Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Kode Redeem FF

Buruan Klaim! Kode Redeem FF Hari Ini Berhadiah Diamond, Bundle Gintama hingga Skin Langka

Jumat, 3 Juli 2026 13:07 WIB

Persib Dikabarkan Rekrut Muhammad Riyandi, Siap Gantikan Adam Przybek?

Jumat, 3 Juli 2026 12:33 WIB

Argentina vs Cape Verde: Messi Siap Pimpin Albiceleste ke 16 Besar, Ini Prediksi Skornya

Jumat, 3 Juli 2026 12:06 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Buruan Klaim! Kode Redeem FF Hari Ini Berhadiah Diamond, Bundle Gintama hingga Skin Langka
  • Persib Dikabarkan Rekrut Muhammad Riyandi, Siap Gantikan Adam Przybek?
  • Argentina vs Cape Verde: Messi Siap Pimpin Albiceleste ke 16 Besar, Ini Prediksi Skornya
  • Viral Video Dugaan Transaksi Obat Terlarang di KBB, BNN Turunkan Tim Khusus!
  • Harga Buyback Emas Hari Ini 3 Juli 2026 Naik, Cek Harga Antam, Galeri24, dan UBS Terbaru
  • Negosiasi Masuk Tahap Akhir, Mariano Peralta dan Ragnar Oratmangoen Segera Pakai Jersey Persib Bandung?
  • Singkirkan Kroasia Lewat Drama VAR Menit 103, Portugal Resmi Tantang Spanyol di 16 Besar Piala Dunia 2026
  • Di Balik Viral Rumah Megah Tukang Cilok: Kisah Nyata yang Jauh Lebih Mahal dari Istananya!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 3 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Panas di Gedung Sate: Wagub Jabar Akui Ada Retak Hubungan dengan Sekda Herman

By Aga GustianaSenin, 30 Juni 2025 14:26 WIB3 Mins Read
Erwan Setiawan
Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan. (Foto: Biro Adpim Jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Konflik internal di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat kian mencuat ke permukaan. Wakil Gubernur Jabar, Erwan Setiawan, secara terbuka menyampaikan kekecewaannya terhadap Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar, Herman Suryatman, yang dinilai telah melampaui batas kewenangannya sebagai pejabat birokrasi.

Dalam keterangannya kepada awak media di Gedung Sate, Senin (30/6/2025), Erwan tak menutupi adanya keretakan komunikasi bahkan ketidakharmonisan kerja antara dirinya dengan Sekda.

“Sebenarnya perlu dipahami, namanya sekretaris daerah itu mengkoordinir sekretariat daerah. Seharusnya Pak Sekda selalu ada di kantor. Pak Gubernur di lapangan, saya ke lapangan. Terus di sini Pak Sekda tinggal mengkoordinasi dengan para dinas terkait. Fokus kepada program-program kerja kita, fokus kepada Jabar Istimewa,” tegas Erwan.

Kekecewaan Erwan Memuncak

Puncak kekesalan Erwan dipicu oleh sejumlah keputusan strategis yang dilakukan tanpa koordinasi. Salah satunya terkait pelantikan kepala dinas di lingkungan Pemprov Jabar yang berlangsung tanpa sepengetahuannya.

“Saya sangat kecewa, ini akumulasi dari kekecewaan saya. Beberapa kali ada pelantikan kepala dinas, jangankan dilibatkan, diberitahu saja saya tidak,” ujar Erwan.

Baca Juga:  Sekda Herman Sebut Kota Bandung Jadi Role Model Pencapaian Kinerja yang Optimal

Menurutnya, sebagai Wakil Gubernur, dirinya memiliki hak untuk menerima informasi dan dilibatkan dalam setiap proses pengambilan keputusan di tingkat birokrasi.

“Seharusnya seorang Sekda itu memberitahu. Minimal ngasih tahu lah, ‘Pak hari ini akan ada pelantikan.’ Tapi saya tidak pernah diinformasikan,” katanya.

“Peran Saya Diambil Alih”

Erwan juga menilai bahwa Herman telah mengambil alih peran-peran yang semestinya menjadi tugas Gubernur atau dirinya sebagai Wakil Gubernur. Ia menyayangkan sikap Sekda yang kerap turun langsung ke lapangan tanpa dasar koordinasi yang jelas.

“Tapi ya Sekda itu jangan seperti itu loh. Jangan ambil alih kerjaan orang. Sementara kerjaan sendiri gak dikerjakan,” kata Erwan. “Silakan serang lagi saya sekarang, saya gak takut,” tambahnya, menanggapi respons netizen yang membelanya.

