Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Viral! Minum Kelapa Siap Saji dari Minimarket, Warganet Ini Malah Berakhir di IGD

Sabtu, 6 Juni 2026 13:14 WIB

Jadwal Libur Akhir Semester Juni 2026 dan Daftar Tanggal Merah untuk Agenda Wisata

Sabtu, 6 Juni 2026 11:25 WIB

Gasak Oman di GBK, Ranking FIFA Timnas Indonesia Melesat ke Peringkat 118

Sabtu, 6 Juni 2026 10:24 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral! Minum Kelapa Siap Saji dari Minimarket, Warganet Ini Malah Berakhir di IGD
  • Jadwal Libur Akhir Semester Juni 2026 dan Daftar Tanggal Merah untuk Agenda Wisata
  • Gasak Oman di GBK, Ranking FIFA Timnas Indonesia Melesat ke Peringkat 118
  • Bursa Transfer Persib: Ivan Susak Jadi Kandidat Kuat Penjaga Gawang Anyar Pangeran Biru
  • Banjir Item Gratis! Klaim Kode Redeem FF Hari Ini Sabtu 6 Juni 2026 Sebelum Kehabisan
  • Pecah Rekor Konflik Artis: Kronologi Lengkap Badai Pascacerai Ruben Onsu dan Sarwendah
  • Buruan Klaim! Kode Redeem FF Terbaru 6 Juni 2026, Amankan Hadiah Skin Senjata dan Bundel Gratis
  • Cut Salwa Viral di TikTok, Warganet Cari Link Video Telegram
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 6 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bey Minta TP2GD Berikan Banyak Gelar Pahlawan Nasional untuk Tokoh Jabar

By Putra JuangKamis, 5 September 2024 13:55 WIB2 Mins Read
Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin saat mengukuhkan TP2GD Provinsi Jabar, di Aula Timur, Gedung Sate, Kota Bandung. (Foto: Biro Adpim Jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin meminta, Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) untuk lebih banyak memberikan gelar pahlawan nasional kepada tokoh di Jabar.

Permintaan itu disampaikan Bey Machmudin saat mengukuhkan TP2GD Provinsi Jabar, di Aula Timur, Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (4/9/2024).

“Semoga amanah ini dapat diemban dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi, demi kemajuan dan kelestarian sejarah Jawa Barat,” ucap Bey.

Bey memandang, Jabar memiliki peran sentral dalam sejarah berdirinya NKRI. Menurutnya, telah lahir banyak tokoh besar di Tanah Pasundan yang jasanya membekas tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga nasional dan internasional.

Baca Juga:  Gerakan Penanaman Jagung 1 Juta Hektare di Subang Dukung Swasembada Pangan 2025

Dia mencontohkan, Otto Iskandardinata dan Dewi Sartika yang telah lebih dulu mendapat gelar pahlawan nasional, serta Mochtar Kusumaatmadja yang saat ini masih diperjuangkan TP2GD.

Nama lain yang sedang diusulkan adalah dua tokoh Cirebon yakni Kiai Abdullah Abbas dan Laksamana Udara/Marsekal TNI (Purn) R Soerjadi Soerjadarma.

“Jawa Barat selalu menjadi kawah candradimuka bagi lahirnya pemimpin-pemimpin besar,” jelasnya.

Bey berharap, TP2GD lebih keras lagi berusaha bukan hanya pada saat pengusulan nama, tapi dalam tahap penggalian, pengkajian, penelitian, hingga kepada menghadirkan bukti-bukti.

“TP2GD punya tugas besar, memastikan bahwa setiap tokoh yang kita usulkan menerima gelar,” ujarnya.

Baca Juga:  Pemprov Kembali Gelar Humas Jabar Award 2024

Bey memahami, proses pengkajian dan penelitian gelar pahlawan tidak mudah. Mulai dari penggalian sumber-sumber sejarah yang mendalam melakukan penelitian secara ilmiah, hingga menyusun kajian yang komprehensif dan objektif.

Menurutnya, setiap aspek dari kehidupan dan karya tokoh yang diusulkan harus dianalisis dengan cermat, sehingga keputusan yang diambil benar-benar berlandaskan pada fakta integritas sejarah.

“Maka perlu komitmen yang tinggi dari setiap anggota TP2GD dapat menjalankan tugasnya dengan baik,” ungkapnya.

Apalagi, penghargaan kepada para tokoh bukan hanya sekadar gelar, tetapi sebuah pengakuan atas pengabdian, kepemimpinan, dan teladan yang telah mereka berikan dan dapat terus menginspirasi kita semua.

Baca Juga:  Pagar Laut PT TRPN di Bekasi Dibongkar, Pemprov Jabar Evaluasi Kerja Sama

Untuk diketahui, pengukuhan TP2GD ditetapkan dalam Keputusan Gubernur Nomor : 464.05/Kep.147-Kesra/2024 Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah Provinsi Jawa Barat.

Personalia TP2GD sendiri diisi dari akademisi dan unsur Pemprov Jabar. Bertindak sebagai Pembina TP2GD adalah Pj Gubernur dan Sekretaris Daerah, sementara Pengarah adalah Asda Pemerintahan dan Kesra Setda, dibantu Wakil Ketua dan Sekretaris.

Sedangkan Ketua Tim Peneliti dan Pengkaji adalah Prof. Dr. Reiza D. Dienaputra M. Hum, dibantu para pakar seperti Budi Sujati M. Hum, Agus Salide S.H M.H, Prof. Dr. Ajid Thohir, Dr. N Kartika, serta dibantu sekretariat yang diisi unsur perangkat daerah Pemprov Jabar.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bey Machmudin Pahlawan Nasional Pemprov Jabar tokoh jabar TP2GD
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral! Minum Kelapa Siap Saji dari Minimarket, Warganet Ini Malah Berakhir di IGD

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Jadwal Pencairan PKH dan BPNT Juni 2026: Cek Besaran dan Syarat Penerima

Nekat Pasang Tenda Pernikahan di Tengah Jalan Provinsi, Pemilik Hajat di Majalaya Ketiban Apes

Pajak Naik, Rupiah Ambles: Indonesia Jadi Surga Bule, Tapi ‘Kerja Rodi’ Buat Warga Lokal?

Babak Baru Skandal MBG: Eks Wakil Kepala BGN Sony Sanjaya Siap ‘Bernyanyi’, Seret Elite Politik!

Parkir Resmi Tapi Motor Hilang, Polisi Selidiki Pengelola Parkir Konser di Bandung

Terpopuler
  • Video Cut Salwa Ramai Dicari di TikTok dan X, Ini Fakta yang Sebenarnya
  • Video ‘Rok Hijau Tosca’ 3 Menit Bikin Heboh Warganet, Ternyata Ini yang Terjadi
  • Video ‘Rok Hijau 3 Menit’ Viral, Link Mencurigakan Mulai Menjebak Warganet
  • Geger! Link Video Cut Salwa ‘No Sensor’ Viral Ramai Dicari Warganet
  • Tren Viral TikTok Meledak! Video Misterius Rok Hijau Jadi Buruan Netizen, Waspada Link Palsu
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.