yang lewat sana dan lancar, namun faktor kewaspadaan tetap nomor satu karena dinamika konflik,” jelas Dodi (7/4/2026).
  • Jalur Afrika Timur: Opsi memutar melalui wilayah Afrika dianggap lebih aman dari potensi gangguan konflik. Namun, kompensasinya adalah penambahan durasi terbang sekitar 1 hingga 2 jam, yang berujung pada pembengkakan biaya operasional.

Dodi menegaskan bahwa pembatalan bukanlah pilihan bijak. Selain berdampak pada antrean kuota, pengembalian dana (refund) dari pihak Arab Saudi kemungkinan besar tidak akan utuh, sehingga jemaah akan dirugikan secara finansial.

Tiga Skenario Mitigasi dari Kemenhaj Jabar

Di sisi lain, Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Jawa Barat telah menyusun protokol darurat jika situasi di Timur Tengah kian memburuk. Kepala Kanwil Kemenhaj Jabar, Boy Hari Novian, memaparkan tiga langkah mitigasi:

  1. Prioritas Keselamatan: Jika Saudi tetap membuka pintu haji, Indonesia akan tetap mengirim jemaah namun mewajibkan maskapai mencari jalur penerbangan yang benar-benar steril dari zona perang.
  2. Penundaan Keberangkatan: Apabila risiko keamanan dinilai terlalu tinggi bagi keselamatan warga negara, pemerintah membuka opsi menunda keberangkatan secara nasional meski operasional haji di Saudi masih berjalan.
  3. Penghentian Total: Langkah ekstrem ini diambil hanya jika Arab Saudi secara resmi memutuskan untuk menutup total operasional haji tahun 2026 bagi seluruh negara.

Persiapan Teknis Capai 99 Persen

Meski dibayangi isu keamanan rute, Boy menegaskan bahwa kesiapan teknis di lapangan justru sudah sangat matang. Masyarakat diminta tidak panik karena koordinasi layanan di dalam negeri maupun di Tanah Suci sudah hampir selesai.

“Layanan tetap kami maksimalkan. Persiapan di tanah air dan Arab Saudi saat ini sudah 99 persen rampung. Secara operasional, kami sudah siap tempur,” pungkas Boy (31/3/2026).

Kini, ribuan calon jemaah haji Jawa Barat tinggal menunggu keputusan final mengenai titik koordinat rute udara yang akan digunakan. Prioritas pemerintah tetap satu: memastikan rukun Islam kelima terlaksana tanpa mengabaikan aspek keselamatan nyawa jemaah.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Haji Jabar 2026 HIMPUH Jabar Info Haji Terbaru Kemenhaj Jawa Barat Rute Penerbangan Haji
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kuasa Hukum Resbob Ajukan Pleidoi, Soroti Tuntutan Jaksa Dinilai Tak Sesuai Fakta Persidangan

Satu Indonesia Tertipu! Di Balik Wajah Cemong Azil, Ada Perjuangan yang Bikin Hati Teriris!

Terobosan KDM Bikin Samsat Lebih Praktis, Korlantas Pastikan Layanan Makin Cepat dan Efisien

Eks dosen UIN Malang, Yai Mim.

Kematian Mendadak Yai Mim di Polresta Malang Kota: Kronologi dan Penjelasan Polisi

Resbob Resmi Dituntut 2,5 Tahun Penjara atas Kasus Ujaran Kebencian

Dayeuhkolot Lumpuh Diterjang Banjir, 19 Ribu Jiwa Terdampak

Terpopuler
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Viral, Hati-Hati Bisa Bobol Rekening
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Heboh! Video Viral Ibu Tiri di Ladang Sawit Bikin Netizen Berburu Link 7 Menit ‘No Sensor’
  • Link Video Diburu Netizen, Fakta di Balik Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbongkar
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Bikin Geger
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ Gegerkan Medsos, Link Full Video Ternyata Berbahaya!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.