Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Fakta di Balik Viral War Tarawih di Sumenep: Ribuan Jemaah Padati Jalan Sejak Siang demi Amplop Rp300 Ribu!

Jumat, 20 Februari 2026 10:54 WIB

Perebutan Gelar Liga Inggris Memanas: Arsenal vs Tottenham, Manchester City Intai Puncak

Jumat, 20 Februari 2026 10:25 WIB

Viral Link Video The Connell Twins, Bocor dari OnlyFans?

Jumat, 20 Februari 2026 10:15 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Fakta di Balik Viral War Tarawih di Sumenep: Ribuan Jemaah Padati Jalan Sejak Siang demi Amplop Rp300 Ribu!
  • Perebutan Gelar Liga Inggris Memanas: Arsenal vs Tottenham, Manchester City Intai Puncak
  • Viral Link Video The Connell Twins, Bocor dari OnlyFans?
  • Geger! Jasad Pria Ditemukan di Arboretum Unpad Jatinangor, Kondisinya Sudah Membusuk
  • Frustasi! Adam Przybek Akhirnya Angkat Kaki dari Bandung
  • Harga Emas Antam Hari Ini 20 Februari 2026: Masih Kokoh di Level Rp2,9 Juta, Cek Rinciannya!
  • Cara Cek Desil DTSEN 2026: Intip Peluang Anda Jadi Penerima Bansos PKH dan Sembako
  • Bojan Hodak Beri Lampu Hijau! Kurzawa dan Castel Siap Ledakkan Persib di Liga 1
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 20 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Opsgab Sasar Kendaraan Menunggak Pajak di Bandung Raya, 254 KBM Terjaring

By SusanaJumat, 7 Februari 2025 11:45 WIB2 Mins Read
Operasi Gabungan (Opsgab) pemeriksaan status pajak kendaraan bermotor (KBM) telah dimulai di sejumlah wilayah Bandung Raya. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Operasi Gabungan (Opsgab) pemeriksaan status pajak kendaraan bermotor (KBM) telah dimulai di sejumlah wilayah Bandung Raya.

Ini merupakan tindak lanjut dari pembahasan bersama tim Pembina Samsat mengenai upaya untuk menekan angka kendaraan yang berstatus menunggak pajak.

Opsgab edisi pertama dimulai di wilayah Kabupaten Bandung, tepatnya di Jalan Terusan Kopo Katapang. Sejumlah pihak yang terlibat dalam operasi ini antara lain Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah (P3DW) Kabupaten Bandung II Soreang, Satlantas Polresta Bandung, Subdenpom III/5-1, dan PT. Jasa Raharja.

Hasil sementara dari operasi ini, sebanyak 254 kendaraan terjaring. Rinciannya, 156 sepeda motor dan 98 mobil. Dari jumlah tersebut, ditemukan kendaraan yang masih menunggak pajak. Para pemilik kendaraan pun diberikan penjelasan tentang pentingnya menunaikan kewajiban sebagai wajib pajak.

Baca Juga:  Realisasi Pendapatan Daerah Tertinggi, Bapenda Jabar Sabet Penghargaan dari Kemendagri

Selain itu, pihak kepolisian juga memberikan edukasi tentang keselamatan berlalu lintas, sementara PT. Jasa Raharja menyampaikan informasi mengenai manfaat perlindungan bagi korban kecelakaan penumpang umum yang dibiayai melalui SWDKLLJ. Di lokasi, juga diselenggarakan kegiatan pengobatan gratis untuk pengguna jalan dan masyarakat sekitar.

“Para pemilik kendaraan yang terjaring diberikan sosialisasi serta pemahaman secara humanis. Beberapa di antaranya langsung membayar di tempat karena kami menyediakan layanan pembayaran langsung,” ucap Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jabar, Dedi Taufik.

Baca Juga:  Kericuhan di Samsat Soreang, Warga Protes Soal Antrian Pembayaran Pajak

“Langkah ini merupakan tindak lanjut dari pembahasan bersama Tim Pembina Samsat beberapa waktu lalu. Selain meningkatkan penerimaan pajak daerah, tujuan utama kami adalah meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kewajiban pembayaran pajak dan SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan),” jelas Dedi Taufik.

Kabupaten Bandung menjadi salah satu wilayah yang menjadi target utama dalam operasi gabungan ini untuk menurunkan angka Kendaraan Tidak Melakukan Daftar Ulang (KTMDU) dan Kendaraan Belum Melakukan Daftar Ulang (KBMDU).

Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah potensi kendaraan bermotor di wilayah P3DW Kabupaten Bandung II Soreang tercatat sebanyak 608.376 unit. Dari jumlah tersebut, sebanyak 79.271 unit kendaraan masuk dalam kategori KBMDU dan 138.113 unit kendaraan tergolong dalam KTMDU.

Baca Juga:  Pemprov Jabar dan Direksi BIJB Gencarkan Beragam Strategi Demi Tingkatkan Kinerja Bisnis

“Upaya ini akan berjalan simultan dan bertahap di berbagai wilayah. Misi besar kami adalah menekan angka kendaraan berstatus menunggak atau KTMDU serta mendorong capaian penerimaan pajak daerah, khususnya Pajak Kendaraan Bermotor,” jelas Dedi.

“Pengelolaan pendapatan daerah ini sangat strategis, karena nantinya akan digunakan untuk pembiayaan program-program Pembangunan Daerah,” tandasnya.

Sebagai informasi operasi gabungan selanjutnya akan dilaksanakan di Kota Cimahi pada Jumat (7/2/2025).

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Raya Dedi Taufik KBM Opsgab pajak
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Geger! Jasad Pria Ditemukan di Arboretum Unpad Jatinangor, Kondisinya Sudah Membusuk

THR

Minggu Pertama Puasa, THR ASN 2026 Siap Masuk Rekening? Ini Rinciannya

Jadwal Imsak Hari Ini: 20 Februari 2026, Lengkap dengan Niat Puasa Ramadhan

Presiden Prabowo Subianto

Prabowo Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace Bentukan Trump di Washington

Polemik Kursi Ketua DPW PPP Jabar: Pepep Saepul Hidayat Seret DPP ke Pengadilan

Satu Tahun Pimpin Kota Bandung, Farhan Soroti Ekonomi Tumbuh di Atas 5 Persen

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral! Link Video Teh Pucuk 17 Menit No Sensor, Nonton Full Dimana?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.