Bahkan, dalam sebuah agenda kelulusan siswa militer di Rindam, Erwan menganggap kehadiran Sekda tak sesuai kewenangan.

“Itu bukan tempatnya seorang Sekda. Sudah di luar batas,” tegasnya.

Baca Juga:  Murur di Muzdalifah Pertimbangkan Hukum Fikih, Pemprov Jabar: Demi Keselamatan Jemaah

Pengakuan Terbuka: Ada Keretakan

Erwan tidak menutupi bahwa hubungannya dengan Herman memang memburuk. Ia mengaku jarang berinteraksi langsung meski ruang kerja mereka hanya dipisahkan satu lorong.

“Memang ada keretakan. Kenyataan, saya di ruang, Sekda di ruang sana satu lantai, saya ngelewat, tidak ada,” ujarnya sambil menunjuk ke arah ruang kerja Herman.

Bahkan, klaim Herman soal komunikasi langsung dengannya dibantah mentah-mentah.

“Demi Allah tidak ada sampai saat ini. Tidak ada mau telepon atau ngajak ketemu langsung. Tidak,” tegas Erwan. Ia pun menyebut peran dirinya dalam karier Herman di masa lalu. “Waktu dia mau jadi Sekda Sumedang, dia memelas tengah malam ke rumah saya. Saya tiga kali lobi bupati untuk terima dia,” ungkapnya.

Respons Gubernur dan Klarifikasi Herman

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, akhirnya angkat suara terkait konflik ini. Ia menyatakan penugasan dalam agenda-agenda penting dilakukan berdasarkan kebutuhan daerah dan kehormatan kepada tamu pusat.

“Kalau Menko datang, minimal harus didampingi Sekda. Itu bagian dari menghormati pemerintah pusat. Jadi bagi tugas,” kata Dedi saat menghadiri HUT Kota Cimahi ke-24, Sabtu (21/6/2025).

Baca Juga:  Bonus Rp1 Miliar Gagal Terealisasi, Persib Tolak Uang Kadeudeuh Pemprov Jabar

Ia pun membela Herman dan menyebut Sekda Jabar sebagai sosok eksekutor dan pemimpin lapangan.

“Sekda Jabar itu bukan hanya administratif. Dia berani, pasang badan, dan cerdas mengambil keputusan,” ucapnya.

Sementara itu, Herman sendiri menjelaskan ketidakhadirannya dalam rapat paripurna DPRD sebelumnya lantaran harus menjalankan tugas gubernur yang bersamaan waktunya.

“Patali jadwal Pak Gubernur sareng disposisi beliau, tiasa ditingal di update protokol,” jelasnya.

Konflik Terbuka di Tengah Sorotan Publik

Isu ini pertama kali mencuat dalam rapat paripurna DPRD Jabar, Kamis (19/6/2025), saat Erwan menyindir keras absennya Sekda dalam sidang-sidang penting.

“Selama saya paripurna mewakili Pak Gubernur, belum pernah saudara Sekda hadir. Sekarang pun di kantor nggak pernah ada,” ujar Erwan, disambut tepuk tangan anggota dewan.

Kini publik menanti langkah konkret dari Gubernur Dedi Mulyadi untuk menjembatani konflik terbuka antara dua tokoh penting di Pemprov Jabar itu.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Erwan Setiawan Herman Suryatman Konflik Birokrasi Pemprov Jabar Sekda Jawa Barat Wakil Gubernur Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral Video Dugaan Transaksi Obat Terlarang di KBB, BNN Turunkan Tim Khusus!

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bansos 2026 Tahap 3 Cair! Ini Jadwal, Besaran, dan Cara Cek Penerima Terbaru

Melawan Arus! Kisah Andi Saputra, Mantan Jurnalis yang Menjadi ‘Suara Tunggal’ Pembela Nadiem Makarim

Di Balik Tato Korban YTR, Polisi Temukan Fakta Tak Terduga dari Hubungan Pelaku

Fraksi DPRD Jabar Beri Masukan Anggaran 2025, Gubernur Siap Jawab 7 Juli

Om Zein saat menghadiri acara di Purwakarta.

Lagu Gubahannya Tuai Kritik, Bupati Purwakarta Om Zein Akhirnya Take Down dan Minta Maaf

Terpopuler
  • Ini Link Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 untuk Pantau Jadwal dan Skema Pertandingan
  • Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?
  • Jangan Asal Klik! Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral, Begini Fakta dan Bahaya Link Palsunya
  • Lirik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Viral! Ini Isi Lagu Om Zein yang Tuai Polemik
  • Swatt Lasagna Viral! Kue Premium Bandung Ini Ternyata Langganan Para Artis Top
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.