Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bojan Hodak Buka Suara Soal Nasib Sergio Castel, Singgung Proses Adaptasi yang Lambat!

Sabtu, 18 April 2026 14:13 WIB

Innalillahi, Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia

Sabtu, 18 April 2026 10:44 WIB

Guru Mengajar, Siswa Menghina: Skandal Video Viral SMAN 1 Purwakarta Coreng Citra Sekolah Unggulan

Sabtu, 18 April 2026 10:36 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bojan Hodak Buka Suara Soal Nasib Sergio Castel, Singgung Proses Adaptasi yang Lambat!
  • Innalillahi, Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
  • Guru Mengajar, Siswa Menghina: Skandal Video Viral SMAN 1 Purwakarta Coreng Citra Sekolah Unggulan
  • Kejutan Akhir Pekan! Harga BBM Nonsubsidi Melambung Drastis Hari Ini: Cek Daftar Lengkapnya
  • Kabar Baik! PIP April 2026 Cair: Cek Status Penerima Hanya Pakai HP dan Simak Rincian Dananya
  • Rumor Transfer Persib: Antara Ronald Koeman Jr yang Dilirik Raksasa Belanda dan Kode Keras untuk Kadu
  • Tetangga Syok! Dikira Beban, Ternyata Fatimah Diam-diam Jadi Tulang Punggung Keluarga
  • Harga BBM Hari Ini 18 April 2026: Sinyal Kuat Pertamax Cs Bakal Naik, Cek Daftar Harganya Sekarang!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 18 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Neraca Perdagangan Jabar Maret 2024 Surplus 2,15 Miliar Dolar AS

By Putra JuangJumat, 3 Mei 2024 10:16 WIB2 Mins Read
Neraca Perdagangan Jabar Maret 2024 Surplus 2,15 Miliar Dolar AS. (Foto: Ilustrasi/Antara)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat mencatat, neraca perdagangan Jabar pada Maret 2024 mengalami surplus dari sisi nilai sebesar 2,15 miliar dolar AS.

Nilai tersebut ditunjang oleh surplus komoditas Nonmigas sebesar 2,40 miliar dolar AS. Sedangkan komoditas Migas defisit sebesar 255,41 juta dolar AS.

“Dari sisi volume perdagangan luar negeri, pada Maret 2024 terjadi surplus sebesar 123,69 ribu ton, yang disumbang oleh surplus komoditas Nonmigas sebesar 512,97 ribu ton. Sedangkan  komoditas Migas defisit sebesar 389,29 ribu ton,” ucap Kepala BPS Jabar, Marsudijono, Kamis (2/5/2024).

Dilihat dari transaksi perdagangan Nonmigas dengan 13 negara mitra dagang utama, pada periode Maret 2024, Jabar mengalami defisit neraca perdagangan dengan China dan Taiwan senilai 56,55 juta dolar AS, menurun dibanding bulan sebelumnya defisit hingga sebesar 131,59 juta dolar AS.

Baca Juga:  Bey Machmudin Sedih Masih Banyak Lansia Jadi Tulang Punggung Keluarga

Sedangkan perdagangan Nonmigas dengan negara utama lainnya menunjukkan surplus. Surplus neraca perdagangan terbesar adalah dengan Amerika Serikat mencapai 505,92 juta dolar AS.

Sementara itu, angka inflasi Jabar selama bulan April 2024 masih terkendali dan sesuai dengan target nasional. Pihaknya mencatat, pada April 2024 inflasi year on year (y-on-y) Provinsi Jabar sebesar 3,07 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,94.

Baca Juga:  AAF Angkat Tema Culture of Peace & Collaboration, Bey: Sesuai Spirit Dasasila Bandung

Marsudijono menyebut, inflasi tertinggi di Kabupaten Subang sebesar 4,31 persen dengan IHK sebesar 108,69.

“Dan terendah terjadi di Kota Bandung sebesar 2,42 persen dengan IHK sebesar 106,12,” ujarnya.

Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks kelompok pengeluaran, mulai dari yang tertinggi, yaitu kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 6,41 persen.

Kemudian kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,53 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,45 persen.

Sementara kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,30 persen.

Baca Juga:  Data Kependudukan Dinilai Penting, Sekda Herman: Berdampak pada Keputusan yang Tepat

“Tingkat inflasi month to month (m-to-m) Provinsi Jabar bulan April 2024 sebesar 0,15 persen. Sedangkan tingkat inflasi year to date (y-to-d) sebesar 1,27 persen,” jelasnya.

Sementara itu, Penjabat Gubernur Jabar, Bey Machmudin mengatakan, inflasi di Jabar masih terkendali dengan baik di tengah jumlah penduduk Jabar yang besar.

“Posisi inflasi April 2024 untuk Jawa Barat, alhamdulillah, dengan jumlah penduduk terbanyak, juga ada puasa dan Lebaran, inflasi 3,07 (y-o-y). Ayo kita kerja lebih semangat lagi untuk Jabar yang lebih baik,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bey Machmudin BPS Jabar neraca perdagangan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Innalillahi, Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia

Guru Mengajar, Siswa Menghina: Skandal Video Viral SMAN 1 Purwakarta Coreng Citra Sekolah Unggulan

Ilustrasi isi BBM

Harga BBM Hari Ini 18 April 2026: Sinyal Kuat Pertamax Cs Bakal Naik, Cek Daftar Harganya Sekarang!

Tanpa Kartu ATM, Kini Bisa Tarik Tunai GoPay di bank bjb

Rafael Situmorang: Pembangunan Harus Jaga Nilai Budaya Masyarakat

Rafael Situmorang: Masalah Penegakan Hukum Bukan Soal Individu, Tapi Sistem

Terpopuler
  • Rumor Transfer Persib: Antara Ronald Koeman Jr yang Dilirik Raksasa Belanda dan Kode Keras untuk Kadu
  • Viral! Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Full Durasi No Sensor dari Kebun Sawit ke Dapur
  • Update Kode Redeem FF 12 April 2026: Buruan Ambil Skin Titan & Emote Langka Hari Ini!
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Terbongkar! Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Ternyata Bukan Cerita Asli
  • Diusir Secara Hukum, Dicintai Secara Nurani: Tragedi Dr. Badjora yang Mengguncang Padangsidimpuan!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